Kenali Pertolongan Pertama Pada Serangan Jantung Ketahuilah cara melakukan pertolongan pertama pada serangan jantung (Foto: pixabay/mohamed_hassan)

PAGI tadi, Selasa (18/2) tepatnya pukuk 04.00 WIB, suami penyanyi Bunga Citra Lestari, Ashraf Sinclair, dikabarkan meninggal dunia lantaran penyakit Jantung.

Penyakit jantung sendiri memang dikenal dikenal sebagai salah satu 'pembunuh' yang cukup berbahaya, untuk itu kita sepatutnya perlu waspada dan tahu cara mengenali pertolongan pertama pada serangan jantung.

Baca Juga:

Ini Dia Deretan Makanan yang Baik Untuk Kesehatan Jantung

Karena datangnya pertolongan dalam hitungan detik, dapat menentukan hidup matinya seseorang. Itulah mengapa teknik pertolongan pertama serangan jantung, sangat penting di kuasai, khususnya untuk kamu yang memiliki keluarga atau kerabat yang menderita penyakit jantung.

Jangan anggap remeh serangan jantung (Foto: pixabay/pexels)

Serangan jantung merupakan kondisi darurat media, di mana terjadi sebuah pemutusan atau penghentian aliran darah yang membawa oksigen ke jantung. Kondisi itu bisa merusak oto jantung lantaran tak dapat suplai oksigen, serta bisa menyebabkan kematian.

Dalam hal ini, semakin cepat pasien tiba di rumah sakit, maka harapan hidupnya semakin besar, dan kerusakan jantungnya semakin berkurang.

Karena pada banyak kasus, penderita serangan jantung terlambat mendapat pertolongan, dan meninggal sebelum tiba di rumah sakit.

Rata-rata pasien menunggu sekitar tiga jam atau lebih, hingga akhirnya mencari pertolongan untuk menangani serangan jantung yang muncul.

Pertama-tama kamu harus cepat mengenali gejala serangan jantung. Karena gejala serangan jantung pada tiap orang berbeda, tergantung dari jenis kelamin, usia serta tingkat keparahannya. Seperti para lansia, penderita diabetes, dan perempuan memiliki gejala yang berbeda dari umumnya.

Untuk memberikan pertolongan pertama pada serangan jantung, kamu harus mengenali dulu tanda-tanda yang mengindikasi seseorang tengah mengalami serangan.

Seperti dada terasa nyeri, dan sesak selama beberapa menit, lalu menetap dan hilang timbul. Rasa sakit itu disebabkan oleh penyumbatan aliran darah ke otot jantung.

Nyeri dada sendiri bisa menjalar ke lengan, pundak kiri, punggung, rahang, leher, tulang dada dan tubuh bagian atas lainnya.

Baca Juga:

Diabetes Hingga Gangguan Jantung Mengintai Orang yang Terlalu Sibuk Bekerja

Tanda-tanda lainnya, mual, gangguang pencernaan, nyeri ulu atu, tubuh terasa lemas dan pusing, keluar keringat dingin, sesak napas, detak jantung cepat dan tak beraturan, dan adanya perubahan status mental.

Kenali pertolongan pertama pada serangan jantung (Foto: pixabay/uzbekil)

Apabila kamu sendiri yang mengalami serangan jantung, sebaiknya hindari mengemudikan kendaraan sendiri ke rumah sakit. Minta tolonglah pada orang lain, atau cepat-cepat panggil ambulans untuk membawamu ke rumah sakit.

Adapun cara memberikan pertolongan pertama yang perlu diketahui jika seseorang tiba-tiba mengalami serangan jantung, seperti yang dilansir dari laman alodokter.

1. Pasien harus duduk beristirahat dan berusaha tetap tenang. Ia bisa duduk di kursi, di lantai, atau bersandar pada dinding. Dengan duduk di lantai membuat mereka lebih tak berisiko mengalami cedera jika pingsan.

2. Longgarkanlah semua pakaian

3. Jika sudah pernah diresepkan obat nitrogliserin sebelumnya oleh dokter, segera berikan. Caranya pemberiannya dengan meletakkan tablet di bawah lidah.

4. Jika pasien tidak memiliki riwayat perdarahan atau pun alergi, pasien dapat diberikan aspirin 325 mg untuk dikunyah. Hindari memberikan apa pun melalui mulut, kecuali nitrogliserin atau obat lain yang sudah pernah diresepkan sebelumnya

5. Segera hubungi UGD atau rumah sakit terdekat

6. Segera lakukan RJP (resusitasi jantung paru) setelah menghubungi UGD, jika pasien tidak sadar atau tidak merespons. Lakukan RJP lebih dulu selama satu menit sebelum mengontak UGD jika pasien adalah balita atau anak-anak

7. Panggil bantuan terdekat jika kamu merasa panik. Tetapi jangan sekali-sekali meninggalkan pasien sendirian

8. Berikan persuasi positif sambil menunggu ambulans datang

9. Jangan menunggu hingga gejala berlalu untuk memanggil bantuan. Juga jangan membujuk pasien untuk menganggap bahwa gejalanya adalah hal biasa

Penting diketahui, penderita serangan jantung harus secepat mungkin mendapat pertolongan di rumah sakit, dalam waktu 90-120 menit atau 2 jam usai muncul gejala.

Adapun beberapa pencegahan untuk terjadinya serangan jantung, bagi para pengidap penyakit jantung. Yakni berhenti merokok, minuman beralkohol, menjaga tekananan darah, gula darah dan kolestrol tetap normal. Tak kalah penting juga untuk mengonsumsi makanan sehat dan olahraga teratur. (Ryn)

Baca Juga:

Denyut Jantung Cepat atau Lambat yang Berbahaya?

Kredit : raden_yusuf


Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH