Ketum PBTI Yakin Muncul Jagoan Taekwondo Indonesia di Kualifikasi PON 2024

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 27 Oktober 2023
Ketum PBTI Yakin Muncul Jagoan Taekwondo Indonesia di Kualifikasi PON 2024
Ketua Umum PB TI Letnan Jendral TNI Richard Tampubolon. (Foto: Ist)

MerahPutih.com - Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) menggelar Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Indonesia (BK PON) 2024 Aceh-Sumatera Utara di GOR POPKI, Cibubur 27-30 Oktober 2023.

Ajang BK PON taekwondo ini diikuti beberapa peserta dari 34 provinsi. Dengan rincian 182 atlet kyourgi putra, 161 atlet kyourgi putri, 86 atlet poomsae putra dan 79 atlet poomsae putri.

Event ini juga didukung 249 ofisial dan 49 wasit.

Baca Juga

Dukungan 28 Pengprov Taekwondo untuk Letjen TNI Richard Tampubolon Makin Solid

Ketua Umum PBTI Letnan Jendral TNI Richard Tampubolon mengatakan, ada dua target utama yang diusung dalam penyelenggaraan BK PON taekwondo 2024 ini.

Selain untuk memenuhi target penyelenggaraan, prestasi juga jadi tujuan utamanya.

“Kami mohon doa restunya agar di BK PON kita bisa mendapatkan bibit-bibit yang talentanya sangat baik dan luar biasa untuk kita siapkan, bina, kaderisasi dalam suatu program terencana sehingga bisa menjadi jagoan-jagoan dan juara di dunia
internasional,” kata Richard di pembukaan BK PON Taekwondo, Jumat (27/10).

Richard mengatakan pada BK PON kali ini, PBTI juga menyiapkan talen untuk melihat beberapa atlet terbaik yang akan masuk ke dalam pemusatan latihan.

Progam ini juga sudah dikoordinasikan dengan Kemenpora, KOI dan KONI Pusat.

“Kita ambil yang usianya 16-17 tahun, sehingga nanti di 2024 mereka masih dalam usia golden age, top performance bertarung untuk memberikan yang terbaik karena memang kesiapan fisiknya, posturnya, taktik, teknik kita siapkan sesuai dengan program yang telah dibuat,” ujarnya.

Baca Juga:

Lagi, Pengprov Taekwondo Siapkan Mosi Tidak Percaya pada PBTI yang Tak Profesional

Di sisi lain, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari mengapresiasi program baru yang dibuat PBTI di bawah kepemimpinan Richard Tampubolon.

Menurut Okto, sapaan akrab Raja Sapta Oktohari, event-event nasional yang digelar cabang olahraga bisa menjadi cara terbaik untuk melahirkan lebih banyak bibit-bibit atlet potensial.

“KOI berharap banyak dari setiap kegiatan yang dilakukan di level nasional karena ini
merupakan screening dari calon atlet yang akan mewakili Indonesia di kancah internasional. Kalau kemarin hanya 3 atlet yang tampil di Asian Games 2022 Hangzhou, insyaallah nanti ke depan akan lebih banyak lagi," jelas Okto.

Ia yakin, semakin banyak bibit yang baik, tentu akan semakin banyak potensi untuk dapat medali.

"Tentunya ada Kemenpora, Ketua KONI Pusat, Ketua Umum Taekwondo dan kami akan bersatu untuk mendorong prestasi olahraga taekwondo untuk lebih baik lagi,” sebut Okto.

Sementara itu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI Pusat) menyebut, persiapan BK PON taekwondo untuk menghadapi PON 2024 Aceh-Sumatera Utara sangat baik.

Ia berharap, event ini bisa berjalan lancar dan melahirkan atlet-atlet taekwondo masa depan Indonesia.

“Saya juga memberikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada Ketua Umum PBTI Richard Tampubolon beserta jajaran pengurus yang telah mempersiapkan ini dengan sebaik-baiknya,” tutup Marciano. (Knu)

Baca Juga:

Tahapan Munas Taekwondo Indonesia Banyak Kejanggalan, Pengprov Siapkan Mosi Tidak Percaya

#Bela Diri Taekwondo #Pekan Olahraga Nasional
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir
Bagikan