Hati-hati Zakat Jatuh ke Tangan Pelaku Terorisme

Luhung SaptoLuhung Sapto - Selasa, 28 Juni 2016
Hati-hati Zakat Jatuh ke Tangan Pelaku Terorisme

Penyaluran Zakat Fitrah di Masjid Isriqlal, Jakarta Pusat, Senin (13/7). (Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Zakat diharapkan diterima oleh pihak yang tepat dan bertujuan membersihkan jiwa orang yang berzakat. Islam mendahulukan yang terdekat dulu dalam pemberian zakat. Dekat di sini artinya bisa sanak dekat, sanak jauh, tetangga, lingkungan kerja yang memang membutuhkan. Jangan memberi ke pihak yang diragukan seperti pelaku terorisme yang menjadikan momentum bulan Ramadan untuk mencari dana dengan berdalih zakat. 

“Kita tak perlu menyalurkan zakat ke pihak yang diragukan seperti keluarga teroris yang dianggap syuhada. Aturan Islam mengatakan bahwa seorang harus memberi zakat kepada yang yang terdekat dengan kita terlebih dahulu,” kata anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Siti Masrifah kepada media, Selasa (28/6). 

Hal ini untuk menanggapi maraknya imbauan situs-situs radikal untuk memberi zakat kepada keluarga syuhada yang hidup yatim piatu. Sebagian besar yang dianggap syuhada di sini adalah orang-orang yang mencelakakan orang lain karena keyakinan yang salah soal 'berjuang di jalan Allah'. “Tak perlu disalurkan ke mereka jika dikhawatirkan akan jatuh ke tangan pelaku terorisme,” katanya.

Masrifah mengatakan bahwa zakat bertujuan untuk tazkiyatun nafs (membersihkan jiwa) orang yang berzakat.  

“Sesuai tujuannya,  diharapkan zakat yang dikeluarkan itu sampai kepada orang-orang atau pihak yang tepat, sehingga jangan sampai niat yang baik menghasilkan sesuatu yang tidak baik. Ini bertolak belakang dengan roh atau tujuan zakat itu,” kata Masrifah.

Dia mengingatkan bahwa  secara bahasa, zakat berasal dari bahasa Arab yang berarti suci, bertambah dan berkembang, berkah, dan terpuji. Sedangkan secara istilah syara’, zakat berarti suatu bentuk ibadah kepada Allah SWT dengan mengeluarkan sebagian harta dan hukumnya wajib untuk dikeluarkan sesuai aturan dan diberikan kepada golongan-golongan tertentu yang berhak menerimanya.

“Dengan melaksanakan zakat, berarti kita telah membersihkan harta yang kita miliki. Zakat dilakukan setahun sekali tepatnya pada bulan Ramadhan. Dengan mengeluarkan zakat, bukan berarti harta yang dimiliki akan habis, tentu tidak. Zakat itu artinya mensucikan, membersihkan, menambah. Jadi, sebagian harta yang wajib dikeluarkan itu, walaupun terlihat berkurang akan tetapi pada dasarnya akan bertambah jumlah dan keberkahannya, serta akan mensucikan dan membersihkan diri dari segala dosa,” katanya.

“Di dalam Al Quran ada delapan golongan menerima zakat yaitu fakir, miskin, riqob, gharim, mu'alaf, fi sabilillah, ibnu sabil dan amil zakat, tapi kita harus mendahulukan kaum diatas yang dekat dengan kita dulu,” katanya. 

Dia mengingatkan Ramadhan identik dengan bulan berbagi, nilai keadilan antar sesama, dan masih banyak lagi nilai-nilai lain yang harus dijaga.

Sementara itu, Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan Fakultas Adab dan Ilmu Humaiora Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Zubair mengatakan sejatinya anak yatim wajib dibantu terlepas dari latar belakang keluarga mana, bahkan non muslim sekali pun.  

“Kita wajib perhatikan dan berfikir bijak jika ada label syuhada dan mujahidin.  Di sinilah peran pemerintah dibutuhkan, jangan sampai masyarakat terjebak mendukung terorisme. Caranya, Pemerintah sebaiknya mengambil alih tugas tersebut sebagaimana amanat UUD 1945. Jangan biarkan mereka mengambil simpatik masyarakat dengan kondisi keluarga mereka tersebut,” katanya.

BACA JUGA:

  1. Bendung Radikalisme, Indonesia Butuh Kedaulatan Cyber
  2. Pondok Pesantren Benteng Terbaik Melawan Radikalisme dan Terorisme
  3. Tokoh Agama Dituntut 'Melek' Internet
  4. Ramadan Momentum Menyelamatkan Manusia dari Ancaman Terorisme
  5. Workshop Duta Damai Dunia Maya Lahirkan 8 Situs Damai

 

#Islam #Ramadan #Terorisme #Zakat
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Sekolah Libur Ramadan 16-23 Februari, Lebaran 16-29 Maret
Informasi viral di Facebook tentang surat edaran libur sekolah selama Ramadan 2026 terbukti hoaks.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Sekolah Libur Ramadan 16-23 Februari, Lebaran 16-29 Maret
Indonesia
Pemerintah Tetapkan Harga Sapi Hidup Rp 55.000 Per Kilogram, Melanggar Bakal Ditindak
Harapan agar harga daging sapi tidak melebihi Rp 140.000 per kg selama periode Hari Beras Keagamaan Nasional (HBKN).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Februari 2026
Pemerintah Tetapkan Harga Sapi Hidup Rp 55.000 Per Kilogram, Melanggar Bakal Ditindak
Indonesia
DPRD DKI Bersiap Sidak Pasar, Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Puasa
Komisi B DPRD DKI Jakarta akan melakukan sidak ke pasar tradisional jelang Ramadan 2026 untuk mengawasi harga bahan pokok dan memastikan pasokan pangan aman.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
DPRD DKI Bersiap Sidak Pasar, Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Puasa
Indonesia
Permintaan Daging Naik, Pramono Pastikan Pasokan Aman Jelang Imlek dan Ramadan
Saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mempersiapkan stok pangan untuk hari besar keagamaan Imlek hingga Idul Fitri mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
Permintaan Daging Naik, Pramono Pastikan Pasokan Aman Jelang Imlek dan Ramadan
Indonesia
Pemprov DKI Klaim Ketersedian Pangan Cukup Jelang Imlek dan Puasa
Ketersediaan pangan di Jakarta terpantau dalam kondisi cukup meskipun terdapat kenaikan kebutuhan pangan.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Pemprov DKI Klaim Ketersedian Pangan Cukup Jelang Imlek dan Puasa
Indonesia
Ramadan Tinggal Hitungan Hari, Komisi B DPRD DKI Belum Rapat dengan BUMD Pangan
Komisi B DPRD DKI Jakarta belum menggelar rapat dengan BUMD pangan jelang Ramadan, namun terus memantau potensi lonjakan harga bahan pokok.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 02 Februari 2026
Ramadan Tinggal Hitungan Hari, Komisi B DPRD DKI Belum Rapat dengan BUMD Pangan
Lifestyle
Baratan: Tradisi Unik Nisfu Sya'ban di Jepara Sebagai Simbol Keselamatan Menjelang Bulan Suci Ramadan
Keunikan tradisi ini terletak pada penyajian makanan khas bernama Puli
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Baratan: Tradisi Unik Nisfu Sya'ban di Jepara Sebagai Simbol Keselamatan Menjelang Bulan Suci Ramadan
Lifestyle
Nisfu Syaban 1447 Hijriah Jatuh 3 Februari 2026, Momentum Emas Raih Syafaat Nabi Muhammad
Pada periode ini, intensitas ibadah biasanya meningkat tajam karena masyarakat meyakini adanya keberkahan khusus yang diturunkan Allah SWT
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Nisfu Syaban 1447 Hijriah Jatuh 3 Februari 2026, Momentum Emas Raih Syafaat Nabi Muhammad
Indonesia
Kemenag akan Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan 17 Februari 2026, Masjid IKN Jadi Lokasi Rukyatul Hilal
Kemenag akan menggelar Sidang Isbat penetapan awal Ramadan pada 17 Februari 2026. Libatkan ormas Islam, MUI, BMKG, hingga rukyatul hilal di 37 titik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Januari 2026
Kemenag akan Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan 17 Februari 2026, Masjid IKN Jadi Lokasi Rukyatul Hilal
Indonesia
Insentif Lebaran Akan Digelontorkan Rp 16 Trlliun, Salah Satunya Buat Diskon Mudik
insentif tersebut dirancang untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengantisipasi lonjakan mobilitas selama musim mudik Lebaran.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Januari 2026
Insentif Lebaran Akan Digelontorkan Rp 16 Trlliun, Salah Satunya Buat Diskon Mudik
Bagikan