Karakter Pengudud di Tongkrongan, Ada yang Cuman Modal Bibir Nongkrong tambah seru dengan ngebul. (Foto: Unsplash/Papaioannou Kostas)

MAU tak mau setiap tongkronan pasti ada kepulan asap rokok. Meskipun demikian tetap harus menyadari hibauan pemerintah yang dicantumkan pada setiap kemasan rokok yang dijual di pasaran.

Rokok, udud atau apapun namanya selalu menjadi jembatan yang meramaikan kumpul-kumpul dengan berbagai candaannya. Dalam setiap tongkrongan, tidak semua pengudud punya modal buat ngebul. Bisa jadi ada yang mampu membeli sepak udud, ada yang beli ketengan, tak sedikit pula yang berharap dapat pasokan dari temannya. Ada empat karakter pengudud yang mudah ditemukan di setiap tongkrongan.

Baca Juga:

Curankor, Ancaman Tongkrongan di Negeri Aing

Tipe A, Sebungkus rokok dan korek api

nongkrong
Amunisi di kantong sangat lengkap. (Foto: Pexels/cottonbro)

Tipe pengudud yang satu ini memiliki kemampuan kantong yang lumayan. Terkadang di setiap kali nongkrong dia bisa membawa lebih dari dua pak rokok. Sebagian memang merk udud kesukaannya, beberapa lainnya dibagikan pada teman-teman tongkrongannya. Atau membelikan salah satu teman terdekatnya di tongkrongan.

Dia bisa dengan santai ngebul tanpa rasa khawatir kehabisan mesiu di dompet. Pengudud ini tak keberatan untuk membagi isi bungkus ududnya pada teman yang meminta. Kalau tinggal sebatang di dalamnya, dia tidak pernah melarang orang untuk mengambilnya. Selain masih ada simpanan, dia memiliki alasan ‘warung masih buka’.

Tipe B, Sebungkus di kantong

nongkrong
Pengudud yang tak memiliki korek api. (Foto: Unsplash/Arun Anoop)

Pengudud tipe ini hampir sama dengan tipe A, dia biasanya memiliki sebungkus rokok dan tidak pelit membagi ke teman-temannya. Hanya saja entah disengaja atau memang pelupa, dia selalu tidak membawa korek api. Selalu kebingungan kalau mau ngebul, pinjam korek api ke sana, ke sini. Kalau toh membeli koreak api, biasanya terlupa membawa atau meletakannya.

Alhasil dia memiliki amunisi buat ngebul tapi tidak memiliki senjatanya. Celakanya kalau dia nongkrong dengan teman yang tidak membawa korek api pula. Dijamin asem mulutnya.

Baca Juga:

Mengenal Ragam 'Kasta' di Tongkrongan, Dari Bos Hingga Bansur

Tipe C, Korek api di kantong

nongkrong
Orang yang mengerti benda yang dibawanya sangat vital. (Foto: Pexels/Kelly Lacy)

Pengudud yang satu ini selalu membawa korek api di kantongnya. Kalau di tongkrongan dia bisa menjadi penyelamat tipe B yang selalu kehilangan korek apinya. Bisa jadi dalam pikiran pengudud ini, kehadirannya selalu dinantikan orang lain. Koreak api yang dibawanya bukan tipe yang mahal. Hanya korek api biasanya yang banyak dijual di warung-warung, tidak lebih dari Rp2.500. Namun korek apinya tidak akan diletakan di sembarangan tempat. Dia selalu menyimpan kembali koreak apinya di kantong. Itu modal satu-satunya di tongkrongan.

Tipe D, Modal bibir

nongkrong
Ke tongkrongan hanya membawa bibir saja. (Foto: Pexels/Matheus Ferrero)

Pengudud tipe D adalah kasta yang paling rendah. Motivasinya tidak pernah diketahui, antara memang tidak punya uang, pelit, membatasi diri untuk mengudud atau takut dengan orang rumah karena sudah dilarang merokok. Jadi mereka memang tidak mengantongi rokok dan korek api. Satu-satu modalnya adalah bibirnya untuk menyelipkan udud.

Kalau yang memiliki alasan membatasi diri merokok, terlihat hanya mengudud sebat atau duabat saja. Namun kalau yang benar-benar modal bibir, terlihat asyik nyomot sana-sini dan menikmatinya selama masih ada batang-batang udud di tongkrongan.

Jadi kamu tipe yang mana? (psr)

Baca juga:

Ngapain Sendokiran, Sokin Nongkrong!

Penulis : P Suryo R P Suryo R
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Baterai Tenaga Nuklir yang Tahan 28.000 Tahun
Hiburan & Gaya Hidup
Baterai Tenaga Nuklir yang Tahan 28.000 Tahun

Diharapkan, teknologi ini dapat berfungsi pada 2023.

Skutik Aman Harus Perhatikan Bagian Ini
Fun
Skutik Aman Harus Perhatikan Bagian Ini

Skutik tidak hanya terus dikendarai, perhatikan suku cadangnya.

Halsey, Lauv, dan Steve Aoki Gabung Konser Malam Tahun Baru Big Hit Labels
ShowBiz
Halsey, Lauv, dan Steve Aoki Gabung Konser Malam Tahun Baru Big Hit Labels

Ketiga musisi Hollywood itu sebelumnya sempat berkolaborasi dengan BTS.

Rayakan Ulang Tahun Ke-50, Doraemon Rilis Sekuel Stand By Me
ShowBiz
Rayakan Ulang Tahun Ke-50, Doraemon Rilis Sekuel Stand By Me

Menceritakan tentang kehidupan Nobita di masa depan.

Absen 2 Tahun, Afgan Kembali dengan Single 'Say I'm Sorry'
ShowBiz
Absen 2 Tahun, Afgan Kembali dengan Single 'Say I'm Sorry'

Afgan Luncurkan Single 'Say i'm Sorry' , Single tersebut merupakan terobosan global pertama Afgan sekaligus debutnya dengan EMPIRE, label ikonik Amerika Serikat

Animasi Spider-Verse 2 Bakal Lebih Menakjubkan
Fun
Animasi Spider-Verse 2 Bakal Lebih Menakjubkan

Dibocorkan sendiri oleh sang produser.

Apakah Sudah Saatnya Kamu Punya Usaha Sendiri?
Fun
Apakah Sudah Saatnya Kamu Punya Usaha Sendiri?

Sebelum memulai bisnis ketahui dulu hal ini.

Seni Botani Karya Hannah Bullen-Ryner Jadi Viral, Ini Alasannya
Hiburan & Gaya Hidup
Seni Botani Karya Hannah Bullen-Ryner Jadi Viral, Ini Alasannya

Seni Botani Karya Hannah Bullen-Ryner Jadi Viral,

6 Tahun Absen, Laura Basuki Masuk Nominasi FFI 2020
ShowBiz
6 Tahun Absen, Laura Basuki Masuk Nominasi FFI 2020

Laura Basuki fokus untuk menjaga badan agar tetap fit ketika memerankan karakter Susi Susanti.

Ternyata 4 Makanan Ini Enggak Perlu Disimpan di Kulkas
Fun
Ternyata 4 Makanan Ini Enggak Perlu Disimpan di Kulkas

Faktanya, ada beberapa makanan yang tidak perlu disimpan di kulkas, lho!