Sejumlah Karyawan DPP Berharap Golkar Bersatu Kembali
Aburizal Bakrie (tengah) bersama jajaran Partai Golkar saat konferensi pers setelah keputusan Mahkaman Agung (MA), di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Rabu (20/10) (Foto: MP/Fachruddin Chalik)
MerahPutih Peristiwa - Sejumlah karyawan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menginginkan petinggi partai kembali bersatu. Hal itu diungkapkan sejumlah karyawan yang sudah bertahun-tahun bekerja di sana.
Jhon Alfred, salah satu petugas keamanan DPP mengatakan kalau dia pribadi bahkan teman-teman menginginkan Golkar bersatu kembali.
"Kita sih tidak tahu konfliknya, yang diinginkan Golkar bersatu lagi," katanya, kepada merahputih.com, Jumat (23/10).
Selama bekerja di sini dan dipimpin oleh siapa saja, karyawannya tetap saja yang ini.
"Siapa saja yang pimpin, karyawan tetap saja yang ini, tidak ada perubahan," ujarnya.
Hal senada diutarakan Resepsionis DPP Golkar, tidak ada perubahan sama sekali. "Karyawannya tetap aja yang di sini."
Dengan dikabulkannya kasasi oleh MA, mereka berharap Golkar bersatu lagi agar dapat mengikuti pilkada serentak pada Desember 2015 mendatang.
"Ya masa partai gede seperti Golkar tidak bisa mencalonkan kandidat lantaran pecah, sayangkan," ujar petugas keamanan DPP, Thabrani. (Fdi)
BACA JUGA:
Bagikan
Rendy Nugroho
Berita Terkait
Golkar Beri Sinyal Dukung Kepala Daerah Dipilih Anggota DPRD, Sebut Lebih Demokratis, Beda dengan Orde Baru
Golkar Sebut Biaya Pilkada Langsung Berpotensi Merusak Kualitas Demokrasi
Golkar Gelar Rapimnas Lusa, Idrus Marham Tegaskan tidak Ada Agenda Ganti Bahlil
Komisi III DPR: Perkap Polri 10/2025 Jawab Kekaburan Norma Penugasan Anggota Polri
PKB Sentil Golkar Ngomong Koalisi Permanen di Tengah Derita Warga Akibat Bencana
Bahlil Dorong Pilkada Dipilih DPRD Agar UU Tak Diobrak-Abrik
Kasasi MA Kabulkan Tuntutan Awal JPU, Vonis Predator Seks Agus Buntung Jadi 12 Tahun Bui
Viral Bupati Aceh Tenggara Sebut ‘Prabowo Presiden Seumur Hidup’, Golkar: Bentuk Ekspresi Kegembiraan
MA Tolak Kasasi Mario Dandy Anak Eks Pejabat Pajak di Kasus Pencabulan
MA Ungkap 2 Temuan Penyebab Hakim Senior Meninggal di Kosan Palembang