Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Izin Investasi Dipercepat, Tapi Ada Syaratnya

Luhung SaptoLuhung Sapto - Selasa, 29 September 2015
Izin Investasi Dipercepat, Tapi Ada Syaratnya

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani (kiri) di Cikarang, Jawa Barat, Selasa (25/8). (Foto Antara/Reno Esnir)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Pemerintah mengeluarkan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II yang dititikberatkan untuk mendorong investasi langsung dari luar negeri (Foreign Direct Investment/FDI). Pemerintah akan melakukan deregulasi peraturan pengurusan perizinan yang selama ini menjadi hambatan masuknya investasi asing. 

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan siap memproses pengurusan perizinan investasi menjadi 3 jam sesuai arahan Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution. Franky mengatakan pemberian kemudahan perizinan menjadi 3 jam bagi calon investor yang memenuhi syarat-syarat, nilai proyek mencapai Rp100 miliar, mempekerjakan 1.000 tenaga kerja Indonesia, dan investor juga menandatangani komitmen kementerian teknis untuk beroperasi di kawasan industri. 

"Investor juga harus membangun pengolahan limbah pabrik. Ini menjadi persyaratan mutlak. Pasalnya, kawasan industri sudah memiliki analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal)," ungkap Franky di Jakarta, Selasa (29/9). Setelah memenuhi syarat-syarat tersebut, kata Franky, BKPM akan mengurus perizinan dalam waktu 3 jam untuk calon investor. Adapun perizinan yang bisa diselesaikan dalam 3 jam meliputi pengurusan izin prinsip, akte perusahaan, dan NPWP.

Indonesia menduduki peringkat keenam di ASEAN dalam hal waktu pengurusan perizinan investasi, dengan lama waktu proses 52 hari sementara Singapura dan Malaysia rata-rata bisa menyelesaikan perizinan dalam 2-3 hari saja. Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas, Menko Perekonomian Darmin Nasution menyatakan pengurusan perizinan investasi akan dipangkas dari 52 menjadi satu hari. Bahkan, Darmin menyatakan pengurusan perizinan bisa dituntaskan dalam waktu 3 jam. (Abi) 

Baca Juga: 

  1. Pemerintah Bebaskan PPN Alat Transportasi
  2. Kemenkeu Akan Naikkan Cukai Rokok, Kemenperin Keberatan
  3. Pengurusan Izin Investasi Dipangkas Jadi 3 Jam
  4. PPN Rokok Naik Jadi 8,7 Persen Mulai 2016
  5. BKPM Ambil Langkah Strategis Guna Percepatan Infrastruktur
#Presiden Jokowi #Darmin Nasution #Paket Kebijakan Ekonomi Tahap II #BKPM #Franky Sibarani
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
BKPM Tawarkan Bisnis Data Center Indonesia ke Investor China, Market Pasarnya Bisa Tembus Rp 29,8 T
BKPM tawarkan peluang investasi data center Indonesia ke investor China. Nilai pasar diproyeksikan Rp 29,8 triliun pada 2026 dan tumbuh hingga Rp 56,7 triliun pada 2031.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
BKPM Tawarkan Bisnis Data Center Indonesia ke Investor China, Market Pasarnya Bisa Tembus Rp 29,8 T
Indonesia
Indonesia Tawarkan Investasi Data Center ke China, Potensi USD 3,48 Miliar
Nilai pasar data center Indonesia mencapai sekitar 1,44 miliar dolar AS pada 2025 dan diperkirakan meningkat menjadi 1,83 miliar dolar AS pada 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Indonesia Tawarkan Investasi Data Center ke China, Potensi USD 3,48 Miliar
Indonesia
Realisasi Investasi hingga Semester I Capai Rp 1.010 T, Lokasi Didominasi Luar Jawa dengan Serapan 1,4 Juta Pekerja
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengatakan pemerintah telah mencapai 49,5 persen dari target investasi tahun ini.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Realisasi Investasi hingga Semester I Capai Rp 1.010 T, Lokasi Didominasi Luar Jawa dengan Serapan 1,4 Juta Pekerja
Indonesia
Danantara Merger 4 BUMN di Bawah Mandiri Manajemen Investasi, Terbesar di Indonesia
Danantara menggabungkan empat perusahaan asset management BUMN menjadi satu entitas di bawah Mandiri Manajemen Investasi. Konsolidasi ini membentuk perusahaan asset management terbesar di Indonesia.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 Juli 2026
Danantara Merger 4 BUMN di Bawah Mandiri Manajemen Investasi, Terbesar di Indonesia
Indonesia
Implementasi KBLI 2025 Dipermudah, Bisa Konversi Otomatis di AHU dan OSS
KBLI 2025 ini juga memberikan dua skema kemudahan, yaitu kebijakan konversi otomatis juga penyesuaian manual.
Dwi Astarini - Kamis, 23 April 2026
Implementasi KBLI 2025 Dipermudah, Bisa Konversi Otomatis di AHU dan OSS
Indonesia
Investasi Capai Rp 498 Trilun di Triwulan 1, Serap 706.569 Tenaga Kerja
Daerah realisasi PMDN dan PMA triwulan I 2026 adalah Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Sulawesi Tengah
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 April 2026
Investasi Capai Rp 498 Trilun di Triwulan 1, Serap 706.569 Tenaga Kerja
Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Danantara telah berdiskusi dengan Kamar Dagang Swiss (Swiss Chamber of Commerce) mengenai potensi kerja sama dalam proyek tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Indonesia
Proyek Kilang sampai Budidaya Unggal Bakal Groundbreaking di Februari 2026
Beberapa proyek strategis diantaranya Proyek Bauksit, Alumunium, Bioavtur, Refinery (Kilang), hingga Proyek Budidaya Unggas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Proyek Kilang sampai Budidaya Unggal Bakal Groundbreaking di Februari 2026
Indonesia
Hilirisasi SDA Ditargetkan Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Januari hingga September 2025, sektor hilir berhasil menarik investasi sebesar Rp 431 triliun atau lebih dari 30 persen dari total realisasi investasi nasional
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 Desember 2025
Hilirisasi SDA Ditargetkan Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Bagikan