Gedung Putih Diserang Hacker Rusia

Fadhli Fadhli - Rabu, 08 April 2015
Gedung Putih Diserang Hacker Rusia

Presiden AS, Barack Obama sedang berbinvang di halaman Gedung Putih bersama dengan dua mentri lainnya. (Foto: whitehouse)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Amerika - Malalui sebuah penyelidikan, pejabat Amerika Serikat menyatakan, dalam beberapa bulan belakangan, hacker Rusia disinyalir telah mengganggu sistem Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dan menembus bagian sensitif komputer Gedung Putih. (Baca: Hacker Sukses Rampok 100 Bank di Inggris)

Seperti dikutip dari CNN, sementara ini Gedung Putih menyatakan, pelanggaran hanya mempengaruhi sistem unclassified, belum menimbulkan kerusakan yang lebih serius. Namun para hacker memiliki akses ke informasi sensitif, seperti rincian real-time jadwal non publik Presiden. Informasi ini sangat sensitif dan dapat dihargai oleh badan-badan intelijen asing. (Baca: Michelle Obama Menari di Easter Egg Roll)

Sebelumnya, pada bulan Oktober tahun lalu, Gedung Putih mengatakan melihat aktivitas yang mencurigakan dalam jaringan unclassified untuk melayani kantor eksekutif presiden. Sekarang sistem ini telah ditutup secara berkala untuk dilakukan peningkatan keamanan. (Baca: Pencipta Situs Porno UGotPosted Dihukum 18 Tahun Penjara)

Semua badan intelijen AS kini terlibat dalam penyelidikan pelanggaran ini. Hal ini dikarenakan pihak keamanan menganggap serangan terbaru ini adalah serangan paling canggih yang pernah diluncurkan terhadap sistem pemerintah AS. 

Kekacauan ini disalurkan melalui jaringan komputer di seluruh dunia, sama seperti hacker pada umumnya yang sering menyembunyikan jejak mereka dengan cara ini. Namun kini peneliti menemukan jejak kode dan penanda lain yang mereka percaya akan mengarahkan mereka pada hacker yang bekerja untuk pemerintah Rusia itu.

#Rusia #Gedung Putih
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Dunia
Trump Tetap Salahkan Rusia di Balik Rencana Ambil Greenland
Greenland merupakan wilayah otonom Denmark yang telah lama menarik minat Amerika Serikat karena lokasinya yang strategis dan sumber daya mineral melimpah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
Trump Tetap Salahkan Rusia di Balik Rencana Ambil Greenland
Indonesia
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Desersi Brimob Bripda MR ‘Pamer’ Gaji Rubel ke Provos
Bripda MR bergabung menjadi tentara bayaran Rusia dalam konflik dengan Ukraina, serta kini bertugas di wilayah Donbass
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Desersi Brimob Bripda MR ‘Pamer’ Gaji Rubel ke Provos
Indonesia
Bripda Rio Desersi Brimob Aceh Gabung Tentara Rusia Sudah Dipecat Tidak Hormat
Bripda Muhammad Rio telah diberhentikan tidak dengan hormat setelah melakukan pelanggaran disersi dan diduga bergabung dengan tentara bayaran Rusia.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Bripda Rio Desersi Brimob Aceh Gabung Tentara Rusia Sudah Dipecat Tidak Hormat
Indonesia
Jejak Hitam Bripda MR, Desersi Brimob Aceh yang Gabung Tentara Bayaran Rusia
Anggota Brimob Polda Aceh, Bripda Muhammad Rio dilaporkan desersi membelot bergabung dengan tentara bayaran Angkatan Bersenjata Rusia dalam konflik di Ukraina.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Jejak Hitam Bripda MR, Desersi Brimob Aceh yang Gabung Tentara Bayaran Rusia
Dunia
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Negara anggota UE akan berbagi risiko secara kolektif terkait eskalasi konflik Rusia-Ukraina
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Dunia
Rancangan Donald Trump Perjanjian Damai Konflik Ukraina: AS Akui Krimea dan Donbas Sah Milik Rusia
“Rencana ini tidak memaksa Ukraina mengakui Krimea dan Donbas sebagai wilayah Rusia.”
Wisnu Cipto - Kamis, 20 November 2025
Rancangan Donald Trump Perjanjian Damai Konflik Ukraina: AS Akui Krimea dan Donbas Sah Milik Rusia
Dunia
Ekor Patah Masih Nekat Terbang, Helikopter Pabrik Elektronik Penyuplai Militer Rusia Jatuh Tewaskan 5 Orang
Pabrik Elektromekanis Kizlyar dijatuhi sanksi Uni Eropa pada 2024 karena memproduksi peralatan pesawat untuk militer Rusia dalam konflik dengan Ukraina.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 November 2025
 Ekor Patah Masih Nekat Terbang, Helikopter Pabrik Elektronik Penyuplai Militer Rusia Jatuh Tewaskan 5 Orang
Dunia
AS Tidak Punya Penangkal Rudal Burevestnik Milik Rusia
Presiden AS Donald Trump memerintahkan militer Amerika Serikat untuk memulai lagi proses pengujian senjata nuklir setelah 33 tahun dihentikan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 02 November 2025
AS Tidak Punya Penangkal Rudal Burevestnik Milik Rusia
Dunia
Sambil Menyelam Minum Air, Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt Malah Belanja Skincare saat Dampingi Kunjungan Donald Trump di Korea Selatan
Juru bicara berusia 28 tahun itu bahkan memamerkan sedikit penemuan pribadinya di unggahan Instagram Story.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
Sambil Menyelam Minum Air, Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt Malah Belanja Skincare saat Dampingi Kunjungan Donald Trump di Korea Selatan
Dunia
Putin Umumkan Uji Coba Drone Poseidon Sukses, Rudal Nuklir Antarbenua Terkuat Rusia
Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan negaranya telah berhasil melakukan uji coba drone bawah laut bertenaga nuklir, Poseidon
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
Putin Umumkan Uji Coba Drone Poseidon Sukses, Rudal Nuklir Antarbenua Terkuat Rusia
Bagikan