Video Wanita Palestina Tusuk Pihak Sekuriti Israel
Wanita Palestina menikam pihak sekuriti Israel. (Youtube)
MerahPutih Internasional - Seorang wanita Palestina tertangkap kamera menikam pihak sekuriti Israel di jalur masuk Tepi Barat.
Kamera keamanan berhasil merekam insiden tersebut. Wanita berjilbab hitam itu awalnya tampak mendekati seorang pria berseragam. Mereka kemudian berbincang dan sang wanita terlihat mengeluarkan sesuatu dari tasnya.
Tak lama kemudian, wanita yang belum diketahui identitasnya ini menyerang lawan bicaranya dengan pisau.
Beruntungnya, pihak sekuritidengan cepat menghindar. Ia pun menembak wanita yang menyerangnya dan memperingatkan untuk berhenti menyerang. Karena mengabaikan peringatan, wanita itu pun ditembak hingga tewas.
"Saat mendekat, ia menunjukkan kartu tanda berwarna hijau milik warga Palestina. Saya melarangnya masuk. Kemudian ia menyerang," kata pihak sekuriti tersebut seperti dilansir Metro (10/11).
BACA JUGA:
- Publikasikan Berita Keliru, Jurnalis Mesir Ditangkap
- Penyebab Russian Metrojet Jatuh Belum Diketahui
- Pemimpin ISIS Jadi Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia
- Pesawat Rusia Jatuh di Mesir, ISIS Bagi-Bagi Permen
- 60 Orang Tewas Akibat Banjir Bandang di Irak
Bagikan
Adinda Nurrizki
Berita Terkait
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Presiden Trump Larang Warga 8 Negara Masuk AS, Termasuk Laos dan Palestina
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Disidang dalam Kasus Korupsi, Benjamin Netanyahu Minta Pengampunan dari Presiden Israel
Israel 591 Kali Langgar Gencatan Senjata Sejak 10 Oktober, Tewaskan 357 Warga Palestina