Usai Paris, Berikutnya Inggris Jadi Sasaran Teror ISIS
Kelompok militan ISIS (Foto: Screenshot Al Jazeera)
MerahPutih Internasional - Setelah ISIS diduga melakukan serangan bom di Paris yang mengakibatkan sekitar 153 orang tewas tadi malam (13/11) waktu setempat. Baru-baru ini Inggris dikabarkan jadi sasaran teror kelompok militan ISIS berikutnya.
Kabar tersebut menyeruak usai munculnya ancaman di media sosial twitter yang diduga merupakan anggota dari kelompok militan ISIS, yang menyebutkan jika London merupakan target selanjutnya. Namun belum ada konfirmasi tentang tweet tersebut.
Sementara itu dua kota lainnya yang diluncurkan oleh pengguna akun twitter yang diduga anggota ISIS juga menyebutkan kota nama kota selain London, yaitu Washington DC dan Roma, seperti yang dilansir dari express.
Jika kita melihat kebelakang, London sendiri pernah diserang oleh teroris dengan serangan bom bunuh diri pada tahun 2005 silam yang menyebabkan 52 orang tewas.
Terkait hal itu, para pejabat setempat sendiri dilaporkan telah bekerja keras untuk menggagalkan serangan ISIS sejak kelompok militan ISIS menyatakan kekhalifahannya pada musim panas lalu.
BACA JUGA:
- ISIS Diduga Berada Dibalik Serangan Bom Paris
- KBRI Imbau WNI di Paris Tingkatkan Kewaspadaan
- Hingga Kini Belum Ada Informasi Korban WNI dalam Insiden Bom di Paris
- Saksi: Serangan Bom di Paris Merupakan 10 Menit Paling Mengerikan
- Akibat Teror Bom di Paris #PrayForParis Jadi Trending Topic
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
China Dituduh Meretas Ajudan Para Perdana Menteri Inggris
Kerja Sama Maritim Indonesia - Inggris Bakal Serap 600 Ribu Pekerja
Ditemani Jajaran Konglomerat Indonesia, Presiden Prabowo Bertemu Pengusaha Inggris
Prabowo Senang Dialog Pendidikan Dengan Russell Group Yang Menaungi 24 Universitas Riset Produktif
Prabowo Tiba di London, Dijadwalkan Bertemu PM Keir Starmer dan Raja Charles III
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
Agenda Prabowo Dalam Lawatan ke Inggris dan Swiss
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum