Akankah Spider-Man versi Tom Holland Jadi Kegagalan Ketiga Seri Spider-Man? Akankah ada film Spider-Man selanjutnya? (foto: wallpapercave)

PARA fan Marvel dibuat heboh. Kabarnya, Marvel Studio tidak dapat membuat sekuel untuk film Spider-Man. Hal itu berpangkal pada perdebatan antara Marvel dan Sony selaku pemilik hak intelektual Spider-Man.

Dikutip Deadline, kedua pihak berdebat perihal pembagian keuntungan dari film Spider-Man. Disney selaku perusahaan kepala Marvel menawarkan untuk membayar setengah biaya produksi film Spider-Man di masa depan. Namun, tentunya mereka juga meminta setengah dari keuntungan yang didapat. Penawaran itu tak hanya berlaku untuk film Spider-Man, tetapi juga film-film yang berhubungan dengan semesta/universe pahlawan laba-laba tersebut.

BACA JUGA: Sony Tolak Tawaran Disney, Spider-Man Ditendang dari Keluarga MCU

Sony nampaknya tidak suka dengan penawaran yang diajukanmen Disney. Penawaran tersebut dinilai hanya menguntungkan pihak Disney. Memang benar Sony tidak harus menanggung seluruh biaya produksi sendiri dengan perjanjian tersebut. Namun, keuntungan yang mereka dapat akan berbeda jauh dari yang sebelumnya mereka dapat. Bagaimana tidak? Menurut perjanjian awal mereka, Disney hanya mendapatkan 5% dari total pendapatan kotor.

Perdebatan tersebut berujung keputusan dari Sony untuk melanjutkan seri Spider-Man tanpa bantuan studio Marvel. Hollywood Reporter menyebut pihak Sony sungguh kecewa karena bos Marvel Kevin Feige tidak akan menjadi produser utama seri Spider-Man tersebut. Namun, Sony merasa bahwa Feige memiliki terlalu banyak pekerjaan saat ini. Khususnya setelah Disney mengakuisisi Fox. Karena hal tersebut, Sony memutuskan untuk melanjutkan seri Spider-Man tanpa bantuan Marvel.

Dari keputusan tersebut, ada dua hal penting yang akan mengubah nasib seri Spider-Man versi Tom Holland. Yang pertama ialah keberlanjutan cerita pahlawan tersebut di dalam Marvel Cinematic Universe. Tom Holland nampaknya akan terus memainkan manusia laba-laba tersebut. Namun, dengan putusnya hubungan dengan studio Marvel, amat mungkin Spider-Man pun akan hilang dari cerita Marvel Cinematic universe (MCU).

tom holland, spider-man
Masihkah Spider-Man muncul di seri MCU?(foto: movieweb)

Hal penting lainnya ialah rekam jejak Sony dalam menangani seri Spider-Man. Seperti yang diketahui banyak orang, Sony telah membuat dua versi film Spider-Man. Sudah bukan jadi rahasia lagi bahwa kedua versi tersebut bisa dibilang gagal.

BACA JUGA: Apakah Spider-Man Pergi untuk Selamanya dari MCU?

Versi pertama ialah Spider-Man diperankan Tobey Maguire menghasilkan tiga film Spider-Man. Film pertama dan kedua versi Tobey Maguire tidak sepenuhnya gagal karena mampu memperoleh nilai 7,3 dan 7,2 dari IMDb. Namun, film ketiga mendapat nilai 6,2 dan tidak ada lagi kelanjutan dari versi tersebut.

Dalam versi kedua, Spider-Man diperankan Andrew Garfield. Kedua film dari versi kedua itu bahkan tidak dapat menembus angka tujuh dari IMDb. Film ketiga versi kedua itu sempat direncanakan. Namun, tanpa sebab yang jelas produksi tersebut dihentikan. Melihat pengalaman tersebut, Sony dianggap tak mampu untuk menceritakan kisah Spider-Man dengan baik.

Mungkin ini saatnya bagi Holland untuk mengulang dialognya di film Avengers: Endgame: "I don't feel so good." Nampaknya Holland tak lepas dari kutukan yang menghantui seri-seri sebelumnya. Kedua film versi Holland, Spider-Man: Homecoming dan Far From Home sukses di pasaran. Namun, kesuksesan tersebut amat mungkin karena campur tangan dari studio Marvel. Dengan lepasnya campur tangan Marvel, sekuel-sekuel versi Holland ditakutkan tidak akan sebagus dua film garapan Marvel sebelumnya.

Banyak fan ingin menyelamatkan Holland dari kutukan tersebut. Mereka menyuarakan harapan mereka dengan tagar #SaveSpiderMan di berbagai media sosial. Tagar tersebut tentunya menjadi trending di dunia. Publik tidak dapat memengaruhi keputusan kedua pihak tersebut secara langsung. Namun, suara publik diharapkan mampu mengubah pikiran kedua studio besar tersebut.

tom holland
Nasib Holland ada di tangan Disney atau Marvel. (foto: polygon)

Untuk saat ini, nampaknya kedua studio masih berkeras dengan keputusan mereka. Menurut pendapat ScreenRant, situasi itu hanya akan merugikan kedua pihak. Marvel harus mengubah cerita MCU karena tak dapat membuat film Spider-Man lagi.

Di sisi lain, Sony mempertaruhkan hidup seri Spider-Man dengan bekerja tanpa bantuan Marvel. Tidak menutup kemungkinan film Spider-Man versi Holland yang mereka buat akan sukses di pasaran. Hal itu bisa dibuktikan melalui kesuksesan Sony dengan film Spider-Man: Into the Spider-verse. Namun Spider-Man versi Holland selama ini dipegang Marvel. Bisa jadi penggambaran Holland yang dibuat Sony tidak sesuai dengan keinginan fan MCU.

BACA JUGA: Pennywise kembali Berulah di IT: Chapter Two

Apakah tidak ada jalan untuk menyelamatkan Holland? Jika melihat akar perdebatan kedua pihak tersebut, jawabannya ada di tangan Disney. Apabila Disney tidak meminta keuntungan lebih besar, perdebatan tersebut nampaknya tidak akan muncul.

Disney saat ini memiliki banyak sekali proyek terlebih setelah mereka mengakuisisi Fox. Bisa dibilang Disney sudah memiliki banyak ladang yang menghasilkan banyak uang. Uang seharusnya bukan jadi masalah besar bagi Disney saat ini. Nampaknya jika ingin MCU berjalan sesuai dengan rencana yang telah dibuat, keputusan terbaik saat ini ialah mengalah dan kembali dengan perjanjian awal. Namun sekali lagi, keputusan tersebut hanya dibuat Disney dan para fan MCU hanya dapat berharap yang terbaik dari Disney dan Sony.(sep)

BACA JUGA: Rambo:Last Blood, Penampilan Rambo Untuk Terakhir Kalinya



Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH