Penelitian: Ekstrak Kakao Bisa Tingkatkan Daya Ingat Lansia

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Desember 2023
Penelitian: Ekstrak Kakao Bisa Tingkatkan Daya Ingat Lansia

Penelitian menemukan manfaat kakao untuk daya ingat lansia. (Foto: pexels/samer daboul)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBUAH penelitian terbaru membuktikan mengonsumsi suplemen ekstrak kakao dapat meningkatkan daya ingat pada orang dewasa yang lebih tua (lansia), terutama bagi mereka yang memiliki kualitas pola rendah. Penemuan ini muncul dari uji coba selama dua tahun, dan melibatkan 573 lansia yang berusia sekitar 70 tahun.

Dipimpin oleh para peneliti di Rumah Sakit Umum Massachusetts dan Harvard Medical School, penelitian ini mengamati bahwa asupan harian ekstrak kakao dapat menyebabkan sedikit peningkatan pada lansia, khususnya untuk daya ingat dan pengambilan keputusan. Namun, peningkatan itu terasa signifikan bagi individu yang memiliki kebiasaan makan kurang sehat.

Baca juga:

Cara Alami Tingkatkan Daya Ingat

Ekstrak kakao dapat membantu memperkuat daya ingat pada lansia. (Foto: pexels/shvets production)

Berdasarkan informasi yang dilansir Medical News Today, Dr. Chirag Vyas dari Rumah Sakit Umum Massachusetts menyatakan, "Temuan ini menunjukkan potensi penggunaan diet kaya flavanol atau suplemen untuk meningkatkan fungsi kognitif di antara orang dewasa yang lebih tua dengan kualitas diet yang lebih rendah."

Peserta dalam uji coba ini diberikan ekstrak kakao setiap hari atau plasebo. Mereka yang mengonsumsi kapsul ekstrak kakao, dengan kandungan flavanol, menunjukkan hasil yang lebih baik. Terutama dalam mengendalikan diri dan mengelola perilaku.

Hasil penelitian ini menekankan pentingnya kualitas diet. Mereka yang sudah memiliki kebiasaan makan yang sehat tidak mengalami peningkatan yang sama. Justru menjadikan ekstrak kakao sebagai suplemen untuk memberikan nutrisi dan sebagai pengganti diet yang seimbang.

Baca juga:

Manfaat Storytelling untuk Kesehatan Mental, Salah Satunya Bantu Tingkatkan Daya Ingat

Pola makan bergizi dan beragam tetap jadi kunci untuk menjaga daya ingat. (Foto: Unsplash/Randy Fath)

"Kami tidak dapat merekomendasikan suplemen ekstrak kakao hanya berdasarkan penelitian ini," ujar Dr. Vyas. Lebih jauh ia menekankan perlunya penelitian yang lebih lengkap, terutama di antara populasi yang beragam dan berfokus pada individu dengan kualitas diet yang lebih rendah.

Di sisi lain, seorang ilmuwan dan dokter Dr. Thomas Holland menyoroti pentingnya diet yang beragam dalam menjaga kesehatan kognitif. Dia mencatat bahwa meskipun ekstrak kakao dapat bermanfaat bagi mereka yang memiliki kualitas pola makannya rendah, diet bergizi nan beragam secara keseluruhan menjadi fokus utama kesehatan otak.

Intinya, meskipun ekstrak kakao dapat menunjukkan potensi. Tetapi, bagi para peneliti hal ini bukanlah solusi yang pasti untuk menjaga kesehatan kognitif. Para ahli menganjurkan pendekatan multifaset, seperti diet sehat, olahraga teratur, keterlibatan sosial, tidur berkualitas, manajemen stres, dan aktivitas yang merangsang otak untuk mengurangi risiko demensia. (nda)

Baca juga:

Rutin Konsumsi Multivitamin Dapat Lindungi Daya Ingat

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Bagikan