Audit KPU, Adian Napitupulu: Itu Gertakan untuk Revisi UU Pilkada
Acara Perspektif Indonesia di Gado-Gado Boplo, Jakarta, Sabtu, (30/5). (Foto: MerahPutih/Restu Fadilah)
MerahPutih Nasional - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDIP Adian Napitupulu menegaskan bahwa partainya dengan sekuat tenaga dan atas mandat partai akan menolak Revisi Undang-Undang Pilkada. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya urgensi yang kuat untuk merevisi UU Pilkada ini.
"Kita tolak revisi UU. Perintah partai tolak Revisi UU Pilkada. Kita sebisa-bisanya, sehebat-hebatnya, seterhormat-terhormatnya melawan revisi," tegasnya dalam Acara Perspektif Indonesia di Gado-Gado Boplo, Jakarta, Sabtu (30/5).
Sementara itu, terkait permintaan Komisi II DPR agar BPK mengaudit KPU, Adian mengatakan bahwa itu hanyalah sebuah gertakan. Dirinya pun menegaskan tidak terima hanya karena satu partai yang anggotanya sama-sama egois, harus ada Undang-Undang Revisi UU Pilkada.
"Dalam partai sendiri tidak mampu merendahkan diri masing-masing lalu memaksa untuk UU dirubah oleh mereka. Ya saya enggak setuju dong!" katanya.
Adian menambahkan, jangan hanya karena agar terjadi Revisi UU, KPU diancam akan diaudit. Kalaupun audit akan dilaksanakan, menurutnya itu memang tugas BPK.
"Tunggu saja audit periodiknya. Kalau saya sih berpikir sederhana. KPU kan lembaga negara, mau tidak mau pasti akan diadakan audit," tutupnya. (rfd)
BACA JUGA:
Komisi II Rapat dengan BPK Bahas KPU Sore Ini
Anggaran Pilkada Serentak Membengkak, Ini Penjelasan KPU
Syarat Pencalonan Parpol Berkonflik, KPU Berpedoman Putusan Inkrah Pengadilan
Bagikan
Adinda Nurrizki
Berita Terkait
Wacana Pilkada Tidak Langsung Masih 'Jauh Panggang dari Api', DPR Pilih Fokus UU Pemilu
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia