Sampaikan Konferensi Gopac, Fadli Zon Sambangi KPK

Eddy FloEddy Flo - Senin, 12 Oktober 2015
Sampaikan Konferensi Gopac, Fadli Zon Sambangi KPK

Fadli Zon (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/pd/15)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Peristiwa- Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon datangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna menjalin kerjasama antara Global Conference of Parliamentarians Against Corruption (GOPAC), dengan lembaga anti korupsi tersebut.

Fadli Zon mengatakan kedatangannya mewakili Kawan-kawan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang tergabung dalam GOPAC ingin menyampaikan hasil deklarasi GOPAC di Jogyakarta yang digelar 6-8 Oktober 2015 lalu.

"Ini sebagai bentuk komitmen Parlemen anti korupsi dan kami juga meminta dukungan dari KPK agar didalam penyelenggaraan GOPAC ke depan kita bisa bekerjasama karena kita akan membuat kantor satelit di DPR," katanya, kepada awak media, Senin (12/10).

Dia menilai dengan adanya kerjasama ini pencegahan dan pemberantasan korupsi akan semakin gencar dilakukan.

"Tentu pemberantasan korupsi ini bukan sesuatu yg mudah tidak hanya terjadi di legislatif, eksekutif, yudikatif, tetapi terjadi di hampir semua lini dan kami ingin bekerjasama dengan KPK untuk sama-sama mengurangi dan memberantas korupsi itu," ujarnya.

Pelaksana tugas Pimpinan KPK, Taufiequrachman Ruki pun menyambut baik hal itu. Hari ini pimpinan KPK menerima kehadiran wakil ketua DPR RI, Fadli Zon yang baru saja terpilih menjadi presiden GOPAC.

"Jadi gabungan dari parlemen- parlemen dunia bersama-sama untuk memberantas korupsi. Pak Fadli Zon terpilih sebagai ketua parlemen dan beliau datang untuk berkonsultasi dengan KPK yg memang diakui sebagai agency antikorupsi," tegas Ruki.

Untuk diketahui, GOPAC adalah sebuah organisasi yang cukup prestisius dan besar pengaruhnya di dunia internasional dan bahkan di beberapa organisasi interparlemetari union dan organisasi lain. GOPAC, menjadi salah satu tempat bagi parlemen untuk membicarakan dan menghadapi pemberantasan korupsi, terdapat 106 negara yang berkomitmen dalam GOPAC yang bersama-sama bertujuan untuk memberantas korupsi. (fdi)

Baca Juga:

  1. Fadli Zon: Kita Tidak Ingin KPK Diperlemah
  2. Tiga Kali Mangkir, Setya Novanto dan Fadli Zon Akan Disanksi Berat
  3. Fadli Zon Jadi Presiden Parlemen Antikorupsi Sejagat
  4. Fadli Zon: Pemerintah Jangan Gagal Fokus
  5. Fadli Zon dan Fahri Hamzah Sidak Persiapan Wukuf di Arafah
#Fadli Zon #Ketua KPK
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi Kini Jadi Museum, Abadikan Jejak Sang Maestro
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, kini menjadi Museum Bing Slamet dengan koleksi sejarah, memorabilia, dan fasilitas interaktif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi Kini Jadi Museum, Abadikan Jejak Sang Maestro
Indonesia
3 Negara Barengan Ajukan Tari Zapin Sebagai Warisan Budaya Takbenda ke UNESCO
Fadli berharap pengajuan seni tradisional Melayu ini bisa memperkuat visibilitas Zapin di tingkat global serta menunjukkan keragaman ekspresi budaya di kawasan Asia Tenggara
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
3 Negara Barengan Ajukan Tari Zapin Sebagai Warisan Budaya Takbenda ke UNESCO
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Tradisi
Digagas Orang Polandia, Taman Mini Indonesia Pertama di Eropa Ekspansi Sasar Skandinavia
Taman Mini Indonesia di Polandia siap diperluas! Kementerian Kebudayaan bakal tambah anjungan rumah adat lintas provinsi di Eropa. Cek detailnya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Digagas Orang Polandia, Taman Mini Indonesia Pertama di Eropa Ekspansi Sasar Skandinavia
Indonesia
Ogah Ikut Campur Konflik 2 Raja, Menbud Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Keraton Solo Jalan Terus
Adanya efisiensi anggaran tidak berpengaruh pada revitalisasi Keraton Surakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Ogah Ikut Campur Konflik 2 Raja, Menbud Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Keraton Solo Jalan Terus
Indonesia
Indonesia Dorong Penguatan Pelindungan Warisan Budaya di Negara Anggota BRICS
Deklarasi negara-negara BRICS juga menyatakan bahwa kebudayaan perlu dipertimbangkan sebagai tujuan tersendiri dalam kerangka pembangunan internasional pada masa mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Indonesia Dorong Penguatan Pelindungan Warisan Budaya di Negara Anggota BRICS
Indonesia
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Pertemuan itu membawa pengembalian benda-benda budaya, artefak budaya, yang diselundupkan ke Amerika Serikat secara ilegal dan setelah dilakukan satu provenance research atau asal-usul,.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Indonesia
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia resmi terpilih sebagai anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO periode 2026–2030 dengan 113 suara. Fokus pada AI, preservasi digital, dan ketahanan budaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Menbud siap berkoordinasi dengan Danantara terkait tantangan ini untuk mendukung distribusi film nasional yang lebih merata di berbagai wilayah di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Indonesia
KPK Cermati Nama Djaka Budhi Utama yang Muncul dalam Sidang Korupsi Bea Cukai
Ketua KPK Setyo Budiyanto menyatakan penyidik tengah mencermati fakta persidangan kasus korupsi Bea Cukai yang menyeret nama Djaka Budhi Utama dan sejumlah pejabat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
KPK Cermati Nama Djaka Budhi Utama yang Muncul dalam Sidang Korupsi Bea Cukai
Bagikan