Fadli Zon: Jusuf Kalla Dibalik Laporan Sudirman Said atas Setya Novanto

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 21 November 2015
Fadli Zon: Jusuf Kalla Dibalik Laporan Sudirman Said atas Setya Novanto

Fadli Zon sedang pamer keris pusaka yang jadi koleksinya (Foto: twitter @fadlizon)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon menilai tindakan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said ihwal melaporkan politikus Golkar Setya Novanto sebagai pencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla dalam perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia ke Mahkamah Kehormatan DPR (MKD) di-backing oleh Jusuf Kalla (JK).

Kata Fadli hal tersebut terlihat ketika Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa presiden Jokowi tidak pernah mengarahkan Menteri ESDM Sudirman Said untuk mengambil tindakan tersebut.

"Yang nyuruh-nyuruh Sudirman Said ini Pak Jusuf Kalla, kan beritanya begitu. Keterangan dari Pak Luhut, Presiden tidak pernah menyuruh atau mengizinkan Sudirman untuk lapor ke MKD," jelas Fadli Zon dalam diskusi publik bertema "Freeport Bikin Repot", di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu, (21/11).

Fadli Zon mengaku tidak tahu secara jelas apa sebab JK menyuruh Sudirman. Namun jika dilihat dari petanya ini merupakan persaingan bisnis antara geng Riza Chalid dengan kelompok dibelakang Sudirman Said. Dimana persaingan bisnis tersebut menimbulkan kekisruhan dalam pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

"Ini sudah menimbulkan kekisruhan didalam pemerintahan," katanya.

Untuk itu Fadli meminta Wakil Presiden JUsuf Kalla untuk lebih menertibkan Sudirman Said.

"Tolonglah pak JK, Sudirman Said iniditertibkan," pungkas Fadli Zon.(rfd)

Baca Juga:

  1. Freeport Rekam Percakapan Setya Novanto Aksi Operasi Intelijen?
  2. Heboh Diisukan Mundur, ini Situasi Kediaman Setya Novanto
  3. Fadli Zon: Ada Kepentingan Asing Dibalik Rekaman Setya Novanto
  4. Fadli Zon : Rekaman Setya Novanto Minta Saham itu Editan
  5. Polemik PT Freeport Pengalihan Isu Kewajiban Divestasi Saham
#Setya Novanto Catut Nama Presiden #Setya Novanto #Sudirman Said #Menteri ESDM #Jusuf Kalla #Fadli Zon
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Dorong Penguatan Pelindungan Warisan Budaya di Negara Anggota BRICS
Deklarasi negara-negara BRICS juga menyatakan bahwa kebudayaan perlu dipertimbangkan sebagai tujuan tersendiri dalam kerangka pembangunan internasional pada masa mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Indonesia Dorong Penguatan Pelindungan Warisan Budaya di Negara Anggota BRICS
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Pertemuan itu membawa pengembalian benda-benda budaya, artefak budaya, yang diselundupkan ke Amerika Serikat secara ilegal dan setelah dilakukan satu provenance research atau asal-usul,.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Berita Foto
Sudirman Said Kembali Diperiksa Jampidsus sebagai Saksi Kasus Petral
Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (17/7/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 17 Juli 2026
Sudirman Said Kembali Diperiksa Jampidsus sebagai Saksi Kasus Petral
Indonesia
Kasus Petral Kembali Mencuat, Sudirman Said Diperiksa Kejagung
Dalam perkara ini, penyidik telah menetapkan tujuh tersangka, yakni Mohammad Riza Chalid (MRC), IRW, BBG, AGS, MLY, NRD, dan TFK.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Kasus Petral Kembali Mencuat, Sudirman Said Diperiksa Kejagung
Indonesia
Warga Lokal Diprioritaskan Bekerja di LNG Abadi Masela, Bahlil Siapkan SDM Migas dari Maluku
Pemerintah memastikan warga lokal menjadi prioritas tenaga kerja Proyek LNG Abadi Masela. Bahlil menyebut anak daerah telah disiapkan melalui pendidikan migas.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Warga Lokal Diprioritaskan Bekerja di LNG Abadi Masela, Bahlil Siapkan SDM Migas dari Maluku
Indonesia
Proyek LNG Abadi Masela Bernilai Rp 352 Triliun Siap Gerakkan Ekonomi Indonesia Timur
Proyek LNG Abadi Masela senilai USD 20,9 miliar diproyeksikan memperkuat ketahanan energi, menyerap 12.000 tenaga kerja, dan menjadi motor pertumbuhan ekonomi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Proyek LNG Abadi Masela Bernilai Rp 352 Triliun Siap Gerakkan Ekonomi Indonesia Timur
Indonesia
DPR Tekankan Transparansi ESDM, Publik Berhak Nikmati Penurunan Harga BBM
Anggota Komisi VI DPR RI Rivqy Abdul Halim minta pemerintah transparan soal harga BBM pasca MoU AS–Iran. Dorong kemandirian energi nasional agar Indonesia tak rentan gejolak global.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
DPR Tekankan Transparansi ESDM, Publik Berhak Nikmati Penurunan Harga BBM
Indonesia
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia resmi terpilih sebagai anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO periode 2026–2030 dengan 113 suara. Fokus pada AI, preservasi digital, dan ketahanan budaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Menbud siap berkoordinasi dengan Danantara terkait tantangan ini untuk mendukung distribusi film nasional yang lebih merata di berbagai wilayah di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Bagikan