Wisata Indonesia
Era Kenormalan Baru, Puluhan Operator Tur Siap Buka Kembali Perjalanan Wisata Puluhan Operator Tour Siap Buka Kembali Perjalanan Wisata Domestik (Foto: instagram @travelbuddies_id)

PANDEMI COVID-19 membuat berbagai sektor bisnis terkena dampak yang cukup signifikan. Salah satunya yakni pelaku pariwisata seperti operator wisata, hotel, restoran hingga penyedia jasa transportasi, terpaksa harus menghentikan kegiatannya.

Di masa new normal ini, para operator wisata mulai menggeliat. Mereka mencoba bangkit dan beradaptasi dengan kondisi kenormalan baru yang digaungkan oleh pemerintah.

Baca Juga:

Wisata Antariksa Seharga Rp1,7 miliar, Berani Coba?

Para pelaku agen travel yang menyiapkan dua perjalanan wisata (Foto: Doc.)
Para pelaku agen travel yang menyiapkan dua perjalanan wisata (Foto: Doc.)

Setelah sekitar 4 bulan kegiatan wisata domestik ditiadakan guna memutus penyebaran COVID-19 di Indonesia. Puluhan operator tur di wilayah Pulau Jawa berkolaborasi untuk melakukan pergerakan yang bertujuan membangkitkan gairah pariwisata domestik Indonesia.

Pergerakan itu tersebut bertujuan untuk membangun kembali industri pariwisata dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Setidaknya 100 agen perjalanan wisata dari berbagai penjuru indonesia, berkomitmen untuk bergerak bersama membuat trip simulasi yang bertajuk #kembaliberwisata.

"Sejumlah pelaku pariwisata atau agen tur dan travel punya keresahan yang sama. Saat ini pariwisata sangat menurun karena terdampak banget pandemi COVID-19. Akhirnya kita buatlah proyek ini, kita kumpulin teman-teman pariwisata yang mau berkontribusi bersama dengan tujuan ngebangkitin pariwisata kembali," ungkap Sean Richard selaku Koordinator pelaksana event #kembaliberwisata.

Menurut Sean, event #kembaliberwisata akan menyasar dua destinasi, yakni wisata bahari kepulauan Pahawang di Kabupaten Pesawaran, Lampung, dan Dataran Tinggi Dieng di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

"Karena waktu kumpul di kantor ada beberapa teman dari agen tur yang joint, hampir rata-rata mereka sudah berpengalaman di Pahawang dan Dieng. Alasan yang kuat juga, Dieng dan Pahawang enggak butuh transportasi yang gimana-gimana seperti harus naik pesawat. Kita pakai jalur darat sudah bisa menempuh tujuan," jelas Sean.

Event tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 24-26 Juli 2020 dengan target maksimum 200 orang di setiap destinasi.

Baca Juga:

Pemandangan 'Api Terjun' di Kota Ini Jadi Viral dan Pikat Wisatawan

Event #kembaliberwisata akan digelar selama tiga hari (Foto: instagram @pulaupahawang.id)

Menurut Sean agendanya kurang lebih sama seperti trip-trip yang biasa dilakukan sebelumnya. Hanya pada event ini betul-betul dikemas oleh puluhan pelaku pariwisata profesional dengan matang. Penuh dengan keseruan, didokumentasikan dengan gaya menarik, dan rundown acara yang padat yang menawarkan liburan mengesankan.

Nantinya pada event #kembaliberwisata, seluruh peserta yang ikut diwajibkan mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Sebelum berangkat kendaraan transportasi akan disemprot dengan desinfektan terlebih dahulu. Setelah itu, mulai di Jakarta para peserta akan dilakukan pengecekan suhu berkala, wajib menggunakan masker dan hand sanitizer.

Selain itu, para peserta tur juga harus mengisi form kesehatan, dengan tujuan untuk memastikan jika seluruh pserta yang mengikuti kegiatan tersebut betul-betul sehat. Nantinya, saat sampai tujuan di Kepulauan Pahawang atau Dataran Tinggi Dieng, akan dilakukan pengecekan suhu tubuh kembali.

Setelah itu, sesampainya disana akan ada sedikit perbedaan dari trip biasanya. Untuk tranportasi laut yang biasa diisi kapasitas 100% akan dikurangi menjadi sekitar 70%. Sementara untuk penginapan yang kapasitasnya bisa ditempati 100% menjadi hanya 50%-70%.

Begitu juga dengan jumlah maksimum satu destinasi wisata, yang biasanya 500 orang kini dikurangi hanya untuk 200 orang saja. (Ryn)

Baca juga:

Deretan Spot Wisata di Penajam Paser Utara yang Wajib Dikunjungi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rawon Rsemi Jadi Sup Terenak Se-Asia
Kuliner
Rawon Rsemi Jadi Sup Terenak Se-Asia

Kini, orang-orang se-Asia pun tahu rawon enak.

Sengit Sukarno-Pemuda Berujung "Penculikan".
Indonesiaku
Sengit Sukarno-Pemuda Berujung "Penculikan".

Mukanya kecut, pucat, dan terbata-bata melaporkan para pemuda telah menculik "keduanya".

Sudah 15 Bulan Sektor Pariwisata Tidak Bergerak Karena COVID-19
Travel
Sudah 15 Bulan Sektor Pariwisata Tidak Bergerak Karena COVID-19

Sekitar 60 persen travel agent ada yang tutup permanen dan sementara.

Jamu, Khasiat Kearifan Lokal
Kuliner
Jamu, Khasiat Kearifan Lokal

Jamu terbuat dari tanaman herbal yang sarinya diekstrak.

Tips Makan Murah Ketika Traveling Keliling Dunia
Kuliner
Diskusi di Rumah Kos Lahirkan Ikrar Pemersatu Bangsa
Tradisi
Diskusi di Rumah Kos Lahirkan Ikrar Pemersatu Bangsa

Jalan Keramat Raya 106 punya ceritanya sendiri terkait Sumpah Pemuda.

Mengabadikan Pembuktian Penyandang Disabilitas
Tradisi
Mengabadikan Pembuktian Penyandang Disabilitas

Warnadi menyakini apa yang dialaminya saat lahir hingga sekarang adalah sebuah Anugerah dari Tuhan.

Biji Ganja dalam Gulai Beulangong
Kuliner
Biji Ganja dalam Gulai Beulangong

Salah satu rempah yang bikin nama beulangong kontroversial.

Mandeh, Cita Rasa Asli Padang di JHL Solitaire
Kuliner
Mandeh, Cita Rasa Asli Padang di JHL Solitaire

Sensasi merasakan makanan khas Minang di hotel bintang lima.

Rengginang Kini Punya kaleng Sendiri
Kuliner
Rengginang Kini Punya kaleng Sendiri

Jika selama ini rengginang identik dengan makan yang menjamur di saat Lebaran, kini ....