Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Cegah Kematian Ibu dan Anak, PBB akan Luncurkan Dana 26 M Dolar

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Minggu, 27 September 2015
Cegah Kematian Ibu dan Anak, PBB akan Luncurkan Dana 26 M Dolar

Ilustrasi: screenshot The Independent

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengumumkan bahwa PBB akan meluncurkan dana lebih dari 25 miliar dolar untuk menangani kematian pada ibu, anak dan remaja di tahun 2030.

"Kami telah menunjukkan bahwa mitra kami bisa menghasilkan aksi yang nyata. Saya, dan seluruh sistem PBB, tetap berdedikasi untuk menyelamatkan dan meningkatkan kehidupan yang paling rentan di antara kita," ujar Ban Ki-moon dalam pertemuan PBB di New York.

Dalam pidatonya, Ban Ki-moon juga menyampaikan harapannya agar dana ini bisa membantu dan membangun masyarakat yang tangguh dan sehat.

Seperti dilansir The Independent (27/9), aksi ini melibatkan 40 negara dan lebih dari 100 organisasi internasional dari yayasan filantropi, badan-badan PBB, masyarakat sipil dan sektor swasta.

Tak hanya itu, Amerikat Serikat dilaporkan menyumbang sebesar 3,3 miliar dolar, Kanada 2,6 miliar dolar, Swedia 2,5 miliar dolar, Jerman 1,3 miliar dolar, Norwegia 420 juta dolar, Belanda 326 juta dolar dan Korea Selatan sebesar 300 juta dolar.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sebanyak 800 wanita dilaporkan meninggal setiap hari akibat kehamilan dan persalinan. Kematian wanita dan anak-anak 14 kali lebih besar daripada kematian pada pria.

 

BACA JUGA:

  1. PBB Prihatin Atas Bentrokan di Masjid Al-Aqsa
  2. Bendera Diizinkan Berkibar di PBB, Harapan Baru untuk Palestina
  3. PBB Izinkan Bendera Palestina Berkibar di Markasnya
  4. Pertama Kalinya, Dewan Keamanan PBB Gelar Diskusi Terkait Hak LGBT
  5. PBB Mengutuk Serangan Udara Arab Saudi di Yaman
#Kasus Kematian Ibu Dan Anak #Sekjen PBB Ban Ki Moon #PBB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
PBB Dituntut Ingatkan Negara Timur Tengah Berhenti Mengizinkan AS Melancarkan Serangan ke Wilayah Iran
Iran mengecam keras serangan AS yang dilakukan selama 22 jam terakhir, dan menggambarkan hal itu sebagai pelanggaran serius terhadap Piagam PBB dan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
PBB Dituntut Ingatkan Negara Timur Tengah Berhenti Mengizinkan AS Melancarkan Serangan ke Wilayah Iran
Dunia
Harapan Baru untuk Kuba, PBB Sepakat Kaji Ulang Embargo AS Selama 66 Tahun
Majelis Umum PBB sepakat mengkaji ulang embargo ekonomi AS terhadap Kuba. 136 negara mendukung langkah ini, memberi harapan baru bagi Havana yang 66 tahun didera sanksi.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 Juli 2026
Harapan Baru untuk Kuba, PBB Sepakat Kaji Ulang Embargo AS Selama 66 Tahun
Dunia
PBB Proyeksikan 6,7 Juta Korban Terdampak Gempa Venezuela, 2 Juta di Ibu Kota Caracas
PBB memproyeksikan 6,76 juta orang terdampak gempa Venezuela, termasuk 2 juta di Caracas. IOM siapkan bantuan darurat.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
PBB Proyeksikan 6,7 Juta Korban Terdampak Gempa Venezuela, 2 Juta di Ibu Kota Caracas
Dunia
Dunia di Ambang Krisis, Tinggi Permukaan Laut Naik 2 Kali Lipat dalam 10 Tahun
Jika tren ini berlanjut, jutaan orang di wilayah pesisir akan menghadapi banjir rob, hilangnya lahan, dan krisis pangan akibat rusaknya ekosistem laut.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Dunia di Ambang Krisis, Tinggi Permukaan Laut Naik 2 Kali Lipat dalam 10 Tahun
Indonesia
DPR Desak Pemerintah RI Lobi PBB demi Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Tentara Israel
Wakil Ketua Komisi I DPR RI mendesak pemerintah RI bersikap tegas usai aktivis dan jurnalis Indonesia ditangkap Israel saat menjalankan misi kemanusiaan di perairan internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
DPR Desak Pemerintah RI Lobi PBB demi Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Tentara Israel
Indonesia
Indonesia Turunkan Karhutla 86 Persen, Menhut RI Dorong Pengakuan Hutan Adat di Forum PBB
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkap Indonesia berhasil menekan karhutla hingga 86 persen dalam satu dekade terakhir saat forum PBB di New York.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Indonesia Turunkan Karhutla 86 Persen, Menhut RI Dorong Pengakuan Hutan Adat di Forum PBB
Indonesia
Gugurnya Praka Rico di Lebanon, DPR Desak PBB Evaluasi UNIFIL
DPR RI meminta PBB mengevaluasi perlindungan pasukan UNIFIL usai gugurnya prajurit TNI di Lebanon. Investigasi transparan juga didorong.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
Gugurnya Praka Rico di Lebanon, DPR Desak PBB Evaluasi UNIFIL
Indonesia
Indonesia Gaungkan Perlindungan Pasukan PBB, 72 Negara Beri Dukungan
Indonesia bersama 72 negara di PBB menyerukan perlindungan pasukan UNIFIL di Lebanon usai serangan yang menewaskan tiga prajurit RI dan melukai sejumlah personel.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Indonesia Gaungkan Perlindungan Pasukan PBB, 72 Negara Beri Dukungan
Indonesia
DPR RI Tuntut PBB Turun Tangan Usut Pelaku Serangan yang Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi Maazat menegaskan pentingnya penyelidikan yang netral dan tidak dipengaruhi kepentingan politik global.
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
DPR RI Tuntut PBB Turun Tangan Usut Pelaku Serangan yang Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon
Indonesia
Prajurit TNI Gugur di Misi PBB, Investigasi Harga Mati Sebelum Tarik Pasukan
Pengiriman pasukan perdamaian merupakan misi mulia yang menjadi ikon diplomasi pertahanan Indonesia di kancah internasional
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 April 2026
Prajurit TNI Gugur di Misi PBB, Investigasi Harga Mati Sebelum Tarik Pasukan
Bagikan