Iran Minati Investasi Pembangkit Listrik, Ini Kata Jokowi
Presiden Jokowi saat meninjau pembangunan tol di Sumsel (3/3). (Foto:Humas/Said)
MerahPutih Bisnis - Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa Indonesia dan Iran ingin menjalin kerjasama investasi. Indonesia akan berinvestasi di Iran untuk bidang-bidang yang berkaitan dengan minyak, dan gas, serta pupuk sementara Iran berminat investasi ke Indonesia di bidang pembangkit listrik.
“Dan Iran akan berinvestasi ke Indonesia di bidang pembangkit listrik, baik yang mikrohidro maupun yang angin karena mereka memiliki teknologi untuk itu,” jelas Presiden seperti dikutip dari Setkab.go.id, Senin (7/3).
Indonesia ingin mendorong realisasi kesepakatan kerja sama kedua negara di bidang energi dan migas. Mengundang Iran untuk berinvestasi pada berbagai proyek pembangunan di Indonesia. Mendorong kerja sama perdagangan kedua negara, utamanya perluasan pasar produk komoditi Indonesia.
“Dan juga hubungan perbankan akan segara kita buka kembali karena ini salah satu kendala yang kita hadapi,” tambah Kepala Negara.
Presiden Jokowi menyampaikan bahwa kendala tersebut telah disampaikan kepada Ketua OJK dan telah disanggupi bahwa ini akan segera dibuka. Sehingga pengembangan dan memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dengan Iran dapat segera dilakukan.
BACA JUGA:
- Paket Kebijakan IX, Jokowi Akan Terbitkan Perpres Pembangunan Infrastruktur Listrik
- Perlambatan Ekonomi Tidak Halangi Minat Tiongkok Investasi di Sektor Kelistrikan
- Pemerintah Beri Kemudahan untuk Investor Pembangkit 35.000 MW
- Dapat Pinjaman, PLN Akan Investasikan di Proyek Pembangkit 35.000 MW
- Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi Tak Menarik bagi Investor Listrik
Bagikan
Berita Terkait
Negara-Negara Eropa Perintahkan Warganya Secepatnya Tinggalkan Iran
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI
Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Proyek Kilang sampai Budidaya Unggal Bakal Groundbreaking di Februari 2026
Iran Bergolak, Demo Ekonomi Berubah Ricuh hingga 2.000 Orang Tewas
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran