Selamat Hari Hak Asasi Manusia Internasional
Logo hari HAM Internasional. (twitter)
MerahPutih Peristiwa - Hari Hak Asasi Manusia (HAM) dirayakan tiap tahun oleh banyak negara di seluruh dunia setiap tanggal 10 Desember. Ini dinyatakan oleh International Humanist and Ethical Union (IHEU) sebagai hari resmi perayaan kaum Humanisme.
Tanggal ini dipilih untuk menghormati Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mengadopsi dan memproklamasikan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, sebuah pernyataan global tentang hak asasi manusia, pada 10 Desember 1948.
Peringatan dimulai sejak 1950 ketika Majelis Umum mengundang semua negara dan organisasi yang peduli untuk merayakan.
Ada 6 jenis ham, yaitu hak asasi sosial, ekonomi, politik, sosial budaya, hak untuk mendapat perlakuan yang sama dalam tata cara peradilan, dan hak untuk mendapat persamaan dalam hukum dan pemerintahan.
Pada tahun ini, hari HAM akan diperingati dengan kampanye untuk satu tahun ke depan. Kampanye ini digelar untuk memperingati 50 tahun perjanjian intrenaisonal untuk HAM yang meliputi Perjanjian Internasional di bidang ekonomi, sosial, dan budaya serta Perjanjian Internasional di bidang hak-hak sipil dan politik.
Kampanye selama setahun kedepan akan berfokus pada masalah kebebasan berpendapat, beribadah, bebas dari kemiskinan dan rasa takut. Hal itu dipandang relevan dengan perjanjian yang ditandatangani 50 tahun silam.
BACA JUGA:
- Aksi Bersihkan DPR: Jangan Jadi Bemper Koruptor!
- Menpora Buka Ajang Kompetisi Aplikasi Anti Korupsi
- Kasus Dugaan Korupsi Bupati Mesuji Mangkrak di Komjen Anang Iskandar?
- Masyarakat Kabupaten Mesuji Laporkan Dugaan Korupsi Rp50 Miliar
- Gerakan Antikorupsi Yogyakarta Adukan Petinggi Koran Lokal ke Dewan Pers
Bagikan
Widi Hatmoko
Berita Terkait
Diusulkan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, DPR: Kepercayaan Dunia terhadap Indonesia akan Meningkat
DPR Warning Kementerian HAM: Peta Jalan Penyelesaian Pelanggaran HAM Jangan Cuma Jadi Pajangan, Implementasi Harus Se-Progresif Dialognya
METHOSA Rilis Single 'Adu Domba', Angkat tentang Aksi Kamisan dan Rentetan Tragedi HAM
DPR Sambut Peta Jalan Penyelesaian HAM Berat, Negara Diminta Tak Lagi Menunda
Ruang Pelayanan HAM di Kantor KemenHAM Dinamakan Marsinah, Natalius Pigai Bocorkan Makna di Baliknya
Kemenkumham Soroti 10 Isu Krusial HAM dalam Pembahasan RUU KUHAP
Misteri Hilangnya Peserta Demo, KemenHAM Tegaskan Jangan Terburu-buru Simpulkan 'Penghilangan Paksa' Sebelum Dua Orang Lainnya Ditemukan
Kecam Penangkapan Delpedro Marhaen, Amnesty International: Negara Seharusnya Dengarkan Tuntutan Rakyat
Polda Metro Jaya Duga Direktur Lokataru Jadi Dalang di Balik Aksi Anarkis Pelajar dan Anak-anak
Profil Delpedro Marhaen, Aktivis dan Direktur Lokataru Foundation yang Dijemput Paksa Polisi