Buntut Tewasnya Bripka Taufik, Polisi Sikat Sarang Narkoba

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 23 Januari 2016
Buntut Tewasnya  Bripka Taufik, Polisi Sikat Sarang Narkoba

Ilustrasi polisi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merah putih Megapolitan- Penggerebekan kampung berland, Matraman,Jakarta Pusat, berujung tewasnya anggota Satuan Reserse Narkoba Polsek Senen, Bripka Taufik dan sejumlah anggota lainnya luka-luka, membuat panas jajaran Polda Metro Jaya.

Dua orang pengedar narkoba tewas tertembus timah panas aparat dalam sejumlah penggerebekan baru-baru ini.

Tak puas, polisi pun menyasar Kampung Ambon yang sedari dulu terkenal menjadi 'rumah besar' para pengedar barang haram itu.

Terpantau, ratusan polisi berseragam lengkap mengepung dan menyisir sejumlah rumah di wilayah Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (23/1) sore.

Warga setempat yang kedatangan tamu bersenjata lengkap seperti mendapat tontonan baru, mereka mengerumuni lokasi penggerebekan, melihat dan mendokumentasikan kejadian itu.

Polisi mulai bergerak perlahan-lahan untuk memastikan adanya barang terlarang yang disembunyikan pengedar di rumah dan gang sempit Kampung Ambon. Terbukti, dari hasil penyisiran itu aparat menemukan senjata tajam dan sejumlah barang yang digunakan pengedar narkoba.

"kita amankan 2 orang terduga pengedar narkoba, bersama alat bukti berupa senjata tajam dan narkoba jenis shabu," kata Kasat Narkoba, AKBP Afrizal, Sabtu (23/1).

Berbeda dengan penggerebekan sebelumnya yang diwarnai perlawanan dari anggota bandar narkoba, bahkan sempat terjadi baku tembak. Kali ini nampaknya pengedar mulai sadar bahwa polisi tak segan melumpuhkan mereka dengan timah panas. Jadinya, Penggerebekan Kampung Ambon nyaris tanpa bentrokan berdarah.

Sekadar informasi, Polisi sebelumnya juga telah melakukan operasi yang sama di wilayah Johar Baru, Jakarta Pusat dan Wilayah Cawang Jakarta Timur. Dalam operasi itu dilaporkan 2 orang pengedar narkoba tewas tertembus peluru polisi, mereka adalah Ade Badak dan Rico.

Meskipun penggerebekan kian gencar pasca tewasnya Bripka Taufik, Namun polisi masih juga berkilah operasi itu untuk mencari pembunuh anggota Polsek Senen tersebut.

"Operasi ini tidak terkait dengan insiden Berland, kita hanya ingin membersihkan kampung ambon dari bandar narkoba," kata Kasat Narkoba, Polres Jakarta Barat, AKBP Afrizal.

Guna memastikan anak bangsa ini tidak terbelit kasus penyalahgunaan narkoba, polisi dan segenap jajaran terkait tentu harus bekerja ekstra keras untuk membongkar dan meringkus sarang-sarang narkoba lainnya. Publik pun berharap Polisi berani memerankan tugas penting itu. (fdi)

 

BACA JUGA:

  1. Keperluan Autopsi, Jasad Rico Dievakuasi Ke RS Polri
  2. Polisi Baku Tembak dengan Pengedar Narkoba di Johar Baru
  3. Pria Bertato Tewas Tertembak di Johar Baru Bernama Rico
  4. Polisi Baku Tembak dengan Pengedar Narkoba di Johar Baru
  5. Melawan Pakai Pedang, Agus Badak Tewas Ditembak
#Polda Metro Jaya #Sindikat Narkoba #Kasus Narkoba
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan dr. Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
Roy Suryo dan dr. Tifa dilimpahkan ke Kejari Jaksel. Hal itu terkait babak baru kasus ijazah Jokowi.
Soffi Amira - Senin, 22 Juni 2026
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan dr. Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
Indonesia
Kapolri Pastikan Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa Sesuai Prosedur Hukum
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap dua tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo yaitu Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma alias dr Tifa, Jumat, 19 Juni 2026 pagi.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Kapolri Pastikan Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa Sesuai Prosedur Hukum
Indonesia
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dr Tifa karena berkas kasus ijazah Jokowi dinyatakan lengkap. Keduanya diperiksa kesehatan sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Indonesia
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Kemunculan Roy Suryo sebagai narasumber di sejumlah stasiun televisi merupakan hak konstitusionalnya.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Indonesia
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Polda Metro Jaya jelaskan penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa terkait kasus ijazah Jokowi. Penangkapan disebut bagian dari proses hukum P21, bukan vonis.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Indonesia
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Dokter Tifa dikabarkan ditangkap di apartemennya sekitar pukul 06.47 WIB.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Indonesia
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Roy Suryo dan dr Tifa dikabarkan ditangkap penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan hoaks ijazah Jokowi. Polisi masih belum memberikan keterangan resmi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Indonesia
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Ribuan Personel Polisi Dikerahkan
Eksekusi eks Hotel Sultan di Blok 15 GBK resmi dimulai. Sebanyak 3.161 personel diterjunkan untuk mengamankan proses pengosongan berdasarkan penetapan PN Jakarta Pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Ribuan Personel Polisi Dikerahkan
Indonesia
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Indonesia
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan pengawalan ketat dan rekayasa lalu lintas sementara di ruas jalan protokol.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Bagikan