Paul McCartney Kagum dengan Lagu The Beatles Buatan AI

Andrew FrancoisAndrew Francois - Senin, 26 Juni 2023
Paul McCartney Kagum dengan Lagu The Beatles Buatan AI

Paul McCartney sebut musik buatan AI tak 'sepalsu' yang dikira. (Foto: Instagram/@paulmccartney)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PAUL McCartney telah berbicara tentang lagu 'terakhir' yang dikaitkan dengan The Beatles dan akan dirilis akhir 2023. Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, McCartney mengklarifikasi bahwa lagu tersebut telah diaransemen ulang dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI), tetapi menegaskan bahwa lagu tersebut tidak dibuat oleh AI.

Menurut laporan The Guardian, lagu tersebut diduga berasal dari komposisi John Lennon yang telah meninggal pada 1978 dan berjudul Now and Then, meskipun judul lagu ini belum dikonfirmasi secara resmi.

Spekulasi tentang perilisan lagu Lennon setelah kematiannya muncul di media sosial minggu lalu ketika McCartney mengungkapkan penggunaan AI dalam produksi lagu tersebut.

Melalui sebuah posting di Twitter pada hari Kamis, McCartney menyatakan bahwa ia tidak dapat memberikan terlalu banyak informasi tentang lagu baru tersebut, tetapi ia menegaskan bahwa tidak ada yang dibuat secara artifisial atau sintetik. Semuanya nyata dan mereka semua memainkannya.

Baca juga:

Curhatan Paul McCartney tentang Pensiun Bermusik Usai The Beatles Bubar

McCartney tegaskan AI hanya bertugas membantu. (Foto: NME)

"Kami membersihkan beberapa rekaman yang ada - sebuah proses yang berlangsung bertahun-tahun," kata McCartney.

Dalam wawancara dengan Radio BBC 4, McCartney menjelaskan bahwa AI digunakan hanya untuk memperbaiki suara Lennon dalam rekaman demo.

"Ketika kami mulai bekerja pada apa yang akan menjadi rekaman terakhir The Beatles - ini adalah rekaman demo yang dimiliki oleh John yang kami kerjakan dan selesaikan," katanya.

McCartney menambahkan, "Kami dapat mengambil suara John dan membersihkannya melalui AI. Jadi kami dapat menggabungkan rekaman itu seperti yang biasa dilakukan. Ini memberi kita sedikit kebebasan."

Inspirasi untuk menggunakan AI dalam pembuatan lagu muncul setelah Peter Jackson menyutradarai film dokumenter The Beatles: Get Back pada 2021. Dalam serial dokumenter tersebut, Jackson menggunakan kecerdasan buatan untuk membersihkan rekaman dan audio arsip dari pembuatan album The Beatles pada 1970, Let It Be.

Baca juga:

Alasan Paul McCartney Menjadi Cameo di Pirates of the Caribbean

Musik buatan AI telah menuai beragam kontroversi. (Foto: Unsplash/Possessed Photography)

Penggunaan AI dalam industri musik telah menuai kontroversi dalam beberapa bulan terakhir, termasuk melibatkan Universal Music Group (UMG). UMG telah menghadapi perdebatan setelah lagu yang dibuat oleh AI, Heart on My Sleeve, yang mensimulasikan suara Drake dan The Weeknd, menjadi viral.

UMG mengajukan petisi untuk menghapus lagu tersebut dengan alasan pelanggaran etika umum dan hak kekayaan intelektual dalam industri musik. CEO Spotify, Daniel Ek, mengungkapkan bahwa layanan streaming sedang berusaha mencari cara untuk melawan lagu-lagu AI yang meniru suara para artis.

Dia menyatakan, "Saya pikir tantangan AI terkait dengan hak cipta atau label dan perusahaan media, terkait dengan topik dan masalah yang sangat penting seperti nama dan penampilan, adalah masalah yang nyata."

Meskipun McCartney mengakui bahwa penggunaan AI dalam musik terasa 'menakutkan', ia juga menyatakan bahwa hal tersebut sedang dihadapi dan ditangani oleh industri musik saat ini. (waf)

Baca juga:

Perjalanan Hidup Paul McCartney Dijadikan Serial Dokumenter

#Musik #The Beatles
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Kementerian Kebudayaan Kaji Penggunaan Sound Horeg setelah Insiden Jawa Timur
Kemenbud terus memperhatikan berbagai bentuk ekspresi budaya yang berkembang di tengah masyarakat.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Kementerian Kebudayaan Kaji Penggunaan Sound Horeg setelah Insiden Jawa Timur
ShowBiz
Polemik Macklemore, Ed Sheeran Minta Maaf dan Akui Kondisi di Gaza Membuatnya Terpukul
Sheeran menyebut situasi di Gaza sebagai sesuatu yang katastrofik dan tidak dapat dibenarkan.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Polemik Macklemore, Ed Sheeran Minta Maaf dan Akui Kondisi di Gaza Membuatnya Terpukul
ShowBiz
Ed Sheeran Ngaku Salah, Keliru Batalkan Macklemore yang Pro-Palestina
Sheern menyebut kebebasan merupakan hal mendasar tidak peduli di tempat mana kebebasan bersuara itu dilakukan.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Ed Sheeran Ngaku Salah, Keliru Batalkan Macklemore yang Pro-Palestina
ShowBiz
Calvin Harris Gelar Tur Headline Pertama di Australia pada Februari 2027
Calvin Harris akan menggelar tur headline pertamanya di Australia pada Februari 2027 dengan menyambangi Perth, Brisbane, Sydney, dan Melbourne.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Calvin Harris Gelar Tur Headline Pertama di Australia pada Februari 2027
ShowBiz
'Stand by me' Jadi Single Kolaborasi Dhira Bongs dan WITHDOM, Ada Sentuhan Pop 90-an
Dhira Bongs berkolaborasi dengan grup vokal asal Kyoto, Jepang, WITHDOM, lewat single 'Stand by me' yang memadukan R&B, UK garage, dan pop 90-an.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
'Stand by me' Jadi Single Kolaborasi Dhira Bongs dan WITHDOM, Ada Sentuhan Pop 90-an
ShowBiz
Rosé Rilis Single Baru 'new trick', Video Musiknya Dibuat Pakai iPhone 18 Pro
Rosé BLACKPINK merilis 'new trick' pada 18 September 2026. Lagu ini bercerita tentang bangkit setelah patah hati dan menemukan kekuatan baru.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Rosé Rilis Single Baru 'new trick', Video Musiknya Dibuat Pakai iPhone 18 Pro
ShowBiz
Madonna akan Kembali ke VMAs Setelah 23 Tahun, Aksi 2003 Kembali Jadi Sorotan
Madonna kembali ke panggung VMAs setelah 23 tahun dan akan menjadi penampil pembuka VMAs 2026 di Los Angeles pada 27 September.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Madonna akan Kembali ke VMAs Setelah 23 Tahun, Aksi 2003 Kembali Jadi Sorotan
ShowBiz
Dicoret dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan Rp 17,7 Miliar untuk Bantu Rakyat Palestina
Macklemore berencana mendonasikan 1 juta dolar AS atau sekitar Rp 17,7 miliar kepada enam organisasi yang membantu rakyat Palestina.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Dicoret dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan Rp 17,7 Miliar untuk Bantu Rakyat Palestina
ShowBiz
Film Dokumenter 'Linkin Park: Unshatter' Tayang 30 September, Rekam Perjalanan Band setelah Chester Bennington
Linkin Park: Unshatter merekam perjalanan band setelah tujuh tahun jeda pascakepergian Chester Bennington dan hadirnya dua anggota baru.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Film Dokumenter 'Linkin Park: Unshatter' Tayang 30 September, Rekam Perjalanan Band setelah Chester Bennington
ShowBiz
ZZUF Kembali dengan Album Penuh Kedua, Hadirkan 15 Lagu dan 3 Kolaborasi
ZZUF kembali lewat album penuh kedua yang berisi 15 lagu. Album ini menghadirkan kolaborasi dengan softtrauma, Deathro, dan After Hours.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
ZZUF Kembali dengan Album Penuh Kedua, Hadirkan 15 Lagu dan 3 Kolaborasi
Bagikan