Khasiat Kurma untuk Kesehatan, dari Melindungi Otak hingga Vitalitas Pria Buah kurma memiliki banyak manfaat kesehatan. (Foto: Pixabay/rawpixel)

KURMA membanjiri pasar-pasar di tanah air pada bulan suci Ramadan. Salah satu buah khas Timur Tengah biasanya sebagai makanan konsumsi berbuka. Rasanya sangat manis dan enak sekali ketika dikunyah.

Di balik rasanya yang unik, buah kurma memiliki berbagai manfaat kesehatan, mulai dari memperlancar pencernaan, mencegah anemia bahkan menjaga vitalitas kaum pria.

"Khasiat kurma banyak sekali, sebagai makanan bergizi. Dan pada bulan puasa, selain berkhasiat juga sunnah," kata Guru Besar bidang Keamanan Pangan dan Gizi, Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB University Ahmad Sulaeman, dikutip Antara.

Prof Ahmad menganjurkan mengkonsumsi buah asal Timur Tengah itu sebaiknya tidak hanya pada bulan Ramadan saja melainkan juga pada hari-hari lain agar mendapat manfaat kesehatan maksimal.

1. Kurma bermanfaat untuk kesehatan otak

Kurma bermanfaat untuk melindungi otak. (Foto: Pixabay/Simon)
Kurma bermanfaat untuk melindungi otak. (Foto: Pixabay/Simon)

Prof Ahmad menjelaskan beberapa manfaat kesehatan kurma yakni meningkatkan kesehatan otak. Makan kurma melindungi otak terhadap stres oksidatif dan imflamasi otak karena kurma kaya serat, fenolik, antioksidan alami seperti asam proton.

"Keberadaan senyawa polifenol pada kurma berpotensi membantu memperlambat kejadian penyakit Alzheimer dan Demensia (pikun)," katanya.

Baca juga berita lainnya dalam artikel: 6 Negara Ini Jadi Surga Kebab di Dunia, Termasuk Indonesia


2. Kurma dapat mengatasi sembelit

Kurma bermanfaat untuk mengatasi sembelit. (Foto: Pixabay/jackmac34)
Kurma bermanfaat untuk mengatasi sembelit. (Foto: Pixabay/jackmac34)

Kandungan serat yang tinggi pada kurma juga bisa mengatasi konstipasi atau sembelit. Serat pada kurma membantu kesehatan pencernaan sehingga ketika makanan itu masuk ke dalam usus bisa lancar sampai saluran pencernaan, dan buang air besar menjadi lancar.

"Kalau susah buang air besar, makan kurma saja. (Kurma) direndam semaleman sampai lembut. Besok harinya bisa diblender jadi seperti pasta lalu dimakan," kata Ahmad.


3. Kurma digunakan untuk pengobatan mag

Kurma bermanfaat untuk mengobati mag. (Foto: Pixabay/pompi)
Kurma bermanfaat untuk mengobati mag. (Foto: Pixabay/pompi)

Kandungan serat larut dan tidak larut dalam kurma juga bisa menyembuhkan penyakit pencernaan seperti maag. Di dalam kurma terkandung berbagai asam amino bermanfaat yang bisa menstimulasi pencernaan makanan yang bisa lewat melalui saluran gastrointestinal sehingga makanan bisa langsung diserap.

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Tradisi Ramadan Unik di Aceh, Berburu Daging di Hari Meugang

4. Kurma sebagai obat anemia

Kurma bermanfaat untuk mengobati anemia. (Foto: Pixabay/EmAji)
Kurma bermanfaat untuk mengobati anemia. (Foto: Pixabay/EmAji)

Manfaat lainnya, kurma bisa mengatasi anemia. Manfaat itu, menurut Ahmad, kurang diketahui banyak orang bahwa anemia bisa diatasi dengan mengonsumsi kurma.

Sumber penyembuhan anemia berasal dari gizi dan zat besi yang ada dalam kurma. Zat besi yang terkandung jumlahnya tidak signifikan tetapi lumayan untuk mengatasi gejala anemia.

5. Kurma bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung

Kurma brmanfaat untuk mencegah penyakit jantung. (Foto: Pixabay/cocoparisienne)
Kurma brmanfaat untuk mencegah penyakit jantung. (Foto: Pixabay/cocoparisienne)

Prof Ahmad mengatakan kurma juga dapat mencegah penyakit jantung. Penelitian tentang pencegahan itu sudah dilakukan oleh salah seorang peneliti dan dipublikasikan dalam jurnal internasional.

Hasil penelitian itu menyebutkan konsumsi kurma merupakan cara efektif untuk menurunkan kadar trigliserid dan menurukan stress oksidatif yang merupakan faktor risiko penyakit jantung.

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Ragam Tradisi Unik Menyambut Bulan Suci Ramadan


6. Kurma untuk mengurangi risiko stroke

Kurma bermanfaat untuk mengurangi risiko stroke. (Foto: Pixabay/EmAji)
Kurma bermanfaat untuk mengurangi risiko stroke. (Foto: Pixabay/EmAji)

Kandungan antioksidan yang tinggi pada kurma juga untuk mencegah atau pembentukan plak pada pembuluh darah yang dapat membantu mengurangi faktor risiko stroke.

Kurma juga memiliki berbagai fitokimia dengan jumlah yang sedikit tetapi membantu terhadap penyakit jantung. Kurma juga kaya potasium, kandungan mineral, yang mampu menurunkan tekanan darah dan mencegah hipertensi.

"Kurma mengurangi risiko stroke dan penyakit yang berkaitan dengan jantung lainnya," kata Ahmad.


7. Mengobati disfungsi seksual

Kurma dapat mengobati disfungsi seksual. (Foto: Pixabay/sarangib)
Kurma dapat mengobati disfungsi seksual. (Foto: Pixabay/sarangib)

Sebuah penelitian pada 2006 menyebutkan efek pollen kurma dan minyaknya dapat mengobati disfungsi seksual pada pria. Hasil penelitian itu melaporkan tingginya estradiol dan komponen flavonoid di dalam kurma membantu meningkatkan jumlah sperma dan motilitas sperma.

"Penelitian di India itu menunjukkan pollen pada kurma telah digunakan untuk mengobati infertilitas pada kaum pria, pada pengobatan tradisional. Jika ingin meningkatkan libido, perbanyak makan kurma," kata Ahmad.

Di kawasan Timur Tengah, konsumsi kurma sudah menjadi kebiasaan untuk meningkatkan stamina kaum pria. Mereka mengkonsumsi kurma yang sudah direndam dalam susu kambing, lalu diblender, ditambah kapulaga, serta madu. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: 5 Alasan Medis Kenapa Kamu Sering Merasa Lelah Sepanjang Waktu



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH