Inspirasi

Jangan Cuci Peralatan Masak Berminyak dengan Air Panas

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Jumat, 03 September 2021
Jangan Cuci Peralatan Masak Berminyak dengan Air Panas

Jangan mencuci piring berminyak dengan air panas (Foto: Pixabay/rewrite27)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AIR panas dan sabun merupakan sejumlah hal yang kamu butuhkan untuk membersihkan sesuatu. Dalam beberapa kasus, air panas dan sabun sangat bagus, khususnya bila kamu berurusan dengan panci atau wajan berminyak.

Namun, menurut Doyle James, presiden Mr. Rooter Plumbing, punya pendapat berbeda. Menurutnya air dingin sebenarnya merupakan pilihan yang lebih baik untuk mencuci peralatan masakmu yang berminyak atau berlemak

Baca Juga:

Magdalena, Food Vlogger Jagoan Bagi UMKM Kuliner di Masa Pandemi

Hindari mencuci dengan air panas (Foto: Pixabay/free-photos)

Air panas melelehkan minyak, yang kemudian mengeras saat mendingin di pipa. Itu menyebabkan lemak menempel pada pipa dan bisa menyumbat jalan air.

Sementara menurut James, air dingin melakukan hal sebaliknya. Karena air dingin bisa membantu lemak tetap padat, hingga bisa mengalir dengan mudah dan efisien lewat pipa tanpa tersumbat.

"Ketika lemak, minyak dan lemak bertemu dengan air dingin. Maka akan cepat mengeras, dan prinsip-prinsip air serta gravitasi mengambil alih dan menghapusnya," jelas James, seperti yang dikutip dari laman lifehacker.

Melihat hal itu, mungkin banyak orang bertanya apakah bisa mencuci lemak dan minyak di saluran pembuangan dengan menggunakan air dingin? Jawabannya tidak.

Baca Juga:

GoFood dan TikTok Edukasi UMKM Kuliner Soal Pemasaran Digital

Mencuci dengan air panas bisa menimbulkan masalah (Foto: Pixabay/eak_kkk)

Karena kamu tetap harus menuangkan atau menghilangkan lemak serta minyak sebanyak mungkin, sebelum menggunakan sabun dan air apa pun, atau memasukan panci ke dalam mesin pencuci piring.

Bila lemak seperti mentega atau lemak babi yang dibekukan, bukan sebuah masalah besar. Namun banyak potongan-potongan kecil berminyak yang bisa menumpuk menjadi gundukan berminyak yang besar, dan tak bisa dipindahkan.

Hal itu tentunya sesuatu yang tidak diinginkan. Karena kamu harus merogoh kocek untuk membayar tukang yang memperbaiki pipa tersebut.

Karena itu, bersihkan panci kamu dan bersihkanlah dengan baik. Kemudian bersihkan semua lapisan tipis berminyak dengan air dingin dan banyak sabun. Hal itu bisa membuat minyak teremulsi dengan surfaktan, agar residunya tidak melapisi dan merusak pipa rumahmu. (Ryn)

Baca Juga:

Start Up Kuliner Bisa Bertahan di Tengah Pandemi

#Lipsus Bulan September #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan