Beberapa Fakta Menarik Tanaman Herbal, Dari Pengobatan Hingga Bahan Masakan! Kaya manfaat bagi kesehatan. (Unsplash.Sean Stratton)
BELAKANGAN ini pola hidup sehat sudah menjadi bagian dari gaya hidup berbagai macam kalangan. Banyak orang berlomba-lomba untuk hidup sehat dan bugar. Berolahraga rutin sampai pola mengkonsumsi makanan sehat telah menjadi keseharian.

Mengkonsumsi makanan dengan memilih jenis dedaunan herbal menjadi salah satu konsep makanan sehat. Tanaman herbal memiliki berbagai manfaat kesehatan untuk tubuh manusia. Berikut beberapa fakta menarik seputar tanaman herbal perlu kamu ketahui.

Baca juga: Skincare dengan Bahan Herbal Premium, Rahasia Cantik ala Shireen Sungkar



Tanaman herbal apa paling sering dipakai dalam masakan? Dan nutrisi apa akan diperoleh tubuh setelah mengonsumsinya? Simak jawabannya di bawah ini!



Pengobatan

Herbal
Indonesia memakainya sebagai obat tradisional. (Unsplash.Davies Designs Studio)

Manusia sejak lama memanfaatkan dedaunan herbal untuk kepentingan pengobatan. Sejak 5000 tahun sebelum masehi tanaman herbal sudah digunakan bangsa Sumeria. India, Tiongkok dan Indonesia memilih tanaman herbal untuk pengobatan tradisional. Kandungan phytochemical dari beberapa tanaman herbal dapat memberikan efek positif pada tubuh.




Kesehatan

Herbal
Beberapa berbahaya bagi bumil dan hewan peliharaan. (pixabay.Alexas_Fotos)

Sangat banyak manfaat tanaman herbal untuk kesehatan. Contohnya daun basil dengan kandungan zat antioksidan kuat, dapat membentengi tubuh dari radikal bebas. Daun Thyme, menurut laman Health Line, berguna untuk meningkatkan sistem imun, menurunkan tekanan darah dan menghilangkan batuk. Daun rosemary berkhasiat meningkatkan fungsi otak, mencegah Alzheimer, meredakan stress dan mencegah kanker, terang laman Organic Facts.



Bahan masakan

Herbal
Daun basil zat antioksidan. (Unsplash.Dennis Klein)

Selain berguna untuk pengobatan dan kesehatan, daun herbal juga sering dimanfaatkan sebagai bahan masakan. Daun herbal memiliki manfaat sebagai bumbu makanan, penghias makanan, dan mengeluarkan aroma khas. Bagian daun, batang, dan bunga disajikan dalam kondisi segar merupakan bagian paling sering dipakai. Pada makanan Eropa, Menurut laman Cooking Light, tanaman herbal paling sering dipilih adalah daun basil, daun mint, daun rosemary, daun oregano, daun thyme, cilantro (daun ketumbar), parsley (daun peterseli) dan sebagainya.




Baca juga: 5 Obat Herbal Atasi Kolesterol Tinggi

Komposisi Masakan

Herbal
Setiap bagian memiliki fungsi tertentu. (pixabay.gate74)

Penggunaan tanaman herbal pada masakan tergantung dari masing-masing jenis tanaman. Contoh, pada bagian daun, batang dan bunga rosemary dipilih sebagai bumbu ayam, ikan atau kerang, menurut laman Molbaks. Daun basil masih muda dapat digunakan untuk membuat pesto, saus berbasis tomat, pizza, hidangan ikan atau pasta.



Efek Samping

Herbal
Beberapa bagian disajikan dalam kondisi segar. (Unsplash.Charlie Solorzano)

Beberapa jenis tanaman herbal tidak direkomendasikan, khususnya bagi ibu hamil. Daun catnip mampu menstimulasi uterus dan menyebabkan kontraksi. Daun rosemary juga dapat mengakibatkan kontraksi. Tanaman herbal tidak direkomendasikan bagi hewan peliharaan. Chamomile mengakibatkan diare dan muntah pada anjing dan kucing. Holly berries mengakibatkan kepala gemetar, gangguan pencernaan dan memicu air liur pada kucing dan anjing. (lgi)

Baca juga: Menyesap Secangkir Teh Herbal di Ubud

Kredit : leonard

Tags Artikel Ini

Yudi Anugrah Nugroho

LAINNYA DARI MERAH PUTIH