Hentikan Semua Kompetisi, Langkah PSSI Sudah Tepat?

Muchammad YaniMuchammad Yani - Senin, 04 Mei 2015
Hentikan Semua Kompetisi, Langkah PSSI Sudah Tepat?

Arema melawan Persija pada pertandingan QNB League di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (4/4). (Foto: ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Sepak Bola - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi menghentikan QNB League sekaligus membatalkan semua kompetisi setelah hasil rapat Komite Eksekutif PSSI di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Sabtu (2/5).

Menurut Wakil Ketua Komisi X, Ridwan Hisjam, keputusan itu dinilai sangatlah tepat. Ridwan menjelaskan bahwa tindakan PSSI tersebut demi menyelamatkan anggotanya yakni klub-klub peserta kompetisi itu sendiri.

“Saya lihat PSSI mengambil langkah force majeure adalah demi kepentingan klub-klub yang bertanding. PSSI tidak bisa disalahkan. Ini klub-klub kan perusahaan yang main di liga profesional. Bagaimana mungkin klub mau membayar terus pemain sementara kompetisinya tidak ada,” ungkap Ridwan seperti dikutip laman resmi PSSI, Minggu (3/5).

“Saya memahami kenapa kompetisi harus diberhentikan karena demi kepentingan anggotanya. Klub ini kan anggota PSSI, saya yakin ini aspirasi anggota (klub-klub anggota PSSI). Kalo tidak dapat izin dari Menpora atau kepolisian, ini bisa mati semua klub-klub itu,” tambahnya.

"Itu jelas secara otomatis harus di force majeure oleh PSSI. Untuk itu, ayolah keduanya harus duduk bersama. Tapi semuanya harus sesuai aturan. Baik itu undang-undang SKN (Sistem Keolahragaan Nasional), peraturan pemerintah, dan baik itu juga statuta FIFA. Itulah yang Menteri harus tahu,” sambung Ridwan.

Ridwan menambahkan, jika Menpora tidak segera mengehentikan intervensi pembekuan PSSI, maka nasib sepak bola Indonesia tingga menunggu sanksi FIFA.

 


Baca Juga:

Mantan Manajer Persepam: Kompetisi Dihentikan, Seolah PSSI Tak Salah

PSSI Kirim Surat "Suara Hati Anak Bangsa" pada Menpora

PSSI Bentuk Tim Kuasa Hukum

PSSI Resmi Gugat Menpora

Konflik PSSI yang Tak Lekang dari Tahun ke Tahun

#Sepak Bola Indonesia #BekukanPSSI
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Olahraga
Pelatih Timnas Bulgaria: Sepak Bola adalah Agama di Indonesia
Alexander Dimitrov pernah menjadi pemain Persipura Jayapura. Selain itu, asisten pelatih Persipura dan Timnas Indonesia.
Frengky Aruan - Selasa, 20 Januari 2026
Pelatih Timnas Bulgaria: Sepak Bola adalah Agama di Indonesia
Olahraga
Sepak Bola Indonesia Dirundung Duka, Legenda Sekaligus Asisten Pelatih Arema FC Meninggal Dunia di Momen 100 Tahun Stadion Gajayana
Legenda sekaligus asisten pelatih Arema FC, Kuncoro, meninggal dunia di momen 100 tahun Stadion Gajayana.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
Sepak Bola Indonesia Dirundung Duka, Legenda Sekaligus Asisten Pelatih Arema FC Meninggal Dunia di Momen 100 Tahun Stadion Gajayana
Olahraga
Indonesia U-17 Libas India 3-1, Ketum PSSI Erick Thohir Belum Puas
Erick Thohir menyatakan belum saatnya bagi pemain dan pelatih Timnas Indonesia U-17 untuk merasa puas.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Agustus 2024
Indonesia U-17 Libas India 3-1, Ketum PSSI Erick Thohir Belum Puas
Indonesia
Legislator Ingatkan Pemerintah Kedepankan DBON, Bukan Naturalisasi
Pemerintah Indonesia telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019
Angga Yudha Pratama - Kamis, 06 Juni 2024
Legislator Ingatkan Pemerintah Kedepankan DBON, Bukan Naturalisasi
Bagikan