Mengenal Parvo, Virus Mematikan yang Mengintai Anjing Kesayanganmu Parvo menyerang lambung dan usus kecil pada anjing (Foto: Pexels/Pixabay)

DI balik kelucuannya, anjing mudah terserang berbagai macam penyakit. Penyakit berbahaya yang disebabkan virus mematikan selalu mengintai teman bulumu itu. Salah satu virus tersebut bernama parvo.

Parvo disebabkan oleh virus bernama Canine Parvovirus tipe 2 atau CPV-2. Virus ini biasanya menyerang anak anjing berusia enam sampai 16 minggu. Meski begitu, anjing dewasa juga tetap berpotensi terkena virus ini.

Baca juga:

Air, Nutrisi Penting bagi Anjing

Melansir AKC, Merck Veterinary Manual mengklasifikasikan virus ini sebagai penyakit yang menyerang lambung dan usus kecil. Sel pada usus kecil akan terinfeksi, sehingga merusak penyerapan dan mengganggu penghalang usus.

Virus ini juga memengaruhi sumsum tulang dan jaringan limfopoietic, dan dalam beberapa kasus juga dapat mempengaruhi jantung. Oleh karena itu, virus parvo ini dianggap sebagai salah satu virus mematikan bagi anjing, khususnya anak anjing.

Menyerang anak anjing berusia 16 minggu (Foto: Pexels/Chevanon Photography)

Pada gejala awal, biasanya anjing tidak memiliki nafsu makan sama sekali dan seringkali muntah berlendir. Gejala tersebut juga diikuti dengan buang air besar yang berair dan berbau tidak sedap.

Tubuh anjing pun akan melemah karena tidak ada asupan di dalam tubuh dan mengalami dehidrasi. Hewan lucu berbulu ini menjadi tidak semangat untuk beraktivitas. Mereka cenderung berdiam diri tak berdaya di sudut kandangnya layaknya manusia yang sedang sakit berat.

"Potensi hidup anjing yang terkena parvo itu 50:50, tergantung bagaimana antibodi yang dimiliki olehnya" ujar salah satu Dokter di Klinik perawatan hewan. Pada masa ini, dokter akan menganjurkan hewan kesayanganmu itu dirawat inap beberapa hari untuk diberi obat dan asupan melalui infus.

Baca juga:

Mengenal Profesi Dog Handler, sang Pendamping Anjing saat Kompetisi

Namun, menurut beberapa survey, para pencinta anjing justru menyarankan agar tidak merawatnya di klinik hewan. Menurut mereka, anjing kurang mendapatkan perawatan yang baik dan merasa kesepian karena tidak didampingi pemiliknya. Meskipun hal ini merupakan pendapat pribadi masing-masing pencinta anjing.

Kehadiranmu menentukan kesembuhan anjingmu (Foto: Pexels/Helena Lopes)

Adapun, untuk pertolongan pertama yang bisa dilakukan ialah tetap membawa anjing kesayangan ke klinik perawatan untuk mendapatkan penanganan langsung yang pasti. Pada penanganan pertama, dokter akan memberikan sebuah cairan khusus melalui suntikan untuk memberi asupan kepada anjing supaya tidak mengalami kelaparan dan dehidrasi.

Virus mematikan ini biasanya menyerang anjing dalam waktu 8-10 hari. Menurut Dokter hewan, dalam perawatan intensif anjing akan melewati berbagai tahapan untuk menentukan potensi kesembuhan mereka. Ya, paling buruknya anjing bisa mati.

Dalam 8-10 hari itu, terdapat tiga hari yang menjadi penentuan. Hari itu disebut sebagai masa kritis. Masa kritis merupakan tahap saat virus menyerang ke seluruh tubuh dan dapat membuat kondisi kesehatan anjing semakin buruk. Kondisi ini berlangsung selama 72 jam atau tiga hari.

Percaya atau tidak, intensitas kehadiranmu dalam menjenguk anjingmu menjadi salah satu faktor penentu keselamatan hewan berbulu kesayanganmu itu. Sering-seringlah menjenguk dan bawalah mainan-mainan baru untuknya, terutama saat masa kritisnya. Jika anjingmu berhasil melewati masa kritis, potensi selamat pada anjingmu akan besar. (nic)

Baca juga:

Ketahui Perilaku Alpha Pada Anjing Peliharaan



Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH