Kardaya Warnika: Pungutan Dana Ketahanan Energi Tak Punya Landasan Hukum

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Minggu, 27 Desember 2015
Kardaya Warnika: Pungutan Dana Ketahanan Energi Tak Punya Landasan Hukum

Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi Gerindra Foto: MP/Bertolomeus Papu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Keuangan - Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (KESDM), pada Rabu (23/12) kemarin mengumumkan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan Solar.

Namun, ada yang berbeda dari penurunan harga yang dilakukan kali ini. Pasalnya, BBM jenis premium yang seharusnya dijual dengan harga Rp6.950 per liter, menjadi Rp7.150 per liter karena adanya pemungutan dana ketahanan energi sebesar Rp200 per liter. Begitu pula dengan solar. Jika seharusnya harga solar menjadi Rp5.650 per liter kini menjadi Rp5.950 per liter.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi VII DPR Kardaya Warnika ikut angkat bicara.

"Pemungutan dana ketahanan energi ini sebenarnya bagus, hanya saja tidak ada landasan hukum yang kuat," ujar Kardaya ketika dihubungi merahputih.com di Jakarta, Minggu (27/12).

Kardaya menjelaskan, pungutan berupa uang dapat dilakukan pemerintah hanya melalui pajak atau pendapatan negara bukan pajak (PNBP).

"Kalau yang ini memungut untuk apa? Memang betul ada di dalam Undang-Undang Ketahanan Energi, tapi di dalam Undang-Undang itukan harus ada turunannya, tidak bisa secara gamblang langsung diterapkan," kata Kardaya.

Untuk itu, imbuh Kardaya, penerapan pungutan dana energi ini seharusnya dibentuk terlebih dahulu landasan hukum yang kuat. (rfd)

 

BACA JUGA:

  1. Sudirman Said: Pemungutan Dana Ketahanan Energi Sesuai UU
  2. Pemprov Papua Minta Bagian 10 Persen Divestasi Saham Freeport
  3. Catatan Akhir Tahun Jokowi-JK, Dana Ketahanan Energi Tuai Kontroversi
  4. Realisasi Investasi Asing Ditargetkan Rp386 Triliun
  5. Proporsi Rencana Investasi PMA Diproyesikan Rp1.087 Triliun
#Kardaya Warnika #Harga BBM #Dana Ketahanan Energi (DKE)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Larang Bahlil Naikkan Harga BBM Bersubsidi
Presiden Prabowo Subianto untuk tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Presiden Prabowo Larang Bahlil Naikkan Harga BBM Bersubsidi
Indonesia
Harga Pertamax Pertamina Agustus Turun Rp 300 Perak, Pas Juni Naik Sampai Rp 4 Ribu
Harga Pertamax Agustus turun Rp300 perak per liter menjadi Rp15.950. Sebelumnya sempat naik Rp 4.000 pada Juni.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Harga Pertamax Pertamina Agustus Turun Rp 300 Perak, Pas Juni Naik Sampai Rp 4 Ribu
Indonesia
Menteri Bahlil Kasih Sinyal BBM Nonsubsidi Bakal Turun Harga
Selain membahas harga BBM, Bahlil melaporkan hasil kerja sama pengadaan minyak mentah dan BBM dari sejumlah negara kepada Presiden Prabowo Subianto
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
Menteri Bahlil Kasih Sinyal BBM Nonsubsidi Bakal Turun Harga
Indonesia
Bahlil Berikan Sinyal Penurunan BBM Nonsubsidi, Tapi Ada Syaratnya
Bahlil mengaku telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai kerja sama pengadaan minyak mentah dan BBM dengan sejumlah negara.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Bahlil Berikan Sinyal Penurunan BBM Nonsubsidi, Tapi Ada Syaratnya
Indonesia
Distribusi BBM di Sumatera Utara Bermasalah, Brimob Dikerahkan Jaga SPBU
Pengamanan itu dilaksanakan oleh personel Batalyon A Pelopor, Batalyon B Pelopor, dan Batalyon C Pelopor sebagai langkah preventif untuk memastikan proses distribusi dan pelayanan pengisian BBM berjalan lancar.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Distribusi BBM di Sumatera Utara Bermasalah, Brimob Dikerahkan Jaga SPBU
Indonesia
Harga BBM Khusus Nelayan Turun, Legislator Ingatkan Harus Tepat Sasaran
Kebijakan tersebut dinilai menjadi angin segar bagi para pelaku usaha perikanan, khususnya pemilik kapal berukuran 30 gross ton (GT) hingga 200 GT.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Harga BBM Khusus Nelayan Turun, Legislator Ingatkan Harus Tepat Sasaran
Indonesia
Pengusaha Kapal Ikan 30 Sampai 200 Gross Ton Dapat Harga BBM Khusus, Rp 15.000 Per Liter
Harga tersebut dihitung dari rata-rata biaya produksi solar dalam negeri sebesar Rp 18.600 per liter. Selisih sekitar Rp 3.600 per liter akan ditanggung melalui dana Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Pengusaha Kapal Ikan 30 Sampai 200 Gross Ton Dapat Harga BBM Khusus, Rp 15.000 Per Liter
Indonesia
Harga Minyak Dunia Turun, Harga BBM Nonsubsidi Harus Diturunkan Juga
Harga BBM bersubsidi ditentukan berdasarkan kebijakan pemerintah karena melibatkan anggaran subsidi, sedangkan BBM nonsubsidi mengikuti dinamika pasar.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Harga Minyak Dunia Turun, Harga BBM Nonsubsidi Harus Diturunkan Juga
Indonesia
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan, bahwa harga Pertamax berpotensi turun. Hal itu dikarenakan pergerakan harga minyak dunia.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Indonesia
DPR Ingatkan Pemerintah: Perdamaian AS–Iran Bukan Euforia, Rakyat Butuh BBM Murah
DPR minta pemerintah manfaatkan momentum perdamaian AS–Iran untuk menurunkan harga BBM dan memperkuat ketahanan energi nasional.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
DPR Ingatkan Pemerintah: Perdamaian AS–Iran Bukan Euforia, Rakyat Butuh BBM Murah
Bagikan