Hati-hati Panaskan Masakan Lebaran Bersantan Rendang (Foto: Pixabay/sharonang)

SETELAH satu bulan kita berpuasa, akhirnya tiba juga kita di hari kemenangan. Di momen spesial bagi umat Islam ini, banyak dari kita yang membuat hidangan lezat untuk disantap bersama orang terdekat. Mulai dari opor ayam, rendang, sambal goreng ati hingga ketupat menjadi mudah di temukan.

Sayangnya, masakan-masakan tersebut terkadang harus mengalami beberapa kali proses pemanasan karena tak habis dalam sekali penyajian. Padahal tak semua masakan boleh dipanaskan berkali-kali, apalagi panganan yang berbahan dasar santan.

Baca juga:

Bikin Ngiler, 5 Kuliner Khas Idul Fitri di Berbagai Negara

Opor ayam (Foto: notepam)
Opor ayam (Foto: notepam)

Dilansir dari Antaranews.com, ahli gizi dari Mayapada Hospital Kuningan, Christina Andhika Setyani mengatakan jika makanan apapun yang mengalami beberapa kali pemanasan akan mengurangi nilai gizi, bahkan bisa menimbulkan penyakit.

"Misalnya rendang, jika dipanaskan berulang ulang pasti rasanya makin enak. Ya, sebenarnya memang makin enak dari segi rasa di mulut tetapi dari efek jangka panjangnya yang tidak enak," kata Christina, Minggu (24/5).

Baca juga:

Tips Aman Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi

Selain itu, Christina juga menjelaskan masakan santan yang dipanaskan berulang kali akan mengubah kandungan lemak di dalamnya menjadi lemak jenuh. "Lemak jenuh inilah yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke," tambahnya.

Opor Ayam Kutai (Foto: Royco)
Opor Ayam Kutai (Foto: Royco)

Meski demikian bukan berarti kamu tak bisa memasak masakan santan. Ada sedikit trik yang dibagikan Christina ahar masakan lebih aman untuk tubuh. Caranya yakni memasukan santan sesaat masakan akan matang.

Memasak santan tak perlu terlalu lama karena hal itu bisa mengeluarkan minyak. Jika terpaksa harus dipanaskan, sebisa mungkin jangan sampai membentuk lapisan minyak di atasnya.

"Supaya tidak menjadi boomerang untuk kesehatan kita maka sebaiknya barengi konsumsi makanan berlemak tinggi dengan serat 2 kali lipat lebih banyak, aktivitas fisik dan konsumsi air putih yang cukup," tutupnya. (Yni)

Baca juga:

Tetap Sehat saat Lebaran, Atur Pola Makan dengan Cara Ini

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Okupansi Hotel di Yogyakarta saat Libur Nataru hanya 30
Travel
Okupansi Hotel di Yogyakarta saat Libur Nataru hanya 30

PHRI DIY berharap tamu atau para wisatawan asal DIY bisa membantu memulihkan reservasi kamar hotel di daerah ini

Wisata Kuliner Jambi Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi
Travel
Wisata Kuliner Jambi Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi

Jambi diharapkan dapat membangkitkan eknomi kreatif melalui kuliner.

Cuma di Indonesia, Bumbu Masak Jadi Oleh-Oleh Pelesir
Travel
Cuma di Indonesia, Bumbu Masak Jadi Oleh-Oleh Pelesir

Bahkan ada yang beraroma menyengat.

Era Kenormalan Baru, Puluhan Operator Tur Siap Buka Kembali Perjalanan Wisata
Travel
Era Kenormalan Baru, Puluhan Operator Tur Siap Buka Kembali Perjalanan Wisata

Puluhan operator tur wisata tengah mempersiapkan perjalanan wisata.

Menelusuri Keindahan Pulau Pari Bersama Travel Trip
Travel
Menelusuri Keindahan Pulau Pari Bersama Travel Trip

Keindahan Pulau Pari siap memanjakan wisatawan di tengah pandemi.

Menelusuri 3 Pantai Tersembunyi di Bali
Travel
Menelusuri 3 Pantai Tersembunyi di Bali

Hanya sedikit wisatawan yang tahu tiga pantai di Bali ini.

Mengintip Batu Baginde, Batu Granit Terbesar di Belitung
Travel
Mengintip Batu Baginde, Batu Granit Terbesar di Belitung

Cocok untuk kamu yang suka mendaki.

PT KAI Daop 8 Bagi Tiket KA Gratis Plus Diskon hingga 75 Persen, Mau?
Travel
PT KAI Daop 8 Bagi Tiket KA Gratis Plus Diskon hingga 75 Persen, Mau?

Acara ini merupakan wujud dari rasa syukur akan anugrah atas kemerdekaan RI

Punya Suara ‘Misterius’, Simak Fakta-Fakta Tentang Gunung Prau
Travel
Pedes euy! Kuliner Pedas Khas Bandung
Kuliner
Pedes euy! Kuliner Pedas Khas Bandung

Kalau enggak pedas memang kurang nikmat.