Polisi Tetapkan 10 Tersangka Bentrokan di Aceh Singkil

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 15 Oktober 2015
Polisi Tetapkan 10 Tersangka Bentrokan di Aceh Singkil

Kapolri mengatakan pihaknya akan mengusut tuntas kejadian tersebut serta mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Hukum - Setelah mengumpulkan keterangan saksi sebanyak 47 orang, ahkirnya, polisi menetapkan 10 orang tersangka dalam insiden bentrok antar massa yang terletak di daerah Singkil, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

Kepala Bidang Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Markas besar (Mabes) Polri, Brigadir Jendral (Brigjen) Pol Agus Rianto mengatakan, sampai saat ini, Jajaran Polda (NAD) serta di bantu dengan kepolisian resor kota setempat, melakukan penyelidikan secara marathon, dan berhasil menetapkan 10 orang tersangka sebagai dalang dalam aksi massa membakar rumah ibadah yang terletak di daerah Singkil Aceh pada (13/10) lalu.

"Setelah menghimpun 47 keterangan saksi, akhirnya polisi tetapkan 10 orang tersangka, dalam aksi pembakaran gereja di Singkil Aceh," ujar Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Agus Rianto, di Jakarta, Kamis, (15/10).

Masih kata Agus, sampai saat ini pihaknya masih menahan 3 orang tersangka yang berinisial, S, N, dan I sedangkan 7 orang tersangka lainnya masih menjadi buronan Polda Aceh dan Polresta NAD.

Atas perbuatannya, kepada tersangka akan dijerat dengan Pasal 187, 160, 169, 170 dan juga pasal 55 KUHP, dengan ancama pidananya 12 tahun penjara.

Seperti yang diberitakan merahputih.com sebelumnya, dalam bentrok antar warga tersebut, telah memakan 1 korban tewas, dan 4 orang mengalami luka-luka akibat benda tajam. 4 korban itu diketahui bernama, Uyung, Rahman, Salma, Narto serta Samsul. Para korban ini langsung dievakuasi ke RSUD Aceh Singkil guna mendapat perawatan yang intensif pasca bentrokan itu belangsung.

"Sedangkan satu korban tewas yang saat itu, diketahui bernama Samsul akibat kena tembakan peluru senjata rakitan yang mendarat dibagian kepala serta perut, hingga akhirnya meregang nyawa," tutupnya. (gms)

Baca Juga:

  1. Gusdurian Kecam Pembakaran Gereja di Aceh Singkil
  2. Hindari Konflik, Ribuan Warga Aceh Singkil Mengungsi ke Sumut
  3. Sekilas tentang Konflik Aceh Singkil
  4. Parkindo: Pembangunan 21 Gereja di Aceh Singkil Berlebihan
  5. Kata Jokowi soal Kekerasan di Aceh Singkil
#Tersangka #Gereja #Tawuran #Aceh Singkil
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Satu Warga Tewas Saat Diduga Tengah Tawuran Akibat Tembakan di Makassar, 5 Polisi Diperiksa
pemeriksaan yang dijalankan tersebut ditanyakan berapa orang yang bertugas, dan apakah sudah menjalankan prosedur memberikan tembakan peringatan, termasuk senjata api yang digunakan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Satu Warga Tewas Saat Diduga Tengah Tawuran Akibat Tembakan di Makassar, 5 Polisi Diperiksa
Indonesia
Viral Pembubaran Ibadah! GKPI Mauk Gembok Pintu Masuk, Kunci Dipegang Penatua Gereja
Pengurus GKPI Mauk Sepatan tegaskan kunci gembok gereja dipegang pihak penatua sampai semua proses mediasi selesai.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Viral Pembubaran Ibadah! GKPI Mauk Gembok Pintu Masuk, Kunci Dipegang Penatua Gereja
Indonesia
Hasil Mediasi Kasus Viral GKPI Mauk Rajeg: Gereja Ditutup Sementara, Massa Dibubarkan
Mediasi pembubaran ibadah GKPI Mauk Sepatan Tangerang sepakati penutupan sementara tempat ibadah dan pembawa golok resmi meminta maaf terbuka.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Hasil Mediasi Kasus Viral GKPI Mauk Rajeg: Gereja Ditutup Sementara, Massa Dibubarkan
Indonesia
Viral Video Warga Bawa Sajam Bubarkan Ibadah GKPI Tangerang, Polisi dan Kemenag Turun Mediasi
Video viral warga bawa senjata tajam geruduk ibadah GKPI di Rajeg Tangerang bikin geger! Simak tindakan tegas Polresta Tangerang dan langkah Kemenag di sini.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Viral Video Warga Bawa Sajam Bubarkan Ibadah GKPI Tangerang, Polisi dan Kemenag Turun Mediasi
Indonesia
Polri Tetapkan 113 Tersangka Karhutla, Tak Ada Satupun Korporasi Terjerat
Polri telah menetapkan 113 orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
Polri Tetapkan 113 Tersangka Karhutla, Tak Ada Satupun Korporasi Terjerat
Indonesia
Polda Tetapkan 49 Tersangka Demo DPR 27 Agustus Termasuk 5 Anak, 273 Orang Dipulangkan
Polda Metro Jaya menetapkan 49 tersangka kerusuhan demo DPR, termasuk 5 anak. Dari 322 orang diamankan, 273 dipulangkan. Polisi memetakan pelaku dalam 6 klaster peran.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Polda Tetapkan 49 Tersangka Demo DPR 27 Agustus Termasuk 5 Anak, 273 Orang Dipulangkan
Indonesia
Kejagung Tetapkan Nurman Herin Tersangka Baru dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Kejagung menetapkan Nurman Herin sebagai tersangka baru dalam kasus TPPU Febrie Adriansyah.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Kejagung Tetapkan Nurman Herin Tersangka Baru dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Indonesia
DPRD DKI Soroti Bentrokan Matraman, RT/RW hingga Aparat Diminta Perkuat Pengawasan
Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua meminta RT/RW, FKDM, Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, dan camat memperkuat deteksi dini usai bentrokan di Matraman.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
DPRD DKI Soroti Bentrokan Matraman, RT/RW hingga Aparat Diminta Perkuat Pengawasan
Indonesia
DPR Minta Kepolisian Bergerak Cepat Redam Konflik usai Bentrokan di Menteng
Anggota Komisi III DPR RI meminta kepolisian memperkuat kamtibmas, meningkatkan patroli, dan mencegah aksi balasan usai bentrokan antarwarga di Menteng.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
DPR Minta Kepolisian Bergerak Cepat Redam Konflik usai Bentrokan di Menteng
Indonesia
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bentrokan di Matraman tidak boleh dikaitkan dengan isu suku atau etnis.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Bagikan