Ribuan Warga Rebutan Gunungan, Keraton Membatasi Pengunjung
Deskripsi : gunungan Grebeg Maulud (Foto: Twitter @IndonesiaKaya)
MerahPutih Budaya - Ribuan warga memadati peringatan Maulid Nabi Muahmmad SAW yang diselenggarakan Keraton, di Halaman Masjid Gede Kauman, Kota Yogyakarta, Senin (12/12).
Sebagian besar mereka turut serta dalam memperebutkan gunungan Grebeg Maulud.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini Keraton menyediakan tujuh gunungan hasil bumi. Ketujuh gunungan tersebut terdiri atas gunungan kakung, puteri, gepak, darat, pawuhan, dan dua gunungan jaler diarak ratusan prajurit dari Siti Hinggil Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Pihak Keraton, Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Yudhaningrat, menyatakan bahwa pengunjung tahun ini jauh lebih banyak daripada pengunjung tahun-tahun sebelumnya. Ia menegaskan, sebelum pelaksanaan hari ini, jumlah petugas keamanan telah ditambah guna menjaga kelancaran acara.
"Kami sudah antisipasi. Karena memang hari ini bersamaan dengan libur panjang," paparnya.
Tidak hanya petugas keamanan, beberapa titik pun dibatasi dari desakan warga yang ingin berebut gunungan. Utamanya, titik halaman Masjid Gede Kauman. Petugas tampak menutup gerbang Masjid guna menghindari desakan ribuan warga.(Fre)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Kearifan Lokal Jaga Warga Bikin Yogyakarta Cepat Pulih Dari Demo Berujung Rusuh