Rio Capella jadi Tersangka, NasDem Ketar-Ketir

Fadhli Fadhli - Jumat, 16 Oktober 2015
Rio Capella jadi Tersangka, NasDem Ketar-Ketir

Sekjen Partai Nasdem Patrice Rio Capella meninggalkan Gedung DPP usai memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (15/10). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Hukum- Penetapan Patrice Rio Capella sebagai tersangka kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), membuat Partai Nasional Demokrat (NasDemketar-ketir.

Berbagai langkah dilakukan petinggi partai NasDem, Surya Paloh, untuk tetap menjaga nama baik partai. Tentu saja status Rio Capella kini menjadi pukulan telak bagi partai berlambang perahu itu.

"Ini adalah cobaan berat bagi partai," kata Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh kepada awak media, Kamis (15/10). Langkah sterilisasi awal pun sudah diputuskan Surya Paloh, "Hanya ada dua pilihan, jika terbukti korupsi berhenti atau diberhentikan," tegasnya.

Langkah kedua, Partai NasDem tidak memberikan opsi bantuan hukum bagi kadernya yang korupsi. Surya Paloh menyebut ini adalah komitmen partai untuk tunduk kepada hukum, "Kami tidak main-main dengan komitmen ini, siapapun dia harus tunduk didepan hukum."

Sebelumnya diketahui, Rio Capella disangkakan terlibat kasus korupsi dana bantuan sosial Provinsi Sumut bersama sejumlah tersangka yang telah lebih dahulu ditahan KPK. Rio ditetapkan sebagai tersangka lantaran menerima gratifikasi dana bansos Sumut.

Berdasarkan perkara itu, KPK menjerat Rio dengan pasal 12 huruf a dan huruf b atau pasal 11 UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan korupsi dengan ancaman hukuman maksimal penjara 20 tahun dan denda 1 milyar. (Fdi)

 

BACA JUGA:

  1. Polisi Tetapkan 10 Tersangka Bentrokan di Aceh Singkil.
  2. Tersangka Korupsi Patrice Rio Capella Janji Akan Kooperatif
  3. Surya Paloh: Saya Bukan Makelar Kasus
  4. Badan Advokasi NasDem: Tidak Ada Bantuan Hukum Bagi Rio Capella
  5. NasDem Benarkan Pertemuan Surya Paloh dan Gubernur Gatot
#Korupsi Dana Bansos #Surya Paloh #Partai Nasdem #Patrice Rio Capella
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah soal isu merger dengan NasDem. Ia menegaskan, tidak ada pembicaraan resmi.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
Isu Gibran Akuisisi NasDem, Wibi Andrino: Hebat Banget
Ketua DPW NasDem DKI Wibi Andrino merespons isu Gibran ingin mengakuisisi NasDem. Ia menyebut hal itu berani, namun membuka peluang jika ingin bergabung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Isu Gibran Akuisisi NasDem, Wibi Andrino: Hebat Banget
Indonesia
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Jokowi membantah isu ingin mengambil alih Partai NasDem dan NasDem Tower. Ia menegaskan tudingan tersebut tidak benar dan tidak masuk akal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Bagikan