Perjalanan Panjang Pie Susu Hingga Menjadi Buah Tangan Khas Bali Pie Susu khas Bali jadi oleh-oleh wajib pelancong (Foto: Kintamani)

SIAPA yang tidak kenal dengan pie susu Bali? Camilan khas dengan sebutan londo egg tart ini memiliki cita rasa manis dan gurih khas susu dengan pinggiran yang renyah. Rasanya mustahil jika kamu hanya memakannya satu, karena diamin kamu akan ketagihan. Kamu juga tidak perlu khawatir merasa enek jika makan pie ini, meksi kamu memakannya dalam jumlah banyak.

Baca juga:

Bosan Kue Kekinian, Kuy Cemal-Cemil Jajanan Pasar Ini!

Banyak orang yang beranggapan pie susu dengan pia adalah satu makanan yang sama, nyatanya kedua kue ini berbeda. Pia adalah kue berbentuk bulat dengan empat hingga lima lapis kulit yang renyah. Kue ini memiliki beragam isian, mulai dari kacang hijau, coklat, keju, hingga kacang merah.

Sedangkan pie susu termasuk dalam jenis pastry yang populer di negara barat. Di negara asalnya, pie dicetak bundar dengan diameter mencapai 4-5 cm, diisi dengan egg custard yang terdiri dari campuran susu, telur, dan gula.

Perjalanan Panjang Pie Susu Hingga Menjadi Buah Tangan Khas Bali
Berkembangnya Camilan Pie Susu (Foto: Pixabay/Cegoh)

Perbedaan pie susu bali dan pie di negara barat terletak pada kulit pie yang dicetak bundar dengan diameter 7 cm. Kulit di cetak tipis dan renyah. selain itu egg custard yang digunakan tidak terlalu tinggi dan tebal serta lembut ketika dimakan. Sehingga menghilangkan timbulnya rasa eneg saat dimakan. Paduan antara kulit yang renyah dengan adonan susu dan telur yang pas. Sekilas pie ini berbentuk seperti tutup gelas.

Camilan yang satu ini sangat cocok untuk memanjakan lidah ataupun sebagai buah tangan khas Pulau Dewata. Manis dan gurih dari pie susu ini bisa dengan cepat membalikkan mood kamu untuk tetap produktif setiap harinya.

Baca juga:

5 Tempat Kuliner Khas Bali Ini Bikin Kamu Susah Move On dari Kelezatannya

Pie susu diperkenalkan pada 1940-an oleh Tengs cha Chaan di Hong Kong. Pie susu diperkenalkan di berbagai kafe dan toko roti barat untuk bersaing dengan restoran dim sum, terutama yum cha. Selama ledakan ekonomi tahun 1950-an dan 1960-an, Lu Yu Teahouse memimpin bisnis dengan mini pie susunya.

Sebuah teori menyatakan bahwa pie susu yang berasal dari Hong Kong Sebenarnya mengadaptasi tart custard yang berasal dari Inggris. Canton yang memiliki kontak dengan Inggris disebut-sebut sebagai awal mula proses adaptasi ini.

Perjalanan Panjang Pie Susu Hingga Menjadi Buah Tangan Khas Bali
Pie susu Bermula dari Hong Kong (Foto: Pixabay/Carolina P)

Terlebih sebagai negara jajahan Inggris, Hong Kong juga mengadopsi beberapa makanan Inggris, sehingga makin memperkuat teori pie susu yang berasal dari Inggris. Sementara itu teori lain menyatakan bahwa pie susu sangat mirip dengan kue asal Portugis. Kue ini dinamakan pastel de nata. Teorinya, kue ini hinggap di Hong Kong via koloni Portugis yang berada di Macau.

Dalam masakan Hong Kong modern, pis susu hadir dalam berbagai variasi seperti pie madu telur, pie putih telur, pie coklat, pie green tea, dan pie jahe. Semua jenis pie susu ini merupakan variasi dari pie susu tradisional yang disajikan di Tengs cha Chaan. Pinggiran dari pie susu Hong Kong ini secara keseluruhan memiliki dua jenis, yakni shortcrust pastry atau puff pastry. Pembuatan pie susu Hong Kong ini lebih menggunakan lemak babi daripada shortening atau mentega. (Nic)

Baca juga:

Hangat Nikmat Sup Ikan ala Bali



Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH