Kesehatan
Jajanan SD di Negeri Aing Nikmat dan Bikin Ketagihan, Tapi... Jajanan di depan SD merupakan salah satu tempat pelesiran kuliner terlezat di Negeri Aing (Foto: instagram @nonaculinary)

JAJAN makanan ringan jadi kebiasaan anak-anak, dimanapun dan kapanpun. Meskipun tengah pelesiran dan orangtuanya membawa makanan, tetap saja mereka minta jajan.

Apalagi bila jajan itu sangat dikenal seperti yang dijual di sekolah. Jajanan SD di Negeri Aing sudah tersohor rasanya yang nikmat dan harganya yang sangat bersahabat dengan kantong.

Baca Juga:

Cengti, Antara Solidaritas dan Maut

Namun, dibalik kelezatan dan nikmatnya jajanan itu, ada beberapa yang dinilai tidak sehat. Seperti mengandung formalin, boraks atau pewarna tekstil dan sejenisnya.

Para orang tua siswa melarang anak-anaknya tidak jajan sembarangan. Meski demikian, tak sedikit orang yang cuek dan tetap membeli jajanan tersebut.

Salah satunya Ayu, mahasiswi asal Tangerang yang sangat hobi membeli jajan SD.

"Sempet kan dulu banyak isu jajan SD enggak bersih lah, bikin sakit perut lah, pake formalin atau boraks lah, saosnya dari sisa sampah sayur dan buah lah. Tapi gue sih dari dulu sampai sekarang cuek-cuek aja, buat gue yang penting rasanya enak enak enak," kata Ayu.

Karena kelezatannya, jajanan SD digemari oleh anak muda hingga orangtua (Foto: instagram @masakjajan)

Lebih lanjut Ayu menambahkan "Jajanan SD buat gue sih enak parah dan bikin ketagihan banget. Apalagi telor gulung, telor dadar yang kecil bulet-bulet itu sama lidi-lidian pedas,".

Sayangnya di saat pandemi ini, Ayu merasa kesulitan untuk mencarinya. Karena seluruh sekolah masih memberlakukan belajar online.

"Pandemi COVID-19 bikin gue sulit nyari jajanan SD. Biasanya ada di SD deket rumah gue, tapi sekarang SD kan belom buka masih pada belajar online. Ya semoga pandemi cepet kelar deh, biar gue bisa nikmatin jajanan SD lagi," lanjutnya.

Baca Juga:

Starling Sang 'Pemersatu Bangsa' di Negeri Aing

Dibalik kelezatannya, ada sejumlah oknum pedagang yang menggunakan zat-zat berbahaya pada dagangannya (Foto: instagram @makanan.enak.banget)

Dilansir dari laman alodokter, tak sedikit jajanan SD didapati mengandung boraks, formalin, rhodamin B dan pewarna mentanil yellow.

Boraks atau sodium tetraborate tampak seperti bubuk putih atau menyerupai garam yang tak memiliki rasa. Biasanya boraks digunakan untuk detergen, pestisida, pupuk dan sejumlah obat-obatan.

Tapi boraks kerap disalahgunakan oleh padagang licik sebagai pengawet makanan dan membantu daging menjadi empuk. Padahal boraks merupakan zat yang berisiko menimbulkan gangguan kesehatan.

Masuknya borak ke dalam tubuh bisa memicu sejumlah gejala. Seperti demam, mual hingga muntah. Paparan boraks pada kulit dan mata bisa memicu iritasi kulit dan mata merah. Dalam dosis tinggi, boraks bahkan bisa menyebabkan keracunan, koma hingga kematian.

Zat berbahaya lainnya yang digunakan oknum pedagang curang yakni formalin. Zat tersebut bersifat karsinogenik yang bisa menyebabkan kanker. Formalin tidak berwarna dan beraroma kuat.

Zat tersebut tergolong sangat beracun bila dikonsumsi dalam dosis tinggi. Pemakaian formalin apda makanan di Indonesia, yakni pada mi instan, ikan asin, tahu, dan ayam.

Sementara itu, untuk jajanan anak sekolah yang mengandung formalin, akan berbahaya jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Formalin pada dosis rendah di udara dapat mengiritasi mata sehingga menyebabkan mata berair, sakit kepala, rasa terbakar atau perih pada tenggorokan, kesulitan bernapas, hingga memicu serangan asma.

Ada penelitian yang menyebutkan, paparan formalin bisa menyebabkan gangguan organ reproduksi pada wanita. Pada ibu hamil, zat tersebut juga bisa menyebabkan cacat janin, bahkan kematian janin di dalam kandungan.

Formalin dalam dosis tinggi bisa menyebabkan iritasi saluran cerna dan pernapasan, koma, kerusakan ginjal, hingga kematian.

Zat berbahaya selanjutnya yang digunakan oknum pedagang 'curang' yakni Rhodamin, yang merupakan zat pewarna kimia untuk kertas, tekstil, kayu, sabun dan emas. Bila dikonsumsi, zat tersebut bisa menyebabkan gangguan fungsi hati dan kanker hati.

Zat berbahaya lainnya Metanil Yellow yang bisa menimbulkan dampak bagi kesehatan, apabila dikonsumsi dalam dosis tinggi. Gejalanya mual, muntah, diare, sakit perut, iritasi kulit dan mata, serta penurunan tekanan darah.

Zat tersebut pun berpotensi memicu kanker. Bahkan bila dikonsumsi dalam jangka panjang, metanil yellow bisa menyebabkan kanker kandung kemih. (Ryn)

Baca Juga:

Romantika Bersemi di Flyover Negeri Aing

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Koreografer K-Pop Ungkap Idola yang Kerap Kesulitan Menghafal Tarian Baru
ShowBiz
Koreografer K-Pop Ungkap Idola yang Kerap Kesulitan Menghafal Tarian Baru

Informasi ini diungkapkan oleh seorang koreografer K-Pop terkenal, Bae Yoon-jung.

Diet Santuy dan Ampuh ala Soyou Eks SISTAR
ShowBiz
Diet Santuy dan Ampuh ala Soyou Eks SISTAR

berhasil menerapkan metode penurunan berat badan yang sehat, aman.

Christopher Nolan Menentang Rencana Streaming Warner Bros.
ShowBiz
Christopher Nolan Menentang Rencana Streaming Warner Bros.

Sutradara film Tenet tersebut mengatakan kepada The Associated Press bahwa keputusan Warner Bros. itu bukanlah hal yang baik.

Anji Layangkan Permintaan Maaf untuk PFI dan Joshua Irwandi
ShowBiz
Anji Layangkan Permintaan Maaf untuk PFI dan Joshua Irwandi

Anji Layangkan Permintaan Maaf Terbuka Pada PFI dan Joshua Irwandi

Berani Coba Burger Unik Paduan Daging dan Oreo ini?
Fun
Berani Coba Burger Unik Paduan Daging dan Oreo ini?

Kalau biasanya burger terkenal sebagai santapan asin, kini mereka menggabungkannya dengan sajian manis berupa biskuit.

Perusahaan ini akan Membayar Rp72 Juta untuk Makan Keju Selama Setahun
Fun
Perusahaan ini akan Membayar Rp72 Juta untuk Makan Keju Selama Setahun

Whisps mencari pencinta keju terbaik untuk bergabung dengan Dewan Keju.

Tampil Bergaya Punk-Rock, Emma Stone Perankan Cruella de Vil
ShowBiz
Tampil Bergaya Punk-Rock, Emma Stone Perankan Cruella de Vil

Pecinta film Disney pastinya sudah tidak asing lagi dengan Cruella de Vill.

Tongkrongan Asyik Anak Mobil
Fun
Tongkrongan Asyik Anak Mobil

Tak melulu anggapan miring.

Lee Seo-jin dan Park Seo-jun Jadi Korban Rasialisme di Spanyol
ShowBiz
Lee Seo-jin dan Park Seo-jun Jadi Korban Rasialisme di Spanyol

Masalah rasialisme terhadap orang Asia kini terjadi dimana-mana, bakan di program TV.

Toshiba Pamit dari Industri Komputer dan Laptop
Fun
Toshiba Pamit dari Industri Komputer dan Laptop

Mereka mengubah nama brand itu menjadi Dynabook.