Kisah Hikmah Seorang Relawan Palang Hitam
Hikmah, seorang relawan Palang Merah saat diwawancara merahputih.com, di kantor Palang Hitam, Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (26/10). (Foto: MP/Fachruddin Chalik)
MerahPutih Megapolitan - Hikmah, seorang relawan Palang Hitam menceritakan banyak pengalaman unik hingga mistis saat ia mengevakuasi mayat. Berikut kisah Hikmah sebagai relawan Palang Hitam.
Hikmah, begitu wanita ini akrab disapa rekan kerja sesama Palang Hitam, secara tak sengaja ia masuk menjadi relawan Palang Hitam. Awalnya, ia bekerja menjadi relawan Palang Hitam karena diajak untuk membantu sang mertua yang sudah terlebih dahulu menjadi relawan Palang Hitam.
Hikmah selalu ingat tentang kisah mayat pecah yang dialaminya ketika seseorang bertanya pengalamannya sebagai relawan Palang Hitam. Hal tersebut diceritakan Hikmah saat merahputih.com menyambangi ruang kerjanya, di kantor Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Jalan KS Tubun Nomor 1, Jakarta Pusat, Senin (26/10).
"Gaji mah ya, dibilang cukup gak cukup, disyukuri aja, Mas. Saya di sini bertugas sebagai pemusalaran (perawatan) jenazah. Jadi Palang Hitam itu terbagi dua tim. Tim pertama yang menyapu dan mengambil mayat dari jalan, tim kedua yang merawat, memandikan dan mengantarkannya ke liang kubur. Saya tim kedua, Mas. Jadi kerjaan saya ngedandanin jenazah," tuturnya sambil bergurau.
Banyak pengalaman yang dijumpai Hikmah selama dirinya menjadi relawan Palang Hitam. Dari mulai pengalaman lucu, unik, menegangkan, bahkan menyeramkan. Seperti ceritanya saat pertama kali bekerja.
"Waktu pertama bekerja, kita awalnya diajak ke lapangan dulu sebelum mandiin jenazah. Waktu itu ditelepon sama polisi buat ngambil mayat yang udah tujuh hari, ditemuin di kamar kost. Waktu kita datang mayatnya udah bengkak, pas kita angkat, enggak taunya pecah semua, muncrat deh semua cairan yang ada di tubuh mayat, gatel itu kalau kena kulit, bisa sampai korengan," ujarnya. (aka)
Baca Juga:
- Meski Gaji Minim, Atribut Relawan Palang Hitam Optimal
- Dilema Relawan Palang Hitam
- Sempat Vakum, Palang Hitam Muncul Kembali Tahun 90-an
- Relawan Palang Hitam Pahlawan bagi Mayat Telantar
- Relawan Palang Hitam Butuh Kepastian Masa Depan
Bagikan
Berita Terkait
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Solusi Air Bersih untuk Warga Jakarta, PAM JAYA–TP PKK Salurkan Toren Gratis
Gubernur Pramono Sebut RDF Rorotan Bisa Kurangi Masalah Sampah di Jakarta, Tanggapi Tuntutan Penutupan dari Warga
Wagub Rano Karno Beberkan Sejumlah Program Strategis Jakarta Top Global
Pemprov DKI Pastikan Pembangunan Waduk Aseni Kalideres Rampung Tahun Ini
Film 'Extraction: Tygo' akan Syuting di Kota Tua, ini Pengalihan Arus yang Dilakukan Dishub DKI
30 RT di Jakarta masih Kebanjiran Jumat (30/1) Malam
Jalan di Jakarta Berlubang, Laporkan Lewat Aplikasi JAKI atau hotline 0213844444
Pramono bakal Perluas Pelabuhan Muara Angke, Atasi Penumpukan Kapal
Pramono Sikat Penjual Tramadol di Kawasan Tanah Abang