6 Negara Ini Jadi Surga Kebab di Dunia, Termasuk Indonesia Gyros salah satu kebab khas dari Yunani. (Foto: Pixabay/jban70)

KATA "kebap" atau "kebab" berasal dari bahasa Turki, Urdu, Persia, juga istilah dari Arab yang berarti daging panggang. Lebih khusus lagi, kebab mengacu pada daging yang dipanggang di atas tusuk sate pada api terbuka.

Teknik panggang tersebut telah menyebar selama ratusan tahun dari Timur Tengah ke keempat penjuru dunia. Pengaruh kebab dapat dilihat dalam segala hal mulai dari souvlaki Yunani yang dibumbui dengan baik, hingga sate Indonesia atau 'sosaties' Afrika Selatan.

Dikutip booking.com, berikut empat lima negara yang terkenal dengan kebabnya.


1. Turki

Adana salah satu kebab Turki yang terkenal. (Foto: Pixabay/6651012)
Adana salah satu kebab Turki yang terkenal. (Foto: Pixabay/6651012)

Kebab mungkin ekspor kuliner paling terkenal di Turki, yang telah tersebar di seluruh dunia dalam berbagai bentuk. Hampir setiap wilayah Turki memiliki hidangan kebab sendiri-sendiri. Salah satu versi yang paling dikenal adalah kebab doner, di mana domba atau ayam tanpa lemak dipanggang berputar hingga benar-benar cokelat dan renyah. Ada "adana" (dari Biricik, Turki Selatan), dengan domba cincang berbumbu cabai direkatkan di tusuk sate, kemudian dimasak di atas api kayu, disajikan dengan tomat panggang, paprika, bawang merah, dan peterseli.

Pilihan kebab yang lebih mewah adalah "testi", kombinasi domba dan sayuran yang dimasak dalam pot tanah liat, kemudian dipecahkan di atas meja. Ada lagi kebab Iskender, dinamai menurut penemunya, seorang tukang daging Turki bernama Iskender Efendi.

Baca juga berita lainnya dalam artikel:

Karena Sudah Terbiasa, 5 Cara Cuci Tangan yang Kita Lakukan Ternyata Salah


2. Yunani

Souflaki kebab paling populer di Yunani. (Foto: Pixabay/jcvelis)
Souflaki kebab paling populer di Yunani. (Foto: Pixabay/jcvelis)

Yunani salah satu yang terkenal untuk kebab, di mana rasa sederhana oregano, bawang putih, dan lemon melengkapi daging. Salah satu versi khusus Mediterania ini yang patut dicicipi adalah "gyros". Resep ini memerlukan daging domba (sekarang termasuk daging sapi, babi, dan ayam) yang dimasak di rotisserie vertikal.

Pilihan lain kebab paling populer di Yunani adalah "souvlaki", di mana daging disiram dalam rendaman minyak zaitun dan lemon, ditusuk, kemudian dipanggang. Kamu dapat makan daging langsung dari tusukannya atau atau mencopotinya lalu dicampur dengan tomat ceri, bawang, sesendok tzatziki, dan keripik renyah.

3. India

India terkenal dengan kebabnya selain makanan vegetarian. (Foto: Pixabay/GOLDINPIC)
India terkenal dengan kebabnya selain makanan vegetarian. (Foto: Pixabay/GOLDINPIC)

Mungkin mengejutkan bahwa India, negara yang terkenal dengan masakan vegetariannya, juga terkenal dengan kebab dagingnya yang sangat beragam. Penggemar kebab pertama-tama harus pergi ke Kota Lucknow, India utara, tempat tradisi menyatai dan memanggang sangat kuat, dan mulailah dengan kebab "galouti" artinya "lembut".

Kebab lain khas India yaitu shami, yang diyakini telah diperkenalkan dari luar negeri selama era Mughal. Hidangan aromatik ini berisi daging domba cincang yang dicampur dengan chana dal (buncis split), ketumbar, dan telur, sebelum dipanggang atau digoreng untuk menghasilkan camilan renyah di luar, halus di dalam. India juga punya kebab seekh, di mana daging cincang dengan ketumbar, kayu manis, dan kunyit dililitkan di tusuk sate, dimasak di tandoor sampai empuk.

Baca juga berita lainnya dalam artikel:

Ragam Tradisi Unik Menyambut Bulan Suci Ramadan


4. Indonesia

Sate makanan khas Indonesia paling terkenal. (Foto: Pixabay/saesherra)
Sate makanan khas Indonesia paling terkenal. (Foto: Pixabay/saesherra)

Di Indonesia, dan sebagian besar Asia Tenggara, daging panggang yang ditusuk dikenal sebagai sate. Meskipun resep berbeda-beda tergantung pada daerahnya, kamu dapat mencoba salah satunya yaitu irisan ayam yang sudah dibumbui (bisa juga daging sapi atau domba), dimasak di atas panggangan arang yang membara dengan tusuk sate bambu tipis.

Hal paling penting dari sate yaitu sausnya. Biasanya digunakan saus kacang dibumbui dengan cabai. Ada juga beberapa variasi bumbui dengan serai atau rempah-rempah lainnya.


5. Afrika Selatan

Sosaties salah satu makanan khas kebab dari Afrika Selatan. (Foto: Pixabay/Bluesnap)
Sosaties salah satu makanan khas kebab dari Afrika Selatan. (Foto: Pixabay/Bluesnap)

Di Afrika Selatan, har-hari tak bisa terlepas dari "braai", dalam bahasa Afrikaans untuk barbekyu atau panggangan. Kebab dikenal di sini dengan "sosaties". Bahanya dari daging domba, kambing, sapi, babi atau daging ayam yang dihancurkan dengan aprikot kering, paprika, dan bawang, direndam dengan rempah-rempah, lalu dipanggang dengan api sampai menjadi menguning dan sedikit hangus.

Hidangan sosaties berakar pada masakan Melayu karena rempah-rempah yang digunakan diperkenalkan ke pantai Afrika Selatan oleh pekerja Indonesia yang dibawa dengan pemukim Belanda. Ada resep bervariasi dalam perbandingan rempah-rempah, beberapa lebih menekankan jintan, yang lain lebih suka aprikot manis dan bubuk kari. Makan jalan-jalan di Afrika Selatan dan bereksperimen dengan versi yang berbeda. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel:

Tradisi Ramadan Unik di Aceh, Berburu Daging di Hari Meugang


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH