5 Fakta Selandia Baru yang Orang Indonesia Kerap Salah Paham Pemandangan indah dan pengalaman budaya diberikan oleh Selandia Baru.(Foto: Pixabay/kewl)

SEBELUM memutuskan ke mana akan berlibur, ada banyak hal yang harus dipertimbangkan. Mulai dari rekomendasi teman, hasil browsing di internet, sampai fakta-fakta unik yang membuat penasaran. Namun, sering kali informasi tersebut tidak akurat sehingga justru malah membingungkan.

Nah, bagi kamu yang memilih Selandia Baru untuk destinasi berlibur. Kamu perlu baca-baca dulu informasi tentang negara ini. Tourism New Zealand telah merangkum lima fakta seputar Selandia Baru yang perlu kamu ketahui. Soalnya,banyak orang Indonesia yang salah paham tentang negeri Awan Putih Panjang Ini.

Baca juga:

Rekomendasi Tempat untuk dikunjungi di Selandia Baru Berdasarkan Musim

Apa sajakah yang perlu kamu tahu tentang Selandia Baru?

1. New Zealand atau Selandia Baru?

Selandia Baru dan New Zealand negara yang sama (Foto: Pexels/Ketan Kumawat)

Banyak orang Indonesia menyebut New Zealand dengan Selandia Baru. Sebab 'Selandia Baru' merupakan terjemahan langsung 'New Zealand' dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia.

Penyebutan terjemahan bahasa ini kerap terjadi. Karena selalu ada padanan kata dalam Bahasa Indonesia untuk setiap negara. Sebagai contoh seperti United Kingdom yang diterjemahkan menjadi Inggris. The Netherland menjadi Belanda.

Sering kali, hal ini juga membuat salah kaprah bahwa New Zealand dan Selandia Baru merupakan dua negara berbeda. Maka dari itu, lebih baik memilih dari salah satu sebutan tadi, 'New Zealand' atau 'Selandia Baru'.

2. Di manakah sebenarnya letak Selandia Baru?

Selandia Baru berlokasi di Benua Oseania (Foto: Pexels/Pixabay)

Jika kamu selalu bertanya-tanya di benua manakah Selandia Baru berada. Jawabannya ialah di benua Oseania. Benua ini merupakan wilayah geografis yang meliputi Australasia, Melanesia, Micronesia, dan Polynesia.

Selandia Baru terdiri dari dua pulau utama, Pulau Utara dan Pulau Selatan. Serta sejumlah pulau yang lebih kecil. Untuk menjelajahi kedua pulau tersebut dengan waktu yang lebih fleksibel. Kamu bisa mengendarai mobil atau campervan sewaan.

3. Musim dingin di Selandia Baru di tengah atau akhir tahun?

Musim dingin terjadi pada pertengahan tahun (Foto: Pexels/Tyler Lastovich)

Selandia Baru terletak di bagian selatan bumi. Yang memiliki musim berbanding terbalik dengan negara-negara di belahan bumi utara. Banyak orang yang jarang mengetahui hal ini. Oleh karena itu, Selandia Baru bercuaca dingin jika kamu kunjungi pada pertengahan tahun.

Sementara itu, Musim panas di Selandia Baru berlangsung dari Desember-Februari. Untuk musim dingin dimulai dari bulan Juni sampai Agustus. Apabila kamu lebih menyukai liburan yang tidak terlalu ramai, kamu dapat mengunjungi negara ini pada saat shoulder season atau musim semi (September - Oktober). Shoulder season juga terjadi pada musim gugur (Maret- Mei).

Baca juga:

3 Alasan Musim Semi Jadi Waktu Terbaik untuk Melancong ke Selandia Baru

4. Apakah Visa Dibutuhkan?

Kamu bisa mengurus visa secara daring (Foto: Pexels/Porapak Apichodilok)

Ketika kamu memesan tiket pesawat, membuat rencana perjalanan, dan mengepak pakaian, jangan lupa mengurus visa Selandia Baru. Wisatawan Indonesia perlu menyiapkan visitor visa sebelum berangkat. Pengurusan visa dapat dilakukan secara daring melalui laman VFS Global Centre.

Biaya pengajuan visa sebesar NZD246. Itu sudah termasuk retribusi International Visitor Conservation and Tourism (IVL) sebesar NZD35. Proses pembuatan visa memakan waktu sekitar 20 hari kerja atau bahkan bisa lebih cepat. Namun, sebaiknya kamu mengirimkan aplikasi sedini mungkin untuk menghindari kejadian tak terduga.

5. Koneksi Nafas Kehidupan

Selandia Baru juga terkenal dengan budayanya (Foto: Istimewa)

Di samping terkenal akan pemandangan alamnya yang indah dan menakjubkan. Negara seluas 268.021 km² itu juga terkenal dengan kebudayaannya dan warganya yang ramah. Belum lengkap rasanya berkunjung ke negara ini jika belum merasakan pengalaman bersama suku Maori.

Terkait hal kebudayaan, Kamu juga bisa menikmati Powhiri, upacara tradisional penyambutan tamu suku Maori. Tari-tarian, nyanyian dan tentu saja salam khas Maori, Hongi (ritual saling menempelkan hidung yang menciptakan koneksi ‘napas kehidupan’ di antara kedua orang) mewarnai upacara tersebut.

Jadi kapan punya rencana berlibur ke Selandia Baru nih sahabat Merah Putih? (ikh)

Baca juga:

Serunya Berlibur ke Selandia Baru saat Musim Dingin

Kredit : digdo


Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH