UI Rumuskan Empat Motivasi Internasionalisasi

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 26 April 2016
UI Rumuskan Empat Motivasi Internasionalisasi

Simposium internasional bertajuk "1st Asian Researcher Symposium 2016: Asian Role in Sustainable World Development 2016", di Kamus UI Depok, Jawa Barat, Senin (25/4). (Foto: MerahPutih/Noer Ardiansjah

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Universitas Indonesia (UI) telah merumuskan empat motivasi internasionalisasi. Internasionalisasi merupakan salah satu kebijakan penting di lingkungan UI yang diberlakukan sejak 2013.

"Kami telah merumuskan empat motivasi internasionalisasi. Yaitu pertama di bidang akademik, yakni UI mengupayakan agar tercapai standar internasional pada komponen pendidikan, riset, dan layanan masyarakat," ujar Rektor UI Muhammad Anis.

Ia menambahkan, motivasi selanjutnya adalah bidang sosial budaya. "UI menghormati dan menghargai keberagaman, melindungi, dan mempromosikan perdamaian melalui pendidikan, riset, dan layanan masyarakat dalam rangka globalisasi," tambah Anis.

Ketiga, lanjutnya, untuk di bidang politik. Motivasi internasionalisasi yang diberlakukan adalah mengembangkan kerja sama internasional untuk meningkatkan daya saing bangsa di dunia internasional.

Terakhir, melalui bidang Ekonomi. UI berupaya mereposisi berbagai program pendidikan di lingkungan UI dalam kerangka pembangunan perekonomian nasional dan peningkatan daya saing bangsa.

"Diharapkan melalui inisiasi ini, UI dapat meningkatkan reputasi periset handal di Indonesia agar semakin terpapar di tingkat internasional. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memacu mobilitas staf asing ke UI dan mendorong terciptanya riset-riset internasional serta publikasi bersama internasional di masa mendatang," tandasnya. (Ard)


BACA JUGA:

  1. Kolaborasi Riset Global, UI Hadirkan Ratusan Peneliti Asia
  2. Mahasiswa UI Magang di Pusat Penelitian Komputasi dan Partikel Fisika Terbesar Dunia
  3. Peneliti: Cikal Bakal Teroris Bermula dari Sikap Intoleran
  4. Peneliti AEPI: Ada Transaksi Besar dalam Merger Pertagas dan PGN
  5. Menhub Jonan Berharap Hasil Penelitian Jangan Cuma Ditulis
#Muhammad Anis #Universitas Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
BEM UI Serukan Kepung Bundaran HI Setelah Salat Jumat, Ini Tuntutan Mereka!
Aksi yang digerakkan BEM Universitas Indonesia (UI) ini rencananya bakal berlangsung setelah salat Jumat, dengan tema besar “Menuju Indonesia Bangkrut”.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
BEM UI Serukan Kepung Bundaran HI Setelah Salat Jumat, Ini Tuntutan Mereka!
Indonesia
Jadwal Lengkap SIMAK UI 2026, Impian Pakai Jaket Kuning Belum Pupus Meski Gagal SNBT
Universitas Indonesia membuka jalur mandiri 2026 lewat SIMAK UI, SJP, PPKB, dan KKI. Catat jadwal pendaftaran, ujian, pengumuman, serta syarat peserta.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Jadwal Lengkap SIMAK UI 2026, Impian Pakai Jaket Kuning Belum Pupus Meski Gagal SNBT
Indonesia
Kemendiktisaintek Diminta Rombak Total Aturan Kekerasan Seksual Kampus Buntut Dosen Garap Mahasiswa Hingga Pelecehan Verbal di UI
Habib Syarief menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh membiarkan aksi asusila terus merusak marwah dunia pendidikan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 17 April 2026
Kemendiktisaintek Diminta Rombak Total Aturan Kekerasan Seksual Kampus Buntut Dosen Garap Mahasiswa Hingga Pelecehan Verbal di UI
Indonesia
16 Mahasiswa Fakultas Hukum UI Diskors, Kasus Dugaan Pelecehan Digital Jadi Sorotan Polda Metro
Budi menegaskan kepolisian siap memproses hukum jika pihak korban memutuskan untuk menempuh jalur pidana
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
16 Mahasiswa Fakultas Hukum UI Diskors, Kasus Dugaan Pelecehan Digital Jadi Sorotan Polda Metro
Indonesia
Kasus FH UI Jadi Sorotan Publik, Puan: Kekerasan Seksual Harus Ditindak Tegas
Puan Maharani menegaskan tak boleh ada kekerasan seksual di kampus. Ia soroti kasus dugaan pelecehan di FH UI dan minta penanganan adil serta transparan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 April 2026
Kasus FH UI Jadi Sorotan Publik, Puan: Kekerasan Seksual Harus Ditindak Tegas
Indonesia
Status Mahasiswa 16 Pelaku Pelecehan FHUI Nonaktif Hingga 1 Mei, UI Janji Bukan Sanksi Akhir
UI menetapkan penonaktifan akademik sementara terhadap 16 mahasiswa FHUI terduga pelaku kekerasan verbal selama periode 15 April hingga 30 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 April 2026
Status Mahasiswa 16 Pelaku Pelecehan FHUI Nonaktif Hingga 1 Mei, UI Janji Bukan Sanksi Akhir
Indonesia
Marak Kekerasan Seksual di Kampus, DPR Desak Kemendiktisaintek Bertindak Tegas
Kasus pelecehan di UI jadi sorotan DPR. Habib Syarief mendesak pemerintah ambil langkah tegas dan reformasi sistem penanganan kekerasan seksual di kampus.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 April 2026
Marak Kekerasan Seksual di Kampus, DPR Desak Kemendiktisaintek Bertindak Tegas
Indonesia
Kasus Pelecehan FH UI, 16 Mahasiswa Dibekukan dan Dilarang Masuk Kampus
Universitas Indonesia menonaktifkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum terkait dugaan pelecehan seksual. Berlakukan larangan masuk kampus.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 April 2026
Kasus Pelecehan FH UI, 16 Mahasiswa Dibekukan dan Dilarang Masuk Kampus
Indonesia
Buntut Kasus Dugaan Peleceha Seksual di FH UI, UU TPKS Harus Segera Masuk Kurikulum Pendidikan
Ia menolak keras praktik menyalahkan korban (victim blaming) yang seringkali memperparah trauma
Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 April 2026
Buntut Kasus Dugaan Peleceha Seksual di FH UI, UU TPKS Harus Segera Masuk Kurikulum Pendidikan
Indonesia
Skandal FH UI Memanas, Komnas Perempuan Tolak Kasus Pelecehan Berakhir Damai
Devi menyesalkan terjadinya kekerasan di institusi pendidikan yang seharusnya menjadi ruang publik aman dan setara
Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 April 2026
Skandal FH UI Memanas, Komnas Perempuan Tolak Kasus Pelecehan Berakhir Damai
Bagikan