Jhonny Cash Jadi Inspirasi Paul McCartney Membentuk Band Wings

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 29 Januari 2024
Jhonny Cash Jadi Inspirasi Paul McCartney Membentuk Band Wings

Paul McCartney kenang terbentuknya band Wings. (Foto: Dok/Paul McCartney)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mendekati peluncuran ulang salah satu album penting dari band Wings bertajuk Band on the Run pada 2 Februari 2024, sang pentolan Paul McCartney menceritakan bahwa Johnny Cash menjadi sosok yang cukup memberikan inspirasi terbentuknya Wings.

Dikutip dari Billboard, Jumat (26/1), Paul McCartney dalam sebuah wawancara dengan Mojo mengenang bahwa setelah The Beatles berakhir, dia dihadapkan pada beberapa alternatif, salah satunya adalah berhenti bermusik sepenuhnya dan melakukan hal yang ia sendiri belum ketahui.

"Saya tidak menyukai keduanya, jadi saya berpikir: 'Bagaimana dulu The Beatles dimulai?' Band itu adalah sekelompok teman yang tidak tahu apa yang mereka lakukan," ucap Paul McCartney dalam wawancara tersebut.

Baca juga:

Paul McCartney Kagum dengan Lagu The Beatles Buatan AI

Pada saat yang bersamaan, Paul McCartney menyadari bahwa mungkin ada alternatif lainnya, yaitu membentuk sebuah band yang tidak terlalu terkenal dengan tidak perlu merasa khawatir jika dia dan rekan-rekannya tidak tahu apa yang mesti dilakukan.

"Karena kami akan membentuk karakter kami seiring waktu bergerak. Hal itu menjadi sebuah keyakinan yang nyata. Sebenarnya, itu benar-benar gila," kenang McCartney.

Baca juga:

Curhatan Paul McCartney tentang Pensiun Bermusik Usai The Beatles Bubar

McCartney lantas mengungkapkan momentum ketika dirinya melihat sosok Johnny Cash di televisi yang mendorongnya untuk memulai Wings.

"Kami (Paul dan Linda) sedang berada di tempat tidur pada suatu malam, baru saja menikah, ketika Johnny Cash muncul di televisi dengan band baru yang dibentuknya bersama Carl Perkins yang merupakan pahlawan besar saya. Di sanalah mereka, bermain dengan beberapa musisi country yang belum pernah saya dengar, tampak seperti sedang bersenang-senang," cerita McCartney.

Setelah The Beatles bubar pada 1970, McCartney tidak yakin ke mana dia mesti melanjutkan karier. Setelah melalui banyak pertimbangan, dia akhirnya memutuskan untuk membentuk sebuah grup baru dengan sekelompok musisi yang relatif tidak dikenal dan bersama sang istri, Linda, yang kemudian dikenal dengan nama Wings. (far)

Baca juga:

Alasan Paul McCartney Menjadi Cameo di Pirates of the Caribbean

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
'Feather Lungs' Laura Gibson menghadirkan nuansa folk yang lembut dan puitis, mengeksplorasi kerentanan, kerinduan, hubungan, serta perubahan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 25 Agustus 2026
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
ShowBiz
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
Lirik 'BISA GAK SIH?' mengajak pendengarnya untuk sesekali berhenti, mengambil napas, dan memberikan kesempatan beristirahat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
ShowBiz
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
'Head Over Heels' menjadi salah satu lagu JD McPherson dalam album Let The Good Times Roll yang memadukan rock and roll, rhythm and blues, dan nuansa retro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
ShowBiz
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
Lagu ini lahir dari pengalaman personal Tomiyang setelah kehilangan sang ibu.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
ShowBiz
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
Barry Can't Swim merilis single terbaru 'Dance Dance Dance!' yang terpengaruh French touch, dengan synth berkilau, keytar, dan vokal berbahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
ShowBiz
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
Petra Sihombing kembali dengan single 'Bangga', lagu yang bercerita tentang rasa kagum dan bangga melihat seseorang yang dikenal lama akhirnya meraih impian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
ShowBiz
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
Budi Doremi mengangkat kisah seseorang yang mulai menyadari bahwa perasaan yang ia berikan tidak mendapatkan balasan yang setara.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
ShowBiz
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
510 kembali dengan 'Heavy Lies The Crown'. Single ini mengangkat tema spiritual dan pergulatan batin.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
ShowBiz
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
NiMBY melanjutkan kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' bersama Ombags NTRL. Lagu ini mengajak pendengar berani bangkit dan mengejar mimpi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
ShowBiz
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Icona Pop kembali dengan album 'Ritual' dan single 'Hurt'. Album electro-pop ini mengangkat persahabatan, motherhood, patah hati, penyembuhan, dan transformasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Bagikan