Harga Premium Tetap, Harga Solar Turun Jadi Rp6.700 per Liter

Luhung SaptoLuhung Sapto - Rabu, 07 Oktober 2015
Harga Premium Tetap, Harga Solar Turun Jadi Rp6.700 per Liter

Petugas SPBU melakukan simulasi pengisian bahan bakar minyak jenis pertalite pada SPBU di Jalan Tol Cikopo-Palimanan, Jawa Barat, Sabtu (13/6). (Foto Antara/Vitalis Yogi Trisna)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Pemerintah mengumumkan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sebagai bagian dari Paket Kebijakan Ekonomi Tahap III. Kecuali BBM jenis Premium, harganya tidak berubah seperti saat ini.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution membacakan perubahan harga BBM ini ditujukan untuk memotong biaya ekonomi. 

"Harga avtur, elpiji 12 kg, pertamax dan pertalite turun tahun ini. Sedangkan harga BBM jenis premium dipertahankan alias tetap," kata mantan Gubernur BI ini di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/10).

Harga BBM jenis Pertamax diturunkan dari Rp9.250 per liter menjadi Rp9.000 per liter, sedangkan BBM jenis Pertalite turun dari Rp8.400 per liter menjadi Rp8.300 per liter. Harga avtur, bahan bakar pesawat terbang, untuk penerbangan internasional diturunkan 5,33 persen, sedangkan avtur untuk penerbangan domestik diturunkan 1,4 persen. 

Sedangkan harga elpiji ukuran 12 kg turun dari Rp141.000 per tabung menjadi Rp134.000 per tabung.

Saat ini harga BBM jenis premium sebesar Rp7.400 per liter (harga di Pulau Jawa, Madura, Bali) dan Rp7.300 (luar Pulau Jawa, Madura, dan Bali). Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan harga BBM bersubsidi jenis premium tidak akan naik sampai akhir tahun 2015. Sebab, pemerintah ingin mempertahankan pertumbuhan ekonomi.

Sementara pemerintah menurunkan harga BBM jenis solar, baik solar bersubsidi maupun non subsidi. Harga solar turun Rp200 per liter menjadi Rp6.700 per liter. Sebelumnya harga solar sebesar Rp6.900 per liter. (Luh)

Baca Juga:

  1. Harga BBM Premium Tidak Naik Sampai Akhir 2015
  2. Pemerintah Akan Umumkan Harga BBM Minggu Ini
  3. Penurunan Harga BBM dalam Paket Ekonomi III Hanya Pencitraan
  4. Harga BBM Melambung, Nelayan Tradisional Menjerit
  5. Diam-Diam Pertamina Kembali Naikkan Harga BBM
#Paket Kebijakan Ekonomi Tahap III #Darmin Nasution #Harga BBM #Premium
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Harga Pertamax Naik 32 Persen, DPR Minta ESDM Transparan soal Dasar Perhitungannya
Anggota Komisi XII DPR RI mendesak Kementerian ESDM dan Pertamina menjelaskan secara transparan dasar kenaikan harga Pertamax yang disebut mencapai 32 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Harga Pertamax Naik 32 Persen, DPR Minta ESDM Transparan soal Dasar Perhitungannya
Indonesia
Pertamax Naik, Pemerintah Didesak Kucurkan Program Bantuan Sosial Tunai
Pemerintah harus segera menyiapkan bantuan langsung tunai sebagai bantalan ekonomi bagi kelompok rentan, kelas menengah bawah, serta masyarakat yang paling terdampak
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Pertamax Naik, Pemerintah Didesak Kucurkan Program Bantuan Sosial Tunai
Indonesia
Harga Pertamax 92 Naik, Bisa Bikin Warga Beralih ke Pertalite
Selisih harga semakin lebar antara Pertamax dan Pertalite berpotensi mengubah perilaku konsumen
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
Harga Pertamax 92 Naik, Bisa Bikin Warga Beralih ke Pertalite
Indonesia
YLKI Kritik Harga BBM Naik Mendadak, Tagih Transparansi Pemerintah dan Pertamina
YLKI menyoroti harga BBM naik mendadak. Pemerintah dan Pertamina pun diminta untuk mengungkap penyebabnya.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
YLKI Kritik Harga BBM Naik Mendadak, Tagih Transparansi Pemerintah dan Pertamina
Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, PKS Ingatkan Risiko Inflasi
Kenaikan harga Pertamax membuat daya beli kelas menengah makin tertekan. PKS pun juga mengingatkan adanya risiko inflasi.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, PKS Ingatkan Risiko Inflasi
Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax Berpotensi Picu Migrasi ke Pertalite, DPR Minta Antisipasi
Kenaikan harga Pertamax bisa memicu masyarakat pindah ke Pertalite. DPR pun meminta pemerintah menyiapkan skenario darurat.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Kenaikan Harga Pertamax Berpotensi Picu Migrasi ke Pertalite, DPR Minta Antisipasi
Indonesia
Pertamax Tembus Rp 16.250 per Liter, DPR Bakal Panggil Kementerian ESDM dan Pertamina
Komisi XII DPR segera memanggil Kementerian ESDM dan Pertamina, terkait kenaikan harga Pertamax. Sebab, BBM tersebut kini menembus Rp 16.250 per liter.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Pertamax Tembus Rp 16.250 per Liter, DPR Bakal Panggil Kementerian ESDM dan Pertamina
Indonesia
DPR Tegur Pertamina karena Naikkan Harga Pertamax Diam-Diam
Meskipun Pertamax dan Pertamax Green merupakan BBM nonsubsidi, dampak kebijakan tersebut tetap akan dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
DPR Tegur Pertamina karena Naikkan Harga Pertamax Diam-Diam
Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax Tak Diantisipasi, Migrasi Besar-besaran ke Pertalite Bisa Terjadi
Anggota Komisi XII DPR RI Meitri Citra Wardani meminta pemerintah mengantisipasi dampak kenaikan harga Pertamax menjadi Rp 16.250 per liter.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
Kenaikan Harga Pertamax Tak Diantisipasi, Migrasi Besar-besaran ke Pertalite Bisa Terjadi
Indonesia
Harga Pertamax Naik Tajam, Anggaran Subsidi BBM Berpotensi Meningkat
DPR dan pemerintah masih melakukan simulasi untuk menghitung dampak perpindahan konsumsi BBM terhadap inflasi maupun kebijakan energi secara keseluruhan.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Harga Pertamax Naik Tajam, Anggaran Subsidi BBM Berpotensi Meningkat
Bagikan