Pantau Dunia, Militer Rusia Kembangkan Aplikasi Intelijen

Fredy WansyahFredy Wansyah - Kamis, 02 April 2015
Pantau Dunia, Militer Rusia Kembangkan Aplikasi Intelijen

Gubernur Sakhalin, ALexander Khoroshavin (kedua kanan) dikawal Petugas Keamanan Federal di sebuah gedung pengadilan tempat ia disidang di Moskow, Rabu (4/3). (Foto: Antara/Reuters/Maxim Z)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Eropa - Rusia memperkuat intelijen di dunia maya dengan mengembangkan aplikasi pendeteksian yang bekerja seperti mata-mata intelijen. Aplikasi tersebut diperkirakan bakal mampu menganalisis dan mengawasi situasi di dunia. (Baca: Ular Masuk ke Pesawat Hebohkan Bandara di Australia)

Pemerintah Rusia memberikan kepercayaan pengembangan aplikasi tersebut kepada perusahaan gabungan Obyedinnyonnaya Priborostroitelnaya Korporatsiya (OPK). "Kami memperkenalkan fitur Cross Language Information Retrieval. Sistem ini mampu memilih data informasi media massa dunia yang berkaitan dengan kata kunci yang telah ditentukan. Bahkan mampu menerjemahkan dan menganalisis berbagai teks dalam bahasa asing," kata Andrey Riznyk, direktur utama proyek pengembangan, seperti dinukil dari RBTH, Kamis (2/4).

Selain media massa di dunia, aplikasi yang khusus digunakan untuk militer ini mampu menjangkau berbagai media sosial. Dengan demikian, Rusia bakal memantau secara aktif selama 24 jam perkembangan isu dunia untuk kepentingan intelijen. (Baca: Arab Saudi: Rusia di Balik Krisis Suriah)

Suara dan gambar menjadi kendala yang tengah dikembangkan oleh pihak pengembang aplikasi. Pasalnya, rangkaian komponen pendeteksian gambar dan suara selama 24 masih belum ditemukan. Rusia menyatakan bahwa pengembangan ini merupakan rencana yang tertunda pada tahun 2003. Kendala utama pada waktu itu terkait pengembangan program dalam perangkat lunak. (fre)

#Aplikasi #Intelijen #Militer Rusia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jubir Kemlu Terima WhatsApp dari WNI Gabung Militer Rusia, Isinya Titip Pesan Buat Menlu
Jubir Kemlu terima pesan WhatsApp dari WNI yang diduga gabung militer Rusia. Pesan dititipkan untuk Menlu Sugiono, investigasi perekrutan ilegal terus digali.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Jubir Kemlu Terima WhatsApp dari WNI Gabung Militer Rusia, Isinya Titip Pesan Buat Menlu
Indonesia
Cara Cek Lulus Seleksi Administrasi STIN 2026: Ingat, Pakai Nomor Bukan Nama!
Ribuan calon taruna-taruni yang mendaftar di Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) akhirnya bisa bernapas lega.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Lulus Seleksi Administrasi STIN 2026: Ingat, Pakai Nomor Bukan Nama!
Indonesia
8 WNI Gabung Militer Rusia, DPR Soroti Konsekuensi Status Kewarganegaraan
Sebanyak 8 WNI bergabung dengan militer Rusia. DPR meminta pemerintah untuk tidak kecolongan lagi.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
8 WNI Gabung Militer Rusia, DPR Soroti Konsekuensi Status Kewarganegaraan
Indonesia
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Modus pelaku biasanya mengakui customer service dari GoPay, lalu meminta data sensitif seperti PIN, password, atau kode OTP.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Indonesia
Komdigi Soroti Pertumbuhan Aplikasi Birokrasi Capai 27 Ribu, tapi Layanan masih tak Optimal
User experiences yang dialami masyarakat masih belum optimal, bahkan masih ada yang meminta dokumen fisik.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Komdigi Soroti Pertumbuhan Aplikasi Birokrasi Capai 27 Ribu, tapi Layanan masih tak Optimal
Indonesia
Prabowo Ultimatum Menteri Hentikan Operasi Aplikasi Minta Data Sama Tidak Saling Terhubung
"Kita tidak boleh mempunyai puluhan aplikasi yang tidak saling berbicara, kita tidak boleh meminta rakyat berkali-kali memasukkan data yang sama," katanya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
Prabowo Ultimatum Menteri Hentikan Operasi Aplikasi Minta Data Sama Tidak Saling Terhubung
Lifestyle
Gojek Resmi Berlakukan Denda Rp 3 Ribu untuk Pembatalan GoCar, ini 4 Fakta Pentingnya
Gojek resmi memberlakukan denda Rp 3.000 bagi pengguna yang membatalkan GoCar. Namun, ada fakta penting yang perlu diketahui.
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
Gojek Resmi Berlakukan Denda Rp 3 Ribu untuk Pembatalan GoCar, ini 4 Fakta Pentingnya
Berita
Transaksi Tokenisasi Aset Saham AS Sepanjang Semester I-2026 Meningkat Tajam
Secara spesifik, tokenisasi aset seperti Nasdaq (QQQX) dan SP500 (SPYX) mengalami kenaikan pesat
Angga Yudha Pratama - Senin, 29 Juni 2026
Transaksi Tokenisasi Aset Saham AS Sepanjang Semester I-2026 Meningkat Tajam
Indonesia
DPR Apresiasi Kebijakan Potongan Tarif Ojol 8 Persen, Ingatkan Risiko Kenaikan Tarif
Komisi V DPR mengapresiasi turunnya potongan tarif ojol 8 persen. Namun, aplikator diminta jangan diam-diam naikkan tarif untuk penumpang.
Soffi Amira - Kamis, 25 Juni 2026
DPR Apresiasi Kebijakan Potongan Tarif Ojol 8 Persen, Ingatkan Risiko Kenaikan Tarif
Indonesia
QR Code MyPertamina Bakal Berubah-ubah, BPH Migas Perketat Pembelian BBM Subsidi
Pemerintah akan mengubah QR Code di MyPertamina. Nantinya, pembelian BBM subsidi akan diperketat.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
QR Code MyPertamina Bakal Berubah-ubah, BPH Migas Perketat Pembelian BBM Subsidi
Bagikan