Viral, Perempuan Ini Sukses Buat Gaun 'COVID-19' dari Lakban dalam Waktu 400 Jam Seorang perempuan berhasil membuat gaun indah dari lakban (Foto: odditycentral)

SEORANG gadis berusia 18 tahun dari Illinois, Amerika Serikat belum lama ini mendapat banyak perhatian di media sosial. Hal itu lantaran gadis tersebut membuat gaun prom night sendiri dari puluhan gulungan lakban.

Gadis bernama Peyton Manker itu memutuskan untuk mengikuti Stuck at Prom tahun ini. Namun dia tidak pernah berpikir itu akan mengubahnya menjadi sensasi internet dalam semalam.

Baca juga:

Tingginya Tak Wajar, Tanaman Kaktus Ini Jadi Viral di Internet

Kompetisi yang diikuti oleh Peyton itu menantang lulusan sekolah menengah atas untuk membuat pakaian prom mereka sendiri dengan menggunakan lakban merek duck sebanyak mungkin. Pemenang kompetisi tersebut berhak memenangkan beasiswa senilai USD10 ribu atau sekitar Rp144 juta.

Gaun dari lakban buatan Peyton menuai berbagai pujian di media sosial (Foto: odditycentral)

Akhirnya Peyton menetapkan untuk membuat gaun prom dengan tema Leonardo Da Vinci. Namun karena situasi COVID-19 sekarang ini, Peyton memilih tema tentang pandemi.

"Saya tahu saya akan menonjol dengan cara itu, dan ingin menceritakan tentang apa yang terjadi di dunia," tutur Manker kepada Insider Magazine.

Sayangnya prom night dan kelulusannya dibatalkan tahun ini karena pandemi belum berakhir. Tapi hal tersebut tak lantas menghentikan Manker untuk membuat gaun selama 400 jam kerja bermodalkan 41 gulungan lakban.

Ibu Manker akhirnya membagikan foto-foto gaun itu di akun Facebooknya, kini unggahan tersebut telah dibagikan lebih dari 250.000 kali. Sejak itu, Peyton dibanjiri berbagai pujian dan ucapan selamat dari seluruh dunia.

"Aku tidak percaya berapa banyak yang mulai share tentang pakaianku dan mengatakan betapa menakjubkannya menurut mereka, aku bersyukur mendapat banyak dukungan dari orang-orang di seluruh dunia," ucap Manker.

Baca juga:

Viral Fenomena Semangka Persegi Asal Jepang, Enak Dilihat Tapi...

Gaun lakban yang memukau itu menampilkan beberapa gambar yang berkaitan dengan virus Corona. Termasuk petugas medis garis depan yang memakai masker wajah, orang-orang berlari dari virus Corona raksasa, hingga kelulusan virtual.

Peyton menjelaskan seluruh gaun seharusnya mewakili pandemi secara positif. Ia tak ingin orang berpikir gaun itu sekadar mengingatkan orang tentang pandemi, melainkan representasi yang telah banyak orang lalui dan perjuangkan.

Meski pihak penyelenggara, yakni lakban duck hanya akan memilih seorang pemenang pada kompetisi tahunan Stuck at Prom 21 juli mendatang, Peyton Manker sudah menganggap dirinya seorang pemenang.

Menurutnya feedback positif untuk gaun prom uniknya yang ia dapat di sosial media membuatnya menjadi pemenang. Jika ia berhasil mendapatkan beasiswa senilai Rp144 juta, dia berencana akan menginvestasikan uang tersebut untuk biaya pendidikan kuliahnya. (ryn)

Baca juga:

Niat Banget, Kakek ini Main Pokemon Go sambil Bersepeda

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH