Pengda Ikasi Jabar Datangkan Pelatih Korsel

Rendy NugrohoRendy Nugroho - Jumat, 01 Januari 2016
Pengda Ikasi Jabar Datangkan Pelatih Korsel

Atlet beraksi gaya punggung pada ajang Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan Seluruh Indonesia (KRAPSI) 37 Piala Presiden di Kolam Renang Senayan, Jakarta, Selasa (29/12). ANTARAFOTO/ M AGUNG RAJASA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Olahraga - Pengurus Daerah Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Pengda Ikasi) Jawa Barat (Jabar) akan mendatangkan pelatih asal Korea Selatan (Korsel) pada Januari 2016. Dengan demikian, bertujuan untuk menggenjot kemampuan atlet pemusatan latihan daerah (Pelatda) PON XIX/2016 Jawa Barat.

"Rencananya, Januari nanti atlet Pelatda cabang anggar sudah ditangani pelatih asal Korea," kata Sekretaris Umum Pengda Ikasi Jabar, Trio Arsefto kepada Antara.

Menurut dia, kehadiran pelatih asal Gyeongsangbukdo Korea tersebut merupakan bagian dari kerja sama KONI Jabar dengan Komite Olahraga Gyeongsangbukdo.

Karena itu diharapkannya juga, kehadiran pelatih asing bisa menambah semangat juang dan motivasi para atlet dalam persiapan menuju PON XIX/2016.

"Selama enam bulan pelatih itu akan menempa atlet Pelatda, selanjutnya atlet akan diboyong dalam program latihan di Korea sebelum turun di PON," katanya.

Tim Jabar yang memiliki keuntungan lolos tanpa babak kualifikasi karena bertindak sebagai tuan rumah dipastikan turun di semua kelas. Meski demikian Pengda Ikasi tetap akan memantau peringkat setiap atlet di kelas masing-masing.

Dengan target minimal tiga emas, menurut Trio, Ikasi akan terus mengoptimalkan peluang yang ada. Cabang anggar  memiliki sejarah emas meski dalam beberapa PON mengalami penurunan.

"Kini di Bandung kami akan berusaha maksimal, peluang ada di beberapa nomor degen dan floret," imbuhnya.

Di sisi lain, konsentrasi Pengda Ikasi Jabar juga kian fokus setelah ada keputusan PB PON XIX/2016 terkait perubahan susunan kepanitiaan pertandingan cabang anggar PON XIX/2016.

"Semuanya sudah beres dan bisa lebih konsentrasi. Melakukan Pelatda dan juga mempersiapkan kelengkapan kepanitiaan untuk pertandingan nanti," tambah Trio. (esa)

BACA JUGA:

  1. Atlet Pelatda PON Jawa Barat Diwajibkan Jalani Tes Kebugaran
  2. Komnas Api Nilai Pemberian Dana Kesejahteraan Atlet Sangat Penting
  3. Indonesia Diminta Lakukan Perubahan Sistem Kerja Olahraga
  4. NPC Indonesia Yakin Loloskan 19 Atlet di Paralympic Games 2016
  5. Menpora Tak Bedakan Pemberian Bonus Atlet Difabel dan Normal
#Atlet Indonesia #KONI #Pekan Olahraga Nasional #PON 2016
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Jelang Asian Games 2026, CdM Indonesia Pastikan Kebutuhan Atlet Terpenuhi agar Fokus Bertanding
CdM Indonesia mengunjungi pusat latihan timnas basket Putri Indonesia, menjelang Asian Games 2026.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Jelang Asian Games 2026, CdM Indonesia Pastikan Kebutuhan Atlet Terpenuhi agar Fokus Bertanding
Olahraga
Misi Besar Indonesia di Asian Games 2026 Dimulai, CdM Turun Langsung ke Pelatnas
CdM Asian Games 2026 turun langsung ke pelatnas. Atlet Indonesia sedang mempersiapkan diri jelang Asian Games 2026.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Misi Besar Indonesia di Asian Games 2026 Dimulai, CdM Turun Langsung ke Pelatnas
Olahraga
Asian Games 2026 Makin Dekat, CdM Indonesia Pastikan Atlet Bebas dari Beban Nonteknis
CdM Indonesia memastikan para atlet Asian Games 2026 tidak akan dibebani persoalan nonteknis.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Asian Games 2026 Makin Dekat, CdM Indonesia Pastikan Atlet Bebas dari Beban Nonteknis
Olahraga
NOC Indonesia Buka Skema Cabor Berangkat Mandiri ke Asian Games 2026, Ada Syarat Ketat
NOC Indonesia membuka skema cabor yang berangkat mandiri ke Asian Games 2026. Namun, ada syarat yang harus diperhatikan.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
NOC Indonesia Buka Skema Cabor Berangkat Mandiri ke Asian Games 2026, Ada Syarat Ketat
Olahraga
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
NOC Indonesia memanfaatkan program IVLP di Amerika Serikat untuk mempelajari sistem pembinaan atlet dan tata kelola olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Olahraga
CdM Tim Indonesia Pastikan Dukungan Maksimal untuk Atlet di Asian Games 2026
CdM Tim Indonesia Todotua Pasaribu memastikan seluruh kebutuhan atlet untuk Asian Games 2026. Pemerintah salurkan anggaran Rp 61 miliar kepada NOC Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
CdM Tim Indonesia Pastikan Dukungan Maksimal untuk Atlet di Asian Games 2026
Olahraga
PON 2028 Digelar di 3 Provinsi, Jakarta sebagai Penunjang
Erick menjelaskan bahwa penetapan Jakarta sebagai provinsi penunjang telah memiliki payung hukum setelah disahkan melalui Rapat Kerja Nasional Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Frengky Aruan - Rabu, 01 Juli 2026
PON 2028 Digelar di 3 Provinsi, Jakarta sebagai Penunjang
Indonesia
Kejari Solo Terima Hasil Korupsi Dana Hibah KONI, Total Pengembalian Capai Rp 255 Juta
Kejari Solo menerima dana hibah KONI senilai Rp 35 juta. Kini, totalnya sudah mencapai Rp 255 juta yang diterima dari dua tersangka.
Soffi Amira - Jumat, 26 Juni 2026
Kejari Solo Terima Hasil Korupsi Dana Hibah KONI, Total Pengembalian Capai Rp 255 Juta
Indonesia
Jakarta Siap Bantu Venue hingga Transportasi PON NTT dan NTB
Menurut Pramono, persiapan yang matang menjadi kunci agar pelaksanaan PON berjalan sesuai dengan arahan Presiden RI.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Jakarta Siap Bantu Venue hingga Transportasi PON NTT dan NTB
Indonesia
Terharu Terima Penghargaan KONI, Jerry Hermawan Lo Ajak Lebih Banyak Pihak Peduli Atlet Purnatugas
Founder JHL Group, Jerry Hermawan Lo, menerima penghargaan dari KONI. Ia mengajak banyak pihak untuk memperhatikan atlet purnatugas.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
Terharu Terima Penghargaan KONI, Jerry Hermawan Lo Ajak Lebih Banyak Pihak Peduli Atlet Purnatugas
Bagikan