Mahalnya Energi di Indonesia Penyebab Maraknya PHK

Fadhli Fadhli - Senin, 12 Oktober 2015
Mahalnya Energi di Indonesia Penyebab Maraknya PHK

Buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) berunjuk rasa menentang PHK massal di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (1/9). (Foto Antara/R Rekotomo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Tidak dapat dimungkiri sekarang ini Indonesia tengah mengalami krisis energi. Mahalnya energi di Indonesia seperti bahan bakar minyak (BBM), akhirnya juga menjadi penyebab maraknya PHK.

Kondisi ekonomi global juga sangat berimbas terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang juga mengancam kehidupan banyak buruh. Pasalnya tidak sedikit perusahaan yang terpukul dan memilih menutup perusahaannya.

Penutupan beberapa perusahaan akhirnya berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK). Direktur Eksekutif Institute for Development Economic and Finance (Indef), Enny Sri Hartati mengatakan, pemicu kolapsnya perusahaan dalam negeri juga disebabkan oleh mahalnya harga energi dalam negeri.

"Perusahaan yang kolaps itu bukan hanya karena mahalnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, tapi itu karena energi kita juga yang ketinggian," tutur Enny, dalam diskusi publik 'Energi Kita' di Gedung Hall Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Minggu (11/10).

Enny menyebutkan angka PHK di sektor pertekstilan Indonesia sudah mencapai angka 36.000 tenaga kerja hingga awal Oktober 2015. Di mana sektor tekstil sangat ketergantungan dengan energi. Sehingga mahalnya harga jual energi sangat membebani pelaku usaha.

"Artinya penentuan harga energi sesuai kondisi pasar menjadi persoalan," tambah Enny. (rfd)

 

Baca juga:

  1. BPS Buka Lowongan Untuk 400.000 Orang, Ini Syarat Dan Formasinya
  2. Lakukan Sensus Ekonomi, Pemerintah Kucurkan Anggaran Rp. 3,4 triliun
  3. Keluarkan Paket Kebijakan, APRINDO Ngarep Pemerintah Izinkan Penjualan Miras
  4. Pemerintah Diminta Fokus Tangani Korban PHK
  5. Kisruh Harga BBM, Bukti Pemerintah Belum Transparan Tetapkan Harga BBM
#Liputan Khusus #INDEF #Enny Sri Hartati #BBM #PHK #PHK Massal #Indonesia Krisis Energi
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Pesangon tak Kunjung Dibayar, Eks Buruh Sritex Demo di PN Niaga Semarang
Aksi para mantan buruh Sritex tersebut bagian dari menuntut hak karyawan setelah kena PHK massal.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Pesangon tak Kunjung Dibayar, Eks Buruh Sritex Demo di PN Niaga Semarang
Indonesia
Resmikan Proyek Refinery, Prabowo: Infrastruktur Energi Skala Besar Dilakukan 32 Tahun Lalu
Diketahui, pada 1994, Presiden ke-2 RI Soeharto meresmikan kilang Pertamina di Balongan, Indramayu, Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Resmikan Proyek Refinery, Prabowo: Infrastruktur Energi Skala Besar Dilakukan 32 Tahun Lalu
Indonesia
Bulog Tiru Program BBM Pertamina, Harga Beras Sama Se-Indonesia
Berdasarkan proyeksi Badan Pangan Nasional, produksi beras Indonesia pada 2026 diperkirakan mencapai 34,7 juta ton, atau relatif setara dengan capaian produksi tahun sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Bulog Tiru Program BBM Pertamina, Harga Beras Sama Se-Indonesia
Indonesia
Mandatori Bioetanol E10 Berlaku 2028, Toyota Langsung Tancap Gas Investasi
Sebagai stimulus, pemerintah menjanjikan insentif khusus bagi investor yang bersedia membangun pabrik etanol di dalam negeri
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Mandatori Bioetanol E10 Berlaku 2028, Toyota Langsung Tancap Gas Investasi
Indonesia
Makan Enak Enggak Harus 'Ngutang', INDEF Bongkar Strategi Fiskal MBG Biar Aman
INDEF memberikan sejumlah rekomendasi agar program unggulan ini tetap berkelanjutan tanpa mengganggu kapasitas fiskal negara
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Makan Enak Enggak Harus 'Ngutang', INDEF Bongkar Strategi Fiskal MBG Biar Aman
Indonesia
Ini Penyebab Persoalan Pengangguran Usia Muda dan Terdidik Melonjak
Saat ini terjadi mismatch antara keterampilan yang dibutuhkan industri dengan kompetensi yang diajarkan lembaga pendidikan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Ini Penyebab Persoalan Pengangguran Usia Muda dan Terdidik Melonjak
Indonesia
Ekonomi Melambat, PHK Bakal Terus Terjadi di 2026
Pemutusan hubungan kerja (PHK) terus meningkat. Sepanjang 2025, sekitar 80 ribu pekerja tercatat terkena PHK, dengan konsentrasi terbesar di Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Ekonomi Melambat, PHK Bakal Terus Terjadi di 2026
Indonesia
DPR Minta Aksi Nyata Pemerintah Atasi Antrean Kendaraan di SPBU Sumbar, Jangan Lempar Tanggung Jawab
Shadiq mendesak pemerintah pusat untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jalur distribusi energi di daerah terdampak bencana
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
DPR Minta Aksi Nyata Pemerintah Atasi Antrean Kendaraan di SPBU Sumbar, Jangan Lempar Tanggung Jawab
Indonesia
Buruan Cek, BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP Turun Harga per Januari 2026
PT Pertamina kembali menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi berlaku mulai hari ini, Kamis (1/1).
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Buruan Cek, BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP Turun Harga per Januari 2026
Indonesia
Update Harga BBM 1 Januari 2026: Pertamina, Shell, BP, Vivo Kompak Turun
Pertamax jadi Rp12.350, Dexlite turun drastis
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Januari 2026
Update Harga BBM 1 Januari 2026: Pertamina, Shell, BP, Vivo Kompak Turun
Bagikan