Teknologi

Pentingnya Literasi Keamanan Siber untuk Infrastruktur Teknologi Mumpuni

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Minggu, 10 Oktober 2021
Pentingnya Literasi Keamanan Siber untuk Infrastruktur Teknologi Mumpuni

Literasi keamanan siber (Foto: Pexels/

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ERA 5G di ambang mata. Kehadirannya menuntut semua pemangku kepentingan untuk bersiap dan mampu mengantisipasi tantangan serta peluang guna mengoptimalkan keunggulan teknologi yang dihadirkan. Salah satu isu relevan yang terus digencarkan edukasinya adalah tentang pentingnya literasi keamanan siber di semua kalangan, termasuk akademia.

Isu lain yang mengemuka di kalangan industri adalah standardisasi keamanan perangkat jaringan. Kritikalnya literasi keamanan siber dan juga standar verifikasi keamanan jaringan terutama di era 5G diperkirakan akan makin terkoneksi.

Baca Juga:

Kembangkan Literasi pada Anak sejak usia Dini

literasi siber
Infrastruktur teknologi yang mumpuni harus ada dalam perlindungan keamanan. (Foto: Pexels/Sora Shimazaki)

Rektor IT Del, Prof. Togar M Simatupang, PhD mengatakan bahwa perekonomian Indonesia telah mengalami perkembangan pesat dibandingkan negara-negara tetangga dan diproyeksikan akan terus meningkat. Namun, mengingat angka kekurangan talenta keamanan siber yang mencapai lebih dari 2 juta orang di kawasan Asia Pasifik, Indonesia tidak boleh terlena dengan pertumbuhannya sehingga melupakan hal tersebut.

"Peta okupasi yang diterbitkan oleh BSSN, serta peluncuran Huawei ASEAN Academy Engineering Institute di Jakarta pada awal tahun ini dinilai sebagai bukti nyata kesadaran pemerintah dan industri terhadap peningkatan kapasitas SDM selain membangun infrastruktur teknologi yang mumpuni," ujarnya.

Mengutip perkataan Mayjen TNI Dr. Roebiono Kertopati, pendiri Lembaga Sandi Negara yang menjadi cikal bakal BSSN, Direktur Strategi Keamanan Siber dan Sandi BSSN Dr. Sulistyo, S.Si, S.T., M.Si., mengingatkan bahwa SDM di tingkat individu sekalipun memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keamanan negara.

"Oleh karena itu, dibutuhkan keahlian yang mumpuni, mentalitas yang tangguh, dan rasa tanggung jawab yang besar dalam diri masing-masing personel. Ini dapat diwujudkan melalui berbagai program pelatihan bersama yang melibatkan berbagai lapisan pemangku kepentingan," kata Roebiono.

Baca Juga:

Literasi Bukan hanya Baca Tulis

keamanan
Peningkatan kemampuan SDM Indonesia di bidang keamanan siber (Foto: Pexels/Pixabay)

Roebiono menambahkan, bahwa sesuai dengan arahan Strategi Nasional (Stranas) Keamanan Siber, sinergi quad-helix antara pihak pemerintah, akademisi, pelaku industri, dan komunitas menjadi komponen utama dalam membangun ketahanan negara di ruang siber.

"Kami berterima kasih atas dukungan pihak swasta seperti Huawei yang juga turut andil dalam peningkatan kemampuan SDM Indonesia, khususnya di bidang keamanan siber," kata Roebiono.

Syarbeni, Cyber Security and Privacy Protection Officer (CSPO) Huawei Indonesia, menyampaikan bahwa kepercayaan pada keamanan siber telah menjadi perhatian utama seluruh dunia seiring dengan dunia yang semakin lebih digital. Untuk itu, ia menekankan pentingnya pendekatan tanggung jawab bersama, serta diperlukannya mekanisme pengukuran keamanan siber yang terstandarisasi, efisien dan diakui secara global.

“Peluang yang dihadirkan teknologi masa depan seperti 5G, cloud dan AI diiringi pula dengan tantangannya tersendiri. Menghadapi berbagai tantangan tersebut tidak bisa dilakukan seorang diri. Diperlukan langkah bersama, dengan mengacu pada standar global seperti NESAS yang dikeluarkan oleh GSMA, untuk memastikan bahwa penilaian keamanan tidak hanya berdasarkan asumsi, namun berdasarkan fakta yang telah terverifikasi melalui metodologi yang telah diakui secara global,” jelasnya. (avia)

Baca Juga:

Indonesia Luaskan Pemahaman Literasi Digital

#Teknologi #Teknologi Informasi #Cyber Crime #Cyber Fraud #Badan Cyber Nasional #Lipsus Literasi Oktober
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Tekno
Infinix XBOOK 14 NEO Hadir di Indonesia, Laptop 1.2 Kg dengan Sertifikasi US Military-Grade
Infinix XBOOK 14 NEO hadir di Indonesia dengan bobot 1,2 kg, Intel Core, Folax AI, baterai hingga 13 jam, dan sertifikasi US Military-grade.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Infinix XBOOK 14 NEO Hadir di Indonesia, Laptop 1.2 Kg dengan Sertifikasi US Military-Grade
Tekno
iPad Mini 8 Dikabarkan Meluncur Oktober 2026, Bawa Layar OLED dan Chip A20 Pro
iPad Mini 8 akan meluncur Oktober 2026. Perangkat ini bakal hadir dengan upgrade besar-besaran.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
iPad Mini 8 Dikabarkan Meluncur Oktober 2026, Bawa Layar OLED dan Chip A20 Pro
Tekno
Vivo S2 FE Segera Meluncur 6 Oktober 2026, Jadi Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh?
Vivo S2 FE kabarnya segera meluncur 6 Oktober 2026. HP ini kemungkinan membawa baterai 10.000 mAh.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Vivo S2 FE Segera Meluncur 6 Oktober 2026, Jadi Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh?
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kini Bisa Terhubung ke Apple Watch, ini Fitur yang Didukung
Xiaomi 18 Pro kini bisa terhubung ke Apple Watch. Pengguna dapat menerima panggilan hingga notifikasi.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Xiaomi 18 Pro Kini Bisa Terhubung ke Apple Watch, ini Fitur yang Didukung
Tekno
OBSBOT Meet Flip, Webcam 4K Ringkas dengan Desain Lipat dan Fitur AI Mumpuni untuk Meeting
OBSBOT Meet Flip mengusung desain fold-to-protect, memungkinkan pengguna menutup lensa secara fisik hanya dengan melipat perangkat.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
OBSBOT Meet Flip, Webcam 4K Ringkas dengan Desain Lipat dan Fitur AI Mumpuni untuk Meeting
Tekno
Kejutan, Meta Kenalkan Perangkat AI Portabel Muse Charm
Meta menyebut Charm akan siap dikirimkan untuk liburan Desember mendatang.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
 Kejutan, Meta Kenalkan Perangkat AI Portabel Muse Charm
Tekno
Vivo S2 FE Kembali Bocor, Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh dan Chipset Dimensity 7300e
Vivo S2 FE kini kembali bocor di internet. HP itu akan membawa baterai 10.000 mAh dan chipset Dimensity terbaru.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Vivo S2 FE Kembali Bocor, Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh dan Chipset Dimensity 7300e
Tekno
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Global Punya Baterai Lebih Kecil, Beda dengan Versi China
Baterai Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max global lebih kecil dari versi China. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Global Punya Baterai Lebih Kecil, Beda dengan Versi China
Tekno
Huawei Smartwatch GT Series Diklaim Bisa Tahan hingga 21 Hari, Cocok untuk Aktivitas Olahraga
Huawei GT Series diklaim mampu bertahan hingga 21 hari untuk penggunaan ringan. Simak daya tahan HUAWEI WATCH GT 6 dan GT Runner.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Huawei Smartwatch GT Series Diklaim Bisa Tahan hingga 21 Hari, Cocok untuk Aktivitas Olahraga
Tekno
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Dipastikan Meluncur Global, ini Spesifikasi dan Fitur Unggulannya
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max bakal meluncur global. Hal itu diungkapkan langsung oleh Xiaomi lewat akun X resminya.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Dipastikan Meluncur Global, ini Spesifikasi dan Fitur Unggulannya
Bagikan