Kesehatan

Ingin Tubuh Lebih Berotot? Ini Asupan Wajibnya

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 02 November 2022
Ingin Tubuh Lebih Berotot? Ini Asupan Wajibnya

Pembentukan massa otot tubuh perlu makanan pokok yang tinggi protein. (Foto: Freepik/Cookie Studio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMILIKI tubuh ideal, langsing, berotot memang selalu menjadi impian beberapa orang. Selain melakukan olahraga yang sesuai, asupan bernutrisi pun perlu disesuaikan. Penuhi keduanya maka body goals-mu akan tercapai.

Pembentukan massa otot tubuh memerlukan makanan pokok yang tinggi protein. Selain itu, asupan karbohidrat dan lemak juga dibutuhkan sebagai sumber energi.

Untuk kamu yang sedang menjalani program pembentukan massa otot, menurut laman Alodokter ada beberapa daftar makanan pembentuk otot. Nah, makanan yang harus kamu konsumsi diantaranya:

asupan wajib untuk otot
Selalu rutin berolahraga, dengan gerakan yang fokus pada pembentukkan dan kekuatan otot. (Foto: Freepik/Teksomolika)

1. Telur

Konsumsi telur utuh secara rutin baik untuk memenuhi kebutuhan protein harian. Selain itu, baik putih telur maupun kuning telur, keduanya mengandung sejumlah besar komponen utama penguat dan pembentuk otot.

Komponen tersebut meliputi asam amino leusin, fosfolipid, Omega-3, serta vitamin B dan vitamin D. Oleh karena itu, pastikan kamu mengonsumsi telur utuh untuk membentuk otot tubuh yang sehat dan kuat.

2. Dada Ayam

Selain telur, dada ayam juga merupakan salah satu makanan pembentuk otot yang sayang untuk dilewatkan. Di dalam 100 gram daging ayam, terkandung sekitar 25 gram protein. Angka tersebut merupakan jumlah yang cukup tinggi untuk memenuhi kebutuhan protein harian.

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa asupan protein tinggi yang terkontrol, seperti konsumsi dada ayam, dapat membantu penurunan lemak dalam jaringan tubuh. Selain itu, dada ayam juga kaya akan vitamin B5 dan vitamin B6 yang dapat menjaga tubuh tetap bugar selama berolahraga.

Baca juga:

Rekomendasi Asupan Penangkal Efek Polusi

3. Daging sapi tanpa lemak

Daging sapi tanpa lemak juga termasuk dalam deretan makanan pembentuk otot. Makanan ini juga menjadi sumber protein berkualitas tinggi, vitamin B, dan berbagai jenis mineral yang dapat memicu pembentukan otot.

4. Tahu


Untuk para vegetarian, tahu dapat dikonsumsi sebagai pengganti daging. Dalam seporsi tahu mentah, atau setara 125 gram, terkandung 10 gram protein, 5 gram lemak, dan 2 gram karbohidrat. Selain itu, tahu juga dikenal sebagai sumber kalsium yang baik untuk menjaga kekuatan otot dan tulang.

5. Susu Rendah Lemak

Susu rendah lemak mengandung protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral yang penting untuk pertumbuhan otot. Beberapa penelitian juga telah membuktikan bahwa minum susu secara rutin yang disertai latihan fisik dapat meningkatkan massa otot.

Baca juga:

Vitamin B, Asupan Penting untuk Anak dengan Segudang Manfaat

6. Makanan Laut

Makanan laut juga disebut sebagai asupan nutrisi penting untuk membentuk otot. Makanan ini kaya kandungan asam lemak Omega-3, protein, vitamin B kompleks, dan selenium. Semua nutrisi tersebut berperan penting dalam pertumbuhan dan pembentukan otot.

Oleh karena itu, jika kamu ingin menambahkan asupan protein ke dalam menu makan tanpa mengonsumsi terlalu banyak kalori, berbagai jenis makanan laut seperti salmon, tuna, ikan nila, dan udang, bisa menjadi pilihan yang baik.

7. Buah dan Sayur


Konsumsi buah dan sayur juga penting untuk menyeimbangkan kebutuhan nutrisi tubuh. Beragam jenis buah dan sayur mengandung serat, vitamin, mineral, serta cairan yang dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, termasuk otot.

Buah dan sayur yang baik untuk pembentukan otot meliputi jeruk, apel, pisang, anggur, pir, semangka, beri, brokoli, bayam, tomat, mentimun, asparagus, paprika, dan jamur.

asupan wajib untuk otot
Makanan pembentuk otot baiknya mengadung protein tinggi. (Foto: Freepik/Atlascompany)

8. Kacang-Kacangan dan Biji-bijian

Kacang-kacangan dan biji-bijian merupakan sumber karbohidrat berkualitas yang mengandung sejumlah kecil protein untuk menambah energi serta serat, vitamin, dan antioksidan yang bermanfaat untuk memperbaiki kerusakan otot.

Kamu boleh menambahkan beragam pilihan kacang-kacangan dan biji-bijian ke dalam menu makan harian, misalnya salad, roti, dan kue.

Jenis kacang yang dapat kamu konsumsi sebagai makanan pembentuk otot, seperti almond, mete, pistachio, atau polong. Sedangkan biji-bijian yang dapat kamu konsumsi meliputi chia, oatmeal, atau quinoa.

Makanan yang baik untuk otot tidak hanya sekadar berprotein tinggi, melainkan kombinasi makanan bergizi seimbang dan dikonsumsi dengan porsi yang cukup atau tidak berlebihan. Jangan lupa untuk selalu rutin berolahraga, dengan gerakan yang fokus pada pembentukkan dan kekuatan otot kamu.

Buat juga perencanaan pola makan yang tepat dan sesuai dengan kondisi kamu. Bila memang perlu, kamu dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen tambahan sesuai kebutuhan. (dgs)

Baca juga:

Posisi Menyusui Tunjang Kecukupan Asupan Kalori pada Bayi

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan