Yuk, Keliling Kota Solo dengan Railbus Bathara Kresna

Ana AmaliaAna Amalia - Rabu, 27 April 2016
Yuk, Keliling Kota Solo dengan Railbus Bathara Kresna

Railbus Bathara Kresna saat berada di Stasiun Purwosari Solo. Foto: MerahPutih/WIN

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Wisata - Selain kaya akan kebudayaan dan kulinernya, ternyata moda transportasi di Kota Solo cukup memadai. Hal ini dibuktikan dengan adanya salah satunya keberadaan Railbus Bathara Kresna yang mencakup tiga wilayah sekaligus, yakni Solo, Sukoharjo dan Wonogiri.

Tak heran jika kereta yang diresmikan oleh Menteri Perhubungan (Menhub) pada 11 Maret 2015 lalu, kini seolah menjadi salah satu ikon pariwisata Kota Solo, Jawa Tengah.

Bagaimana tidak, rute yang dilintasi dari Stasiun Purwosari hingga Stasiun Wonogiri pun banyak lokasi bersejarah, seperti Rumah Dinas Walikota Loji Gandrung, Plaza Sriwedari, Museum Radya Pustaka, hingga keberadaan Stasiun yang sudah lama tak beroperasi, namun difungsikan lagi, yakni Stasiun Solo Kota.

Selain itu, kereta ini juga melintas di jalan yang menjadi jantung Kota Solo, yakni Jalan Slamet Riyadi. Kereta ini juga bukan kereta seperti pada umumnya, karena kereta buatan PT INKA ini hanya mampu berjalan 20 hingga 40 kilometer per jam.

Railbus Bathara Kresna saat melintas di rel bengkong kawasan Jalan Slamet Riyadi Foto: MerahPutih/WIN

Uniknya, kesadaran masyarakat Kota Solo sangat tinggi. Meski tak ada pintu perlintasan di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, namun para pengguna jalan selalu memberikan kesempatan untuk Railbus melintas.

Untuk menikmatinya, harga tiket yang ditawarkan pun cukup memadahi, yakni Rp4.000 saja. Tiket tersebut bisa didapatkan di Stasiun Purwosari maupun Stasiun Solo Kota.

Seorang penumpang asal Banjarsari, Lilik Wahyudi mengatakan, hampir setiap sebulan sekali ia bersama dua buah hatinya menyempatkan diri menaiki Railbus. Hal ini ia lakukan selain untuk mengisi waktu libur, juga memberikan edukasi kepada kedua putranya ini.

“Sebulan sekali pasti menaiki Railbus, sekalian megenalkan kepada anak tentang lokasi-lokasi yang memiliki sejarah, baik di Solo maupun di kawasan Sukoharjo dan Wonogiri. Biasanya sampai Wonogiri langsung pulang,” jelasnya saat ditemui merahputih.com, di Stasiun Solo Kota, Rabu (27/4) pagi.

Railbus sendiri memiliki tiga rangkaian dengan kapasitas angkut maksimal 117 penumpang dengan tempat duduk 28 seat setiap gerbongnya.

Dengan jarak sejauh 37 kilometer, waktu tempuh kereta mencapai 1 jam 45 menit untuk sekali perjalanan. Namun sayang, karena keberadaan armada yang hanya satu unit, operasional Railbus hanya dua trip saja sehari. (Win)

BACA JUGA:

  1. AADC2 Set di Yogyakarta, Ini Jawaban Mira Lesmana
  2. Tempat-tempat Ngopi Asyik di Yogyakarta
  3. Lima Tempat Wisata Malam Cihuy di Yogyakarta
  4. Maharani Khan Jade, Perempuan Penyair Muda dari Yogyakarta
  5. Wisata Candi Tua di Ufuk Timur Yogyakarta
#Railbus Bathara Kresna #Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Polresta Solo Musnahkan Sabu 3,5 Kilogram Senilai Miliaran, 3 Juta Nyawa Terselamatkan
Sebagai bagian dari proses penyidikan sekaligus memastikan barang bukti tersebut tidak kembali beredar di tengah masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Polresta Solo Musnahkan Sabu 3,5 Kilogram Senilai Miliaran, 3 Juta Nyawa Terselamatkan
Indonesia
Tekanan Fiskal, 5 Daerah Soloraya Terancam Kesulitan Bayar Gaji ASN
Hal itu terjadi akibat tingginya belanja pegawai yang menggerus APBD.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Tekanan Fiskal, 5 Daerah Soloraya Terancam Kesulitan Bayar Gaji ASN
Indonesia
Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Solo Kebut Revitalisasi Rumah Brigjen Slamet Riyadi
Rumah bersejarah ini memiliki nilai historis yang penting dan layak dilestarikan sebagai bagian dari identitas Kota Surakarta.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Solo Kebut Revitalisasi Rumah Brigjen Slamet Riyadi
Indonesia
Investor AS Bakal Kelola Sampah Aglomerasi Soloraya Dengan Pola Waste To Fuel
Selain membantu mengurangi persoalan sampah, proyek tersebut diproyeksikan menciptakan hampir 300 lapangan kerja
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Investor AS Bakal Kelola Sampah Aglomerasi Soloraya Dengan Pola Waste To Fuel
Indonesia
Ratusan Siswa SDII 'Standar Cambridge' Solo Keracunan MBG, SPPG Yayasan Al Abidin Ditutup 
108 siswa SDII Al Abidin Solo keracunan massal. SPPG Yayasan Al Abidin ditutup sementara
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Ratusan Siswa SDII 'Standar Cambridge' Solo Keracunan MBG, SPPG Yayasan Al Abidin Ditutup 
Indonesia
Tepis Isu Pagar Tinggi Mal Antisipasi Potensi Rusuh, Manajemen: Pakuwon Itu Bukan Peramal
Direktur Marketing Pakuwon Sutandi menegaskan pembangunan pagar sekliling mal bukan ramalan ancaman, melainkan penataan akses.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Tepis Isu Pagar Tinggi Mal Antisipasi Potensi Rusuh, Manajemen: Pakuwon Itu Bukan Peramal
Indonesia
28 Siswa TK di Solo Belajar di Ruang Kelas Rawan Roboh, Pemkot Gelontorkan Rp 150 Juta
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan apabila proses belajar-mengajar tetap berlangsung di ruang yang rusak.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
28 Siswa TK di Solo Belajar di Ruang Kelas Rawan Roboh, Pemkot Gelontorkan Rp 150 Juta
Fun
Museum Koleksi Dinosaurus Terbesar RI Mulai Dibuka, Pemkot Solo Umumkan Tiketnya Segini!
Tahir Solo Museum resmi dibuka di Solo dengan koleksi dinosaurus terbesar di Indonesia. Tiket Rp30 ribu untuk pelajar, Rp50 ribu dewasa, buka setiap hari 09.00–17.00 WIB.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Museum Koleksi Dinosaurus Terbesar RI Mulai Dibuka, Pemkot Solo Umumkan Tiketnya Segini!
Indonesia
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Pamerkan Fosil Dinosaurus Asli dengan Leher 20 Meter
Tahir Solo Museum resmi dibuka di atas lahan 5 hektare. Museum ini menghadirkan fosil Omeisaurus tianfuensis dengan leher 20 meter dari Tiongkok.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Pamerkan Fosil Dinosaurus Asli dengan Leher 20 Meter
Indonesia
Hentikan Pengumpulan Data Tata Kelola MBG di Daerah, Kejagung Digugat di PN Solo
Pangkal persoalan ini bermula ketika Jaksa Agung menerbitkan surat perintah pada 15 Juni 2026 agar seluruh jajaran Kejati mengumpulkan data atas pengelolaan MBG pada SPPG.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Hentikan Pengumpulan Data Tata Kelola MBG di Daerah, Kejagung Digugat di PN Solo
Bagikan