Gina: Bangun Pendidikan Calon Pemimpin Masa Depan Bukan Pekerja  Gina Kabid Pendidikan Pemuda Pancasila menyarankan pendidikan itu harus membentuk pemimpin masa depan bukan pekerja (Foto: MP/Facruddin Chalik)

MerahPutih Peristiwa - Sebagai orang yang memiliki konsen tinggi terhadap dunia pendidikan Gina ingin ikut berkontribusi dalam membangun pendidikan bangsa melalui kiprahnya di ormas Pemuda Pancasila dimana Gina menjadi Kabid Pendidikan Srikandi Pemuda Pancasila.

Gina memiliki visi membangun pendidikan anak-anak Indonesia untuk menjadi seorang enterpreuner dan pemimpin masa depan bukan pekerja. Hal tersebut diungkapkan Gina kepada merahputih.com di Jakarta saat acara Mukernas dan HUT Pemuda Pancasila.

“Saya tetap menggunakan kurikulum kementerian pendidikan namun metode belajarnya yang saya ubah, dengan membangun kecintaan anak untuk belajar. Saya akan menerapkan cara di High Scope sebagai metode pendidikan, meski konsepnya dari amerika, namun kurikulumnya tetap milik kita. Dengan menerapkan konsep ini saya berharap anak-anak Indonesia menjadi seorang enterpreuner dan pemimpin-pemimpin masa depan,” ujarnya.

Ketua Bidang Pendidikan Srikandi Pemuda Pancasila ini merasa perlu membangun pendidikan anak sejak usia dini. Dan dengan menerapkan metode kecintaan anak didik terhadap proses belajar-mengajar. Konsep High Scope yang dibangun Gina tidak lepas dari letak georgrafis Indonesia yang terdiri dari gugusan pulau yang terbentang dari Sabang sampai Marauke.

“Konsep ini membangun anak-anak menjadi pemimpin dan enterpleuner masa depan, dengan posisi geografis Indonesia yang sangat kaya ini. Anak-anak ini harus menjadi pemimpin masa depan dan membangun daerahnya masing-masing. Jadi persaingan yang kita bangun adalah bagaimana sesama anak bangsa, bersaing membangun daerahnya masing-masing dengan cara dan visi mereka masing-masing dari pendidikan yang kita terapkan dengan metode ini,” jelasnya.

Selain membangun pendidikan anak, tidak kalah penting, Gina juga berupaya mendidik ibu-ibu muda yang tergabung dalam Srikandi Pemuda Pancasila, karena bagaimanapun menurut Gina, fitrahnya seorang ibu adalah pendidik. Sehingga Gina akan mendidik para ibu muda dengan cara melakukan seminar dan bimbingan secara intensif kepada para ibu muda, dan membangun paradigma berfikir wanita Indonesia untuk mendidik dan melatih anak sebagai seorang enterpleuner.

“Jadi dikita anak-anak dari kegiatan yang paling simple saja, sudah kita ajarkan untuk planning, seperti contohnya saat disekolah anak mau main dimana, misalkan dia mau main di taman, jadi anak sudah terlatih planning kemudian si anak main ditaman kemudian ditengah perjalanan dia pindah. Kita akan tanya kepada anak kenapa kamu pindah? Dan si anak harus kita rangsang untuk berargumentasi, misalkan di bermain taman teman-temannya nggak asik, si anak kita minta pertanggungjawabannya atas pilihan yang dia buat, kita latih dia untuk konsisten. Bapak akan kaget kalau melihat anak-anak kita yang sudah kelas 6 SD mereka mampu presentasi dalam bentuk khayalannya untuk membangun daerah-daerahnya sesuai dengan kearifan lokal, saya sendiri kaget dengernya. Karena visi yang disampaikan belum tentu dimiliki seorang bupati atau wali kota, ”ujarnya.(aka)

Baca Juga:

  1. Kabid Pendidikan Srikandi Pemuda Pancasila: Bangun Kecintaan Belajar itu Penting
  2. Pemuda Pancasila Bangun Pendidikan Bangsa Lewat Srikandi
  3. Ingin Kenal Kearifan Lokal, Eva Toisutta Gabung Pemuda Pancasila
  4. Srikandi Pemuda Pancasila: Nilai Pancasila di Masyarakat Mulai Luntur
  5. Srikandi Pemuda Pancasila Gencarkan Kerja Sama dengan Pemerintah


Eddy Flo

YOU MAY ALSO LIKE