Sambut MEA Dapur Solo Siap Go Internasional

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Minggu, 13 Desember 2015
Sambut MEA Dapur Solo Siap Go Internasional

Nasi Liwet, kuliner khas Solo yang ada di acara Gelar Cita Rasa Solo. (MP/Fachruddin Chalik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kuliner - Menyambut kedatangan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Nyonya Suan, pemilik Restoran Dapur Solo merasa optimis untuk bersaing di pasar bebas, hal tersebut dibuktikan dengan perkembangan Dapur Solo yang sudah menginvasi 5 penjuru kota Jakarta.

Hal tersebut diungkapkan Suan, disela-sela acara Gelar Citarasa Dapur Solo pada Jumat (11/12) malam.

"Kedepan sudah MEA, kita harus siap bersaing dengan kuliner bangsa asing, kita harus lebih mendidik, karena tenaga kerja kita kehandalannya kurang, karenanya dapur solo, menyiapkan kaderisasi dan mengambil potensi-potensi dari sekolah-sekolah pariwisata, yang ada bidang khusus makanannya," jelas Suan.

Dalam menghadapi pasar Global beberapa menu andalan Dapur Solo pun disiapkan untuk Go-internasional, salah satu yang paling terkenal dan sudah siap untuk menginvasi pasar dunia adalah Nasi Liwet dan Selat Solo.

"Nasi Liwet , Nasi Langi, Selat Solo, Asem-Asem Iga, Minumannya dipadu dengan Es Cendol dan Es Campur Solo, menu-menu ini adalah menu khas kuliner Solo dan paling terkenal dan Best seller dan menjadi Menu kuliner andalan Rumah makan Dapur Solo, rasanya ini yang kita siapkan untuk go-internasional," jelas Suan. Yang memiliki 400 karyawandi Jakarta, dari 5 resto dan 8 pusat launch box, dimana disetiap cabang ada 1 mobil dan 10 unit motor untuk melakukan delivery order. (aka)

BACA JUGA:

  1. Resep Ayam Tuturuga Asli Manado
  2. Resep Sambal Dabu-Dabu Asli Manado
  3. Sate Klopo Khas Surabaya yang Wajib Dicoba!
  4. Resep Spesial Tahu Pong Khas Semarang
  5. Cara Mudah Bikin Lumpia Khas Semarang
#MEA #Solo #Kuliner Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Menegaskan kasus tersebut berjalan sebelum Ahmad Ali masuk PSI.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Indonesia
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Kebijakan tersebut berlaku bagi rumah ibadah yang mengalami peralihan hak untuk kepentingan keagamaan dan sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Indonesia
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Budi mengaku tujuannya datang ke Solo untuk mengundang ke acara podcast The Johan Budi Untold Stories.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Salat istisqa tersebut dilakukan di tengah musim kemarau panjang dan kebakaran TPA Putri Cempo yang belum padam
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Indonesia
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
PB XIV Hangabehi resmi dikukuhkan sebagai penerus PB XIII lewat upacara jumenengan. Sebelumnya Purbaya sudah mendeklarasikan diri sebagai PB XIV. Konflik daualisme kepemimpinan makin rumit.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
Indonesia
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Pelaksanaan water bombing difokuskan pada sisi timur TPA Putri Cempo yang masih mengeluarkan asap.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Indonesia
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Pemadaman dibantu menggunakan water bombing yang akan dilakukan mulai Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Indonesia
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Gas metana merupakan salah satu penyebab kebakaran dan ada bahan yang mudah terbakar.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Indonesia
Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang
Sejumlah titik api yang sebelumnya berkobar mulai padam. Kepulan asap membumbung tinggi ditiup angin masih terlihat di lokasi kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, Pemkot Bersiap Bantu Warga Terdampak
Ada dua RW yang berpotensi terdampak apabila kebakaran terus meluas dan sulit dipadamkan.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, Pemkot Bersiap Bantu Warga Terdampak
Bagikan