Hati-Hati, Ada Transaksi Uang Palsu di ATM

Fadhli Fadhli - Selasa, 28 April 2015
Hati-Hati, Ada Transaksi Uang Palsu di ATM

Foto YouTube

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kriminal - Kini telah banyak terjadi kasus penipuan yang mengandalkan mesin ATM. Hal ini karena sudah banyak mesin ATM di sudut-sudut kota. Maka anda diharuskan untuk lebih berhati-hati terhadap penipuan di ATM.

Kehati hatian ini lah yang telah dilakukan seorang yang mengunggah videonya menipu sang penipu dengan menggunakan ATM. Dalam video yang dipublikasikan akun Komunitas Korea Selatan itu terekam jelas kepekaan sang korban saat akan ditipu.

Namun belum lama ini tim merahputih menerima kabar modus terbaru penipuan menggunakan mesin ATM. Modus ini bukan lagi memanfaatkan kelengahan anda, namun memanfaatkan rasa iba.

Modus ini biasanya menggunakan orang tua sebagai pelaku utamanya. Orang tua ini akan berpura-pura salah mengeluarkan nominal uang yang harus diambilnya di ATM, padahal sebenarnya dia sudah menyiapkan sejumlah uang palsu yang disembunyikan dengan apik di dalam tasnya.

Uang yang “ceritanya” dikeluarkan itu memiliki nominal yang tidak sedikit. Orang tua ini dengan muka memelas akan menoreh ke orang yang ada di belakangnya dan meminta orang itu untuk membantunya.

Orang tua ini akan meminta orang itu untuk mengirimkannya uang dalam nominal yang telah dikeluarkannya karena orang tua ini beralasan terlalu banyak menekan angka ‘nol’. Orang tua ini berjanji setelah orang itu mengirimkan uang sejumlah dengan yang dikeluarkan orang tua itu, maka orang tua itu akan memberikan uang yang “ceritanya” telah dikeluarkan itu kepada orang yang membantunya tersebut.

Orang tua itu akan benar-benar memberikan uang sejumlah yang telah orang itu kirimkan padanya, namun perlu anda ingat, uang yang sudah disiapkan secara tersembunyi oleh orang tua itu adalah uang palsu.

Dengan begitu, selain menyebarkan uang palsu, orang tua ini juga telah merampok uang dari rekening orang yang dimintai bantuannya. Ironi, orang yang membantunya sudah pasti akan sama sekali tidak tahu bahwa dirinya telah tertipu, ditambah lagi orang yang membantu tersebut malah akan merasa senang karena berpikir telah dapat membantu orang tua yang membutuhkan.

 

Baca juga:

Apartemen Digerebek, Polisi Amankan PSK Hamil di Bawah Umur

Mucikari FS Diancam Hukuman 10 Tahun

Polda Tertibkan Situs Pelacuran Online di Jejaring Sosial

6 Korban Pelacuran Online Jalani Pembinaan di Dinas Sosial

1000 Butir Ekstasi Disita Polres Jaksel

#Kasus Penipuan #Penipuan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Dugaan Penipuan Ruben Onsu Berujung Damai, Polisi Siapkan Restorative Justice
Kasus penipuan Ruben Onsu kini berujung damai. Polres Jaksel siap menggelar perkara kasus ini.
Soffi Amira - Senin, 31 Agustus 2026
Kasus Dugaan Penipuan Ruben Onsu Berujung Damai, Polisi Siapkan Restorative Justice
Indonesia
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Kasus ini bermula saat Ruben menawarkan korban berinisial DM untuk berinvestasi di usaha jual beli sebuah produk.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Indonesia
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Modus pelaku biasanya mengakui customer service dari GoPay, lalu meminta data sensitif seperti PIN, password, atau kode OTP.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Indonesia
Aset Rp 425 Miliar Disita, Kasus PT Dana Syariah Indonesia Kini Masuk Babak Baru
Kasus dugaan fraud PT Dana Syariah Indonesia memasuki babak baru. Berkas eks Direktur AS P21, dengan total aset disita Rp 425 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Aset Rp 425 Miliar Disita, Kasus PT Dana Syariah Indonesia Kini Masuk Babak Baru
Indonesia
3 WNI Korban TPPO Dipulangkan dari Libya, Pelaku Janjikan Kerja ART di Turki
Polda Metro Jaya membongkar modus TPPO yang menjanjikan pekerjaan ART di Turki. Kini, tiga WNI sudah dipulangkan dari Libya.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
3 WNI Korban TPPO Dipulangkan dari Libya, Pelaku Janjikan Kerja ART di Turki
Indonesia
Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Kejahatan Love Scamming Berbasis AI
Polri meningkatkan kapasitas personel untuk menghadapi kejahatan love scamming yang kini memanfaatkan AI, deepfake, dan social engineering.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Kejahatan Love Scamming Berbasis AI
Indonesia
5 Tips Aman Mencari Kerja Online agar Terhindar dari Lowongan Palsu dan TPPO
Jobstreet by SEEK membagikan lima tips aman mencari kerja online agar terhindar dari lowongan palsu, penipuan rekrutmen, dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
5 Tips Aman Mencari Kerja Online agar Terhindar dari Lowongan Palsu dan TPPO
Indonesia
Hati-Hati Marak Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp, Begini Modusnya!
KCIC mengimbau masyarakat waspada penipuan tiket Whoosh lewat WhatsApp. Pelaku gunakan logo dan jadwal palsu, arahkan pembayaran ke rekening pribadi. Tiket resmi hanya di kanal KCIC.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Hati-Hati Marak Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp, Begini Modusnya!
Berita
Kasus Dugaan Pencurian Dihentikan, Kuasa Hukum Bangun Paulus Tudungta Pertanyakan Mengapa Terlapor Belum Diperiksa
Kuasa hukum Bangun Paulus Tudungta meminta Polri membuka kembali penyelidikan dugaan pencurian. Menilai penghentian penyelidikan dilakukan sebelum pemeriksaan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 28 Juni 2026
Kasus Dugaan Pencurian Dihentikan, Kuasa Hukum Bangun Paulus Tudungta Pertanyakan Mengapa Terlapor Belum Diperiksa
Indonesia
Modus Penipuan Travel Umrah Hanania: Promosi Lewat Selebriti, Eskalasi Timteng Jadi Dalih Pembatalan
Jumlah korban penipuan travel umrah Hanania Travel mencapai sekitar 3.000 orang dengan kerugian ditaksir Rp 95,22 miliar.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Modus Penipuan Travel Umrah Hanania: Promosi Lewat Selebriti, Eskalasi Timteng Jadi Dalih Pembatalan
Bagikan