Kesehatan
Waspada Serangan Jantung Mendadak Ketika Olahraga Berlebihan Olahraga jangan berlebihan. (Foto: pixabay/pexels)

TIDAK sedikit kasus para atlet atau selebritas yang usianya masih terbilang muda dan dikenal sering berolahraga namun terkena serangan jantung mendadak.

Serangan jantung di usia muda bisa terjadi pada kisaran usia 19-45 tahun. Berdasarkan data di RS Jantung Harapan Kita, ada sekitar 3,46% dari seluruh kasus serangan akut usia dibawah 40 tahun. (data dari 9 RS pendidikan di Indonesia kurun waktu Juni 2017-2018).

Baca Juga:

Mengenal Leadless Pacemaker, Alat Pacu Jantung Tanpa Operasi

Sementara itu, data dari 11 RS Pusat Pendidikan Juli 2018-Juni 2019, ada sekitar 3,93% serangan jantung akut yang dialami pasien berusia dibawah 40 tahun.

Olahraga sejatinya baik untuk tubuh, tapi untuk olahraga ekstrem dan berlebihan justru bisa berisiko terhadap kesehatan tubuh kamu.

Jangan olahraga berlebihan, karena bisa membahayakan kesehatan. (foto: pixabay/farmama)

Latihan olahraga ekstrem serta perlombaan olahraga ketahanan atau endurance, bisa mengakibatkan kerusakan pada jantung dan gangguan irama jantung. Terlebih bila orang tersebut memiliki faktor genetik.

Biasanya, pencinta olahraga ekstrem latihan keras dan memaksa tubuh melewati batas ketahanan normal. Seperti halnya lari maraton, atau bersepeda jarak jauh terus menerus dalam waktu singkat hingga membuat dehidrasi, cedera, dan kelelahan berlebihan.

Baca Juga:

Kenali Pertolongan Pertama Pada Serangan Jantung

Di saat jantung harus dipaksa bekerja keras terus menerus, maka jantung akan mengalami perubahan bentuk. Misalnya penebalan dinding jantung. Lalu, pada beberapa orang, akan memperberat terbentuknya jaringan parut jantung.

Kelainan otot jantung tersebut salah satunya bermanifestasi sebagai gangguan irama yang bisa menggangu fungsi jantung. Hal itu bisa membuat pencinta olaharaga terancam mengalami henti jantung mendadak atau meninggal mendadak.

Pada jumpa pers online yang diadakan Heartology Cardiovascular Center lewat Zoom, Sabtu (8/5), Dokter Jantung dan Pembuluh Darah, Ario Soeryo Kuncoro menjelaskan bahwa kondisi tersebut bisa dideteksi lebih awal.

"Bagi pencinta olahraga ekstrem, cek jantung kamu dengan ekokardiografi secara rutin, apabila ada riwayat keluarga meninggal mendadak dan bila terdapat kelainan pada rekam jantung kamu," tutur Dokter Ario.

Cek jantung secara rutin apabila memiliki riwayat keluarga yang meninggal mendadak. (foto: pixabay/mohamed_hassan)

Fungsi dari Ekokardiografi bisa menunjukkan pergerakan, ukuran, bentuk jantung, serta seberapa baik bilik dan katup jantung bekerja.

Ekokardiografi pun bisa menunjukan area otot jantung yang tidak memompa secara memadai. Kondisi ini terlihat dari suplai darah yang buruk atau terdapat suatu cedera akibat serangan jantung sebelumnya.

Berdasarkan hasil ekokardiografi, dokter bisa menyarankan apa-apa saja hal yang perlu kamu lakukan agar tetap bisa berlatih dengan jantung aman.

Dokter Ario berpesan agar tetap berolahraga asal kamu melakukannya dengan aman dan terukur. Dia menyarankan berolahraga yang sifatnya untuk maintenance, bukan kompetitif. Durasi olahraga yang disarankan yaitu 30-40 menit dan dilakukan 3-4 kali dalam seminggu. Namun olahraga yang disarankan ialah olahraga dengan intensitas sedang, seperti halnya jogging atau renang. (ryn)

Baca Juga:

Denyut Jantung Cepat atau Lambat yang Berbahaya?

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kiat Menjadi Sutradara Berkualitas ala Yandy Laurens
ShowBiz
Kiat Menjadi Sutradara Berkualitas ala Yandy Laurens

Yandy mengatakan ada beberapa poin penting yang harus dipegang selama pembuatan film panjang ataupun pendek.

Kapasitas Game Fortnite di PC Dipangkas Jadi Kurang dari 30GB
Fun
Kapasitas Game Fortnite di PC Dipangkas Jadi Kurang dari 30GB

Penyimpanan game Fortnite di PC tidak lagi mencapai 90GB.

Dampak Negatif Penggunaan Ponsel Berlebih
Fun
Dampak Negatif Penggunaan Ponsel Berlebih

Berikut ini dampak negatif yang timbul jika terlalu sering terpapar radiasi ponsel.

Trik Toko Kelontong Go Online Berlayar Lewati Badai Pandemi
Fun
Trik Toko Kelontong Go Online Berlayar Lewati Badai Pandemi

Alasan utama meningkatnya tren belanja daring karena pembeli dapat secara terbuka membandingkan harga, kualitas, layanan, dan promosi di antara para penjual.

Makan Terlalu Cepat Berisiko bagi Kesehatan?
Fun
Makan Terlalu Cepat Berisiko bagi Kesehatan?

Mulai sekarang coba deh makan agak pelan agar kesehatan tubuhmu tetap terjaga. Simak ulasan berikut ini.

Ogah Masuk Club 27, Miley Cyrus Berusaha Sober
ShowBiz
Ogah Masuk Club 27, Miley Cyrus Berusaha Sober

Hidup sehat dan bersih demi panjang usia.

Peralatan Tempur TNI Buatan Dalam Negeri yang Ciamik
Fun
Peralatan Tempur TNI Buatan Dalam Negeri yang Ciamik

Industri militer dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan TNI

Loyal dan Punya Komitmen, Inilah Zodiak Paling Bisa Dipercaya
Fun
Loyal dan Punya Komitmen, Inilah Zodiak Paling Bisa Dipercaya

Mereka sangat dapat dipercaya dalam segala kondisi.

Oktober 2020 akan Jadi Bulannya 'Comeback' Idola K-Pop
ShowBiz
Oktober 2020 akan Jadi Bulannya 'Comeback' Idola K-Pop

Oktober 2020 Penuh dengan Berbagai 'Comeback' Grup Idola.

Apple Akan Hadirkan Kembali Touch ID di iPhone 13?
Fun
Apple Akan Hadirkan Kembali Touch ID di iPhone 13?

Kabarnya pandemi menjadi alasan hadirnya kembali Touch ID.