Berburu Kuliner Ekstrem di Pasar Tomohon, Berani Coba?

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Kamis, 03 Desember 2015
Berburu Kuliner Ekstrem di Pasar Tomohon, Berani Coba?

Pedagang membakar bulu dari kaki babi hutan sebelum dijual kepada pembeli di Pasar Tomohon, Sulawesi Utara, Rabu (2/12).(ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kuliner - Berkunjung ke Sulawesi Utara, jangan lupa datang ke tempat-tempat seru di sana. Bukan hanya tempat wisatanya, tapi juga pasar tradisional yang menjajakan makanan super ekstrem.

Diantara banyaknya destinasi alam yang terdapat di Kota Tomohon, ada satu nama pasar yang terselip. Destinasi ini telah mendunia, namanya Pasar Tomohon, pasar penjual segala macam daging.

Pasar tradisional Tomohon yang ada di Kabupaten Tomohon ini menjual beraneka ragam kebutuhan masyarakat, namun di Pasar tradisional ini tergolong ekstrem bahkan menjadi sorotan dunia.

Pasar Tohomon terletak di berjarak 25 km dari pusat Kota Manado tersebut menjajakan kuliner ekstrim seperti daging anjing, kucing, babi, tikus hutan, ular, serta paniki atau kelelawar, yang jarang ditemui di pasar tradisional pada umumnya.

Pedagang menunjukkan paniki atau kelelawar yang telah dibakar untuk dijual kepada pembeli di Pasar Tomohon, Sulawesi Utara, Rabu (2/12).

Sejumlah penjual juga menjajakan bahan makanan seperti kera sekali pun tersedia. Semua hewan tersebut dijual setelah bulunya dibakar habis.

Hewan tersebut dijual dengan harga bervariasi. Seperti Tikus yang dibanderol Rp10 ribu/ekor, Kelelawar Rp50 ribu/ekor, Anjing Rp150 ribu/ekor, dan Kucing Rp100 ribu/ekor.

Khusus hari Sabtu dan Minggu, daging yang diperjualbelikan di Pasar Tomohon menjadi lebih beragam dan tidak biasa. Daging monyet hitam, yaitu hewan langka khas Sulawesi kadang juga diperjualbelikan di sini. Belum lagi daging ular piton dan daging kucing adalah daging yang turut dijual di pasar ini.

Namun sehubungan dengan adanya peraturan tentang hewan yang dilindungi di Indonesia, para pedagang sudah tidak boleh menjual daging Kera.

 

BACA JUGA:

  1. Resep Ayam Tuturuga Asli Manado
  2. Resep Sambal Dabu-Dabu Asli Manado
  3. Sate Klopo Khas Surabaya yang Wajib Dicoba!
  4. Resep Spesial Tahu Pong Khas Semarang
  5. Cara Mudah Bikin Lumpia Khas Semarang
#Kuliner Indonesia #Sulawesi Utara
Bagikan
Ditulis Oleh

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.

Berita Terkait

Indonesia
Gempa M 7,7 Guncang Kepulauan Sangihe, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami
Gempa magnitudo 7,7 mengguncang Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Gempa itu terjadi pada Senin (8/6) pukul 06.37 WIB.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Gempa M 7,7 Guncang Kepulauan Sangihe, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami
Indonesia
Kunjungi Pulau ‘Terluar’ RI, Prabowo Pastikan Bangun Desa Nelayan Miangas, Target Rampung 5 Bulan
MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto mendatangi Pulau Miangas, Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5) setelah kunjungan kerja KTT ASEAN di Cebu, Filipina.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Kunjungi Pulau ‘Terluar’ RI, Prabowo Pastikan Bangun Desa Nelayan Miangas, Target Rampung 5 Bulan
Indonesia
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, Prabowo: Penyelamatan Warga Prioritas
Gempa magnitudo 7,6 mengguncang Sulut dan Malut. Presiden Prabowo menegaskan penyelamatan warga jadi prioritas utama dalam penanganan bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, Prabowo: Penyelamatan Warga Prioritas
Indonesia
Gempa Maluku Utara, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Masuk Gedung dan Rumah Terdampak
Warga diminta memeriksa kembali struktur bangunan apabila mengalami kerusakan retak struktur.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Gempa Maluku Utara, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Masuk Gedung dan Rumah Terdampak
Tradisi
Binarundak, Tradisi Memasak Nasi Jaha yang Menghangatkan Kebersamaan di Sulawesi Utara
Proses memasak ini biasanya dilakukan secara bersama-sama oleh warga, sehingga menciptakan suasana kebersamaan yang hangat di tengah masyarakat.
Frengky Aruan - Kamis, 19 Maret 2026
Binarundak, Tradisi Memasak Nasi Jaha yang Menghangatkan Kebersamaan di Sulawesi Utara
Indonesia
Wisatawan Dilarang Dekati Kawah Gunung Lokon, Batas Aman di Luar Radius 1,5 KM
Badan Geologi mengimbau masyarakat dan wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 1,5 kilometer dari kawah Tompaluan.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Wisatawan Dilarang Dekati Kawah Gunung Lokon, Batas Aman di Luar Radius 1,5 KM
Indonesia
Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 7,1, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
Aktivitas masyarakat di wilayah terdampak yang mulai kembali normal.
Frengky Aruan - Senin, 12 Januari 2026
Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 7,1, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
Indonesia
Sidang Etik Kalapas Enemawira Paksa Napi Makan Anjing Digelar di Jakarta, Statusnya Sudah Nonaktif
Sidang kode etik Kalapas Enemawira itu digelar di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Gambir, Jakarta, hari ini Selasa 2 Desember 2025.
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
Sidang Etik Kalapas Enemawira Paksa Napi Makan Anjing Digelar di Jakarta, Statusnya Sudah Nonaktif
Indonesia
Siklon Tropis Fengshen Turut Memengaruhi, Sulawesi Utara Akan Dilanda Cuaca Ekstrem hingga 26 Oktober
Pada Selasa (21/10), Sulawesi Utara (Sulut) diperkirakan cerah hingga hujan ringan, berbeda dengan hari-hari berikutnya.
Frengky Aruan - Selasa, 21 Oktober 2025
Siklon Tropis Fengshen Turut Memengaruhi, Sulawesi Utara Akan Dilanda Cuaca Ekstrem hingga 26 Oktober
Indonesia
Gempa Guncang Kota Bitung Sulut Sore Ini, Warga Sampai Berlarian ke Luar Rumah
BMKG menjelaskan bahwa gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Frengky Aruan - Senin, 18 Agustus 2025
Gempa Guncang Kota Bitung Sulut Sore Ini, Warga Sampai Berlarian ke Luar Rumah
Bagikan